YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2018, 0

Hukum

Polda Riau Amankan 7,5 Kg Sabu-sabu Dan Puluhan Ribu Ekstasi

Monday, 30 October 2017 | View : 38
Tags : Polda Riau

siarjustisia.com-PEKANBARU.

Jaringan bandar besar narkoba sindikat internasional berhasil diputuskan aksinya dalam edarkan narkoba di wilayah Riau oleh Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Sabtu (28/10/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengamankan 7,5 kilogram (kg) sabu-sabu dan ribuan ribu pil ekstasi dari para mafia narkoba.

Tiga orang telah diamankan polisi terkait penangkapan narkoba senilai sekitar Rp 15 miliar itu.

Tiga orang yang diamankan adalah NAW (28 tahun) yang berprofesi sebagai pengantar narkoba. Kemudian, ID (31 tahun) dan An (28 tahun) yang merupakan pasangan kekasih.

Para pelaku diringkus di dua lokasi terpisah. "Ada dua lokasi penangkapan yang kita lakukan, pertama di wilayah Maredan dan yang kedua di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol. Drs. Hariono dalam jumpa persnya, di MaPolda Riau, Jl. Jenderal Sudirman No.235, Kelurahan Simpang-Empat, Kecamatan Pekanbaru, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (30/10/2017).

Dalam pengungkapan kasus narkoba skala internasional ini, Kombes Pol. Drs. Hariono mengatakan tidak menggunakan alat, melainkan manual. Untuk itu proses penyelidikan informasi yang didapatkan ini butuh waktu yang lama.

Dikatakannya, operasi penangkapan pertama dilakukan saat tim Reserse Narkoba Polda Riau mendapat informasi akan ada pengiriman narkoba dalam jumlah besar dari Kabupaten Bengkalis ke Pekanbaru pada hari Sabtu (28/10/2017).

Laporan ini menyebutkan, bahwa adanya pengiriman narkoba dari wilayah Kabupaten Bengkalis ke Pekanbaru dengan menggunakan jalur darat. Saat penyelidikan, didapatkan sebuah mobil Toyota Avanza tengah membawa narkoba.

"Mobil ini dibawa oleh tersangka RN (28 tahun) yang di dalamnya ditemukan sebanyak 7 kilogram sabu dan 27 ribu pil ekstasi yang berhasil ditangkap di daerah Jalan Lintas Maredan Pekanbaru-Siak," tutur Kombes Pol. Drs. Hariono.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan petugas di lapangan, menyebutkan barang tersebut diantarkan ke wilayah Pekanbaru dengan seseorang tersangka inisial ID (31 tahun). Maka dilakukan pemancingan yang titik temu diperoleh di Jalan Jenderal Sudirman depan Rumah Sakit Awal Bros, Jl. Jenderal Sudirman No.117, Kelurahan Simpang-Empat, Kecamatan Pekanbaru, Kota Pekanbaru.

Petugas pun melakukan pencegatan di wilayah Maredan perbatasan Kota Pekanbaru dengan Kabupaten Siak. Pukul 20.00 WIB, mobil jenis minibus, Toyota Avanza yang dikendarai nopol BM 1554 JD melintas.

Selain mengamankan 3 orang tersangkanya inisial RN (28 tahun) warga Bengkalis, ID (31 tahun) warga Sumbar dan terakhir A (28 tahun) warga Pekanbaru, petugas juga menyita barang bukti yang diperkirakan mencapai 7,5 kilogram sabu dan 28.500 butir pil ekstasi dari berbagai merk. "Kemudian kita lakukan pemeriksaan dan ditemukan 28.500 butir pil ekstasi dan 7,5 kilogram sabu," ucap Kombes Pol. Drs. Hariono lagi.

Dari pengakuan NAW bahwa barang bukti itu merupakan pesanan dari ID. Kemudian dilakukan pemancingan dan polisi berhasil menangkap ID.

