YouTube Facebook Twitter RSS
23 Nov 2017, 0

Nusantara

Menpora Sebutkan Teladani Tokoh Pemuda Yang Lahirkan Sumpah Pemuda

Saturday, 28 October 2017 | View : 18

siarjustisia.com-KUDUS.

Sumpah Pemuda tidak sekadar memberikan banyak pelajaran berharga bagi bangsa. Salah satunya, yaitu komitmen ke-Indonesiaan dari para tokoh bangsa dahulu, yang kemudian melahirkan sebuah bangsa merdeka: Indonesia.

Jarak yang jauh tidak menjadi penghalang bagi tokoh bangsa seperti Moh. Yamin (Jong Sumatranen Bond), Johannes Leimena (Jong Ambon), Katjasungkana (Madura) serta Cornelis Lefrand Senduk (Jong Celebes), menghadiri ikrar Sumpah Pemuda.

''89 tahun lalu, tepatnya 28 Oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air, berkumpul di sebuah gedung di Jl. Kramat Raya, daerah Kwitang, Jakarta. Mereka mengikarkan diri satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa, yaitu Indonesia,'' kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) H. Imam Nahrawi, S.Ag. dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Rektor Universitas Muria Kudus (UMK), Dr. Suparnyo, S.H., M.S.

Rektor UMK, Dr. Suparnyo, S.H., M.S. membacakan sambutan Menpora itu dalam upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89 yang digelar Universitas Muria Kudus (UMK) di halaman barat Auditorium Kampus, Universitas Muria Kudus (UMK), Jl. Lingkar Utara, Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (28/10/2017). ''Sungguh sebuah ikrar yang sangay monumental bagi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Ikrar ini nantinya, 17 tahun kemudian, melahirkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,'' ujarnya.

Menpora menjelaskan, jika membaca dokumen peserta kongres yang berasal dari pulau-pulau terjauh Indonesia, secara imaginatif sulit rasanya membayangkan mereka dapat bertemu dengan mudah.

''Pernahkah kita membayangkan Moh. Yamin dari Sawah Lunto dapat bertemu Johannes Leimna dari Ambon? Jarak antara Sawah Lunto dengan Ambon, lebih dari 4.000 kilometer. Hampir sama jaraknya antara Jakarta (Indonesia)  ke Shanghai (China). Namun mereka bisa bertemu, berdiskusi, bertukar pikiran, dan mematangkan gagasan hingga akhirnya bersepakat mengikatkan diri dalam komitmen ke-Indonesiaan,'' tuturnya.

H. Imam Nahrawi, S.Ag. dalam sambutannya itu menambahkan, bahwa dengan latar belakang agama, suku, bahasa dan istiadat berbeda, namun fakta sejarah menunjukkan, bahwa sekat dan batasan itu tidak menjadi penghalang  bagi pemuda Indonesia untuk bersatu.

''Perbedaan, sekat dan batasan-batasan yang ada, tidak menjadi halangan bagi para pemuda Indonesia untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia. Sumbangsih para pemuda yang sudah melahirkan sumpah pemuda, harus diteladani langkah-langkah dan keberaniannya, sehingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya,'' paparnya.

See Also

Kodim 0716/Demak Berantas Penderita Katarak Warganya
HUT KORPRI Ke-46 ASN Ziarah Ke TMP
Koramil 08/Karanganyar Baksos Dalam Rangka Hari Juang Kartika
Danramil 13/Karangawen Sebut Setetes Darah Bisa Menyelamatkan Nyawa Seseorang
Upacara Minggu Militer Dan Wisuda Purna Tugas
Babinsa Kodim 0716/Demak Pantau Jalannya Unjuk Rasa
Bupati Kudus Nilai Penting Gelaran Ekspo Kreativitas Dan Inovasi
Kuasa Bahasa Dikupas Dalam Kuliah Umum Prodi PBSI UMK
Kevin Liliana Miss Internasional 2017
Pasi Ops Kodim 0716/Demak Menggelar Materi Wasbang Di Depan Kades Terpilih Se Kabupaten Demak
Rapat Koordinasi Digelar Demi Kelancaran Pelaksanaan Garjas
Percepat Masa Tanam Dengan Traktor
Sekda Kudus Buka Pekan Ekspo Kreativitas Dan Inovasi UMK
Veteran Demak Nostalgia Akan Sejarah Dengan Nobar
Warga Kodim 0716/Demak Turut Dalam Car Free Day
Mahapasti Gelar Konservasi Mangrove Dan Bersih Pantai
Ibu Persit Kodim 0716/Demak Menyabet 2 Penghargaan
Kodim 0716/Demak Kedatangan Tim Wasrik ItDam IV/Diponegoro
Rektor UMK Sebut Tiga Syarat Menjadi Pemimpin
Polisi Gelar Operasi Zebra Mulai 1-14 November 2017 Di Seluruh Indonesia
Pemkot Bukittinggi Siapkan Penampungan Sementara Pascakebakaran Pasar Atas
800 Kios Di Pasar Atas Bukittinggi Habis Terbakar
Bukittinggi Siapkan Pasar Banto Lokasi Penampungan Korban Kebakaran Pasar Atas
Partai Golkar Dukung Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien Syafiuddin Di Pilgub Jabar
Wakil Presiden Jusuf Kalla Tegaskan Tak Akan Ikut Pilpres 2019
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.834.439 Since: 07.04.14 | 0.6372 sec