YouTube Facebook Twitter RSS
24 Jun 2018, 0

Nusantara

800 Kios Di Pasar Atas Bukittinggi Habis Terbakar

Monday, 30 October 2017 | View : 329

siarjustisia.com-BUKITTINGGI.

Kebakaran hebat terjadi di Pasar Atas atau Pasa Ateh Bukittinggi, Jl. Minangkabau, Benteng Ps. Atas, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (30/10/2017) sekitar pukul 06.00 WIB.

Sebanyak 800 kios pedagang di pusat pertokoan Pasar Atas Kota Bukittinggi, Jl. Minangkabau, Benteng Ps. Atas, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), habis terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi Senin (30/10/2017) pagi.

Dari informasi yang dihimpun awak media, lokasi Pasa Ateh Bukittinggi yang terbakar ada di bagian belakang, tak jauh dari Janjang 40. Informasi yang dihimpun awak media, api telah menghanguskan sejumlah kios di Lantai 2 dan Lantai 3 pasar yang namanya cukup melegenda tersebut. Dari foto yang beredar di media sosial (medsos) dan grup Whats App, api tampang membumbung tinggi di Lantai 2 pasar tersebut.

Wali Kota setempat, H. M. Ramlan Nurmatias, S.H. di Kantor Wali Kota Bukittinggi, Jl. Kesuma Bhakti No.1, Bukit Gulai Bancah, Kubu Gulai Bancah, Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Provinsi Sumbar, Senin (30/10/2017), mengatakan pemerintah segera mencari solusi atas peristiwa tersebut.

Para pedagang diharapkan bersabar karena pemerintah segera menyediakan lokasi penampungan untuk tempat berdagang sementara.

"Nanti siang kami rapat dulu dengan semua perangkat daerah untuk mencari solusi," katanya.

Pusat pertokoan Pasar Atas yang terbakar saat ini sedang dalam masa perbaikan pada bagian depan.

Akibat kebakaran tersebut, H. M. Ramlan Nurmatias, S.H. mengatakan perbaikan tidak akan dilanjutkan karena melihat kondisi secara keseluruhan, gedung pertokoan memang tidak bisa digunakan lagi.

"Pasar ini kan bangunan lama. Pernah terjadi beberapa kali kebakaran pula sebelumnya, lalu sempat terdampak gempa bumi. Memang perbaikan menyeluruh diperlukan," ujarnya.

Tak diketahui penyebab pasti kebakaran. Saat ini pihak berwenang belum dapat memberikan keterangan menyangkut kerugian dan penyebab kebakaran dari peristiwa yang terjadi di pertokoan yang umumnya menjual produk kerajinan bordir kerancang tersebut. Salah satu saksi mata menyebutkan, api mudah membesar karena sebagian besar barang dagangan yang ada di lantai tersebut adalah barang-barang yang mudah terbakar.

"Di Lantai 2 itu, pedagang kakin dan bordiran. Sekarang sudah merembet ke bagian depan. Di situ banyak mainan anak-anak dari plastik yang juga mudah terbakar," beber seorang warga Bukittinggi.

Dia mengatakan, meski telah terdapat sejumlah mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di sekitar lokasi, api masih terus membesar.

"Api masuk di bawah atap. Banyak kayu-kayu juga yang mudah terbakar, sehingga sulit dipadamkan," ujarnya.

Dia mengatakan, sejauh ini Lantai bawah Pasar Atas belum terbakar. Meski demikian, pedagang mulai cemas api menjalar ke tempat itu. "Sejak tahun 1980-an, ini kebakaran besar yang kedua kalinya," tambah warga asli Bukittinggi ini.

Saat ini peristiwa masih terus berlangsung, sedangkan ratusan orang berkumpul melihat petugas Damkar memadamkan api. Warganet juga membagikan kondisi terkini di Pasar Ateh melalui media sosial (medsos).

Seperti diberitakan, hingga pukul 08.35 WIB, Senin (30/10/2017), kebakaran yang terjadi di Pasar Atas (Ateh) Bukittingi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), masih belum bisa dipadamkan.

Hingga siang ini, petugas sedang melakukan pendinginan di lokasi. Sementara itu pelataran objek wisata Jam Gadang ramai oleh masyarakat dan tumpukan barang-barang dagangan yang berhasil diselamatkan oleh pedagang.

Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dari sembilan kota dan kabupaten di Sumbar turut membantu pemadaman didukung 100 lebih personel. (wk/ant)

See Also

Basarnas Telah Mengetahui Lokasi Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Radius Pencarian Korban KM Sinar Bangun Diperluas
Kementerian Sosial Sediakan Logistik Untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun
Kecelakaan Tragis Mobil Menabrak Baja Pembatas Jalan
Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara
Nahkoda KM Sinar Bangun Diamankan
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas Dalam Apel Pengecekan Personel Jelang Pilkada
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Kedalaman Danau Toba
Kodim 0716/Demak Gelar Apel Pengecekan Usai Cuti Lebaran
Arus Balik Di Jalan Arteri Karawang Padat Merayap
Daftar Korban Hilang KM Sinar Bangun
Mendagri Lantik Plt Gubernur Jawa Barat
Jasad Seorang Wanita Ditemukan Dalam Perut Ular Sanca
Perempuan Ditelan Ular Sanca
Kronologi Perempuan Tewas Dimakan Ular
Truk Sampah Dinas LH DKI Hampir Jatuh Dari Jalan Tol Layang
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, Koramil 01/Demak Buat Jamban Sehat
Babinsa Koramil 02/Bonang Bantu Bagikan Sembako Saat Jelang Lebaran
Koramil 02/Bonang Bersama FKU Dan Umaroh Bersinergi Ciptakan Kebaikan Dan Kedamaian
Prajurit Kodim 0716/Demak Tes Urine Secara Acak
Babinsa Terus Dampingi Petani Saat Pengubinan
Tausiyah Gus Ghofur Dalam Peringatan Nuzulul Quran Di UMK
Danramil 05/Mijen Tekankan Pentingnya Membaca Dan Mengamalkan Al-Quran Dalam Kehidupan Sehari-hari
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.171.743 Since: 07.04.14 | 0.5978 sec