YouTube Facebook Twitter RSS
23 Apr 2018, 0

Internasional

Dua Tewas Dalam Penembakan Di Grambling State University

Thursday, 26 October 2017 | View : 86

siarjustisia,com-LOUISIANA.

Seorang pria bersenjata menembak mati satu mahasiswa dan seorang temannya di kampus satu universitas di Louisiana, Amerika Serikat (AS), Gramblin State University (GSU), pada Rabu (25/10/2017) pagi waktu setempat kemudian melarikan diri.

Penembakan itu terjadi sekitar tengah malam di luar asrama Grambling State University di bagian Utara negara bagian itu.

Juru bicara universitas Will Sutton mengatakan kepada AFP bahwa korban diidentifikasi sebagai mahasiswa universitas itu yang bernama Earl Andrews (23 tahun) dan temannya Monquiarious Caldwell (23 tahun). Keduanya berasal dari Farmerville, Louisiana. Monquiarious Caldwell bukan mahasiswa di kampus itu. 

"Tidak ada orang lain yang cedera," tambah Will Sutton.

Kantor Kepolisian Lincoln Parish tidak segera menanggapi permintaan untuk memberikan komentar, tetapi penembakan itu dikabarkan terjadi setelah perseteruan yang dimulai di dalam salah satu asrama.

Insiden penembakan itu terjadi di kampus dengan jumlah mahasiswanya 5,000 yang akan merayakan kegiatan alumni minggu ini.

Bulan lalu, seorang mahasiswa telah terluka sesudah ditembak di lengannya oleh pengunjung kampus.

Universitas melalui Twitter pada hari Rabu (25/10/2017) bahwa kantor Universitas akan buka seperti jam kerja normal dan mahasiswa-mahasiswa diharapkan menghadiri kegiatan kuliah sesuai jadwal mata kuliah. Kegiatan belajar akan berjalan seperti biasa. "Kantor Grambling State University dibuka dengan jam kerja normal dan mahasiswa diharapkan belajar sesuai jadwal," kata sekolah itu di Twitter. (afp/bbc)

See Also

Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.799.846 Since: 07.04.14 | 0.7139 sec