YouTube Facebook Twitter RSS
24 Jun 2018, 0

Nusantara

Menpora Sebutkan Teladani Tokoh Pemuda Yang Lahirkan Sumpah Pemuda

Saturday, 28 October 2017 | View : 267

siarjustisia.com-KUDUS.

Sumpah Pemuda tidak sekadar memberikan banyak pelajaran berharga bagi bangsa. Salah satunya, yaitu komitmen ke-Indonesiaan dari para tokoh bangsa dahulu, yang kemudian melahirkan sebuah bangsa merdeka: Indonesia.

Jarak yang jauh tidak menjadi penghalang bagi tokoh bangsa seperti Moh. Yamin (Jong Sumatranen Bond), Johannes Leimena (Jong Ambon), Katjasungkana (Madura) serta Cornelis Lefrand Senduk (Jong Celebes), menghadiri ikrar Sumpah Pemuda.

''89 tahun lalu, tepatnya 28 Oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air, berkumpul di sebuah gedung di Jl. Kramat Raya, daerah Kwitang, Jakarta. Mereka mengikarkan diri satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa, yaitu Indonesia,'' kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) H. Imam Nahrawi, S.Ag. dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Rektor Universitas Muria Kudus (UMK), Dr. Suparnyo, S.H., M.S.

Rektor UMK, Dr. Suparnyo, S.H., M.S. membacakan sambutan Menpora itu dalam upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89 yang digelar Universitas Muria Kudus (UMK) di halaman barat Auditorium Kampus, Universitas Muria Kudus (UMK), Jl. Lingkar Utara, Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (28/10/2017). ''Sungguh sebuah ikrar yang sangay monumental bagi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Ikrar ini nantinya, 17 tahun kemudian, melahirkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,'' ujarnya.

Menpora menjelaskan, jika membaca dokumen peserta kongres yang berasal dari pulau-pulau terjauh Indonesia, secara imaginatif sulit rasanya membayangkan mereka dapat bertemu dengan mudah.

''Pernahkah kita membayangkan Moh. Yamin dari Sawah Lunto dapat bertemu Johannes Leimna dari Ambon? Jarak antara Sawah Lunto dengan Ambon, lebih dari 4.000 kilometer. Hampir sama jaraknya antara Jakarta (Indonesia)  ke Shanghai (China). Namun mereka bisa bertemu, berdiskusi, bertukar pikiran, dan mematangkan gagasan hingga akhirnya bersepakat mengikatkan diri dalam komitmen ke-Indonesiaan,'' tuturnya.

H. Imam Nahrawi, S.Ag. dalam sambutannya itu menambahkan, bahwa dengan latar belakang agama, suku, bahasa dan istiadat berbeda, namun fakta sejarah menunjukkan, bahwa sekat dan batasan itu tidak menjadi penghalang  bagi pemuda Indonesia untuk bersatu.

''Perbedaan, sekat dan batasan-batasan yang ada, tidak menjadi halangan bagi para pemuda Indonesia untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia. Sumbangsih para pemuda yang sudah melahirkan sumpah pemuda, harus diteladani langkah-langkah dan keberaniannya, sehingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya,'' paparnya.

See Also

Basarnas Telah Mengetahui Lokasi Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Radius Pencarian Korban KM Sinar Bangun Diperluas
Kementerian Sosial Sediakan Logistik Untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun
Kecelakaan Tragis Mobil Menabrak Baja Pembatas Jalan
Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara
Nahkoda KM Sinar Bangun Diamankan
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas Dalam Apel Pengecekan Personel Jelang Pilkada
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Kedalaman Danau Toba
Kodim 0716/Demak Gelar Apel Pengecekan Usai Cuti Lebaran
Arus Balik Di Jalan Arteri Karawang Padat Merayap
Daftar Korban Hilang KM Sinar Bangun
Mendagri Lantik Plt Gubernur Jawa Barat
Jasad Seorang Wanita Ditemukan Dalam Perut Ular Sanca
Perempuan Ditelan Ular Sanca
Kronologi Perempuan Tewas Dimakan Ular
Truk Sampah Dinas LH DKI Hampir Jatuh Dari Jalan Tol Layang
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, Koramil 01/Demak Buat Jamban Sehat
Babinsa Koramil 02/Bonang Bantu Bagikan Sembako Saat Jelang Lebaran
Koramil 02/Bonang Bersama FKU Dan Umaroh Bersinergi Ciptakan Kebaikan Dan Kedamaian
Prajurit Kodim 0716/Demak Tes Urine Secara Acak
Babinsa Terus Dampingi Petani Saat Pengubinan
Tausiyah Gus Ghofur Dalam Peringatan Nuzulul Quran Di UMK
Danramil 05/Mijen Tekankan Pentingnya Membaca Dan Mengamalkan Al-Quran Dalam Kehidupan Sehari-hari
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.171.714 Since: 07.04.14 | 0.5766 sec