Saat itu juga, lanjut Kombes Pol. Drs. Hariono menjelaskan transaksi pun ditempuh dengan pemancingan di tempat yang telah ditentukan. Setelah bertemu dilakukan penangkapan langsung, dari hasil pengakuannya barang itu masih ada di dalam rumah kostnya. Kepada petugas, ID mengaku masih memiliki 1.500 butir pil ekstasi lagi. "Dari dalam rumah kosan tersangka ID, kita temukan barang haram tersebut sebanyak 1.500 butir pil ekstasi dan 1/5 kilogram dan 2 senjata Air Soft Gun," tambahnya.

Petugas bergerak ke kosan ID di Jalan Irkab, Pekanbaru. Di rumah kosan ID ternyata ada An, pacar dari ID. Keduanyapun digelandang polisi.

"Kalau NAW mengaku sudah kali melakukan transaksi. Dalam satu pengiriman dia diupah Rp 20 juta," ucapnya.

Hasil yang diperoleh tangkapan besar ini, Kombes Pol. Drs. Hariono menambahkan bahwa jumlah barang tangkapan ini masih estimasi, yakni sebanyak 7,5 kilogram sabu dan 28,500 ribu butir pil ekstasi.

"Saat ini hitungan sementara masih segitu jumlahnya, dan mengenai hasil pengembangan kasus ini masih terus dilakukan untuk menemukan sapa bandar besarnya dan atasan mereka ini," pungkas Kombes Pol. Drs. Hariono yang didamping Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, S.IK., M.M. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol. Drs. Hariono kepada wartawan, Senin (30/10/2017) siang, menyebutkan masih melakukan pengejaran terhadap jaringan narkoba ini.

"Saat ini kita masih mengalami kendala, tiga tersangka ini tidak mengetahui barang ini ditujukan ke siapa," beber Kombes Pol. Drs. Hariono.

Ketiganya akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Maksimal hukuman mati," tandasnya. (kom/jos/hr)

See Also

Polisi Dalami Kasus Ambruknya Selasar BEI
Kapolres Karawang Instruksikan Tembak Mati Penjahat Jalanan
Kronologi Ambruknya Balkon Gedung Bursa Efek Indonesia Versi Polisi
Polres Metro Jakarta Barat Bentuk Satgasus Usut Kasus Mandek Di Tahun 2017
Polda Metro Jaya Buru Pemasok Narkoba Untuk Tio Pakusadewo
Ayah Korban Paedofil Jadi Tersangka Pengeroyok
Andi Narogong Divonis 8 Tahun Penjara
Koordinator Laboratorium Sabu Likuid Diskotek MG Club International Menyerahkan Diri
Pelaku Percobaan Penculikan Bocah Di ITC Kuningan Menyerahkan Diri
Siswa Korban Pengeroyokan Teman Sekelas Alami Trauma
KPK Rencanakan Panggil Kembali Dua Anak Setya Novanto
Berkas First Travel Dilimpahkan Ke Kejari Depok
Bareskrim Mabes Polri Bekuk Pembuat Dan Pengedar Uang Palsu
BNN Telusuri Keterlibatan Oknum Aparat Dalam Produksi PCC Di Sejumlah Daerah
BNN Sita 13 Juta Pil PCC Di Semarang
Operasi Pabrik PCC, BNN Endus Keterlibatan Oknum Aparat
KPK Terima Pengembalian Uang Suap APBD Jambi
KPK Geledah Kantor Gubernur Jambi Zumi Zola
Andi Narogong Berjanji Kembalikan Keuntungan Dari Korupsi E-KTP
Kejutan Pernyataan Andi Narogong Soal Proyek E-KTP
KPK Ajukan Kasasi Putusan Banding Terdakwa E-KTP Irman-Sugiharto
KPK Geledah Tiga Lokasi Kasus Suap Pengesahan RAPBD Jambi 2018
KPK Akan Limpahkan Berkas Setya Novanto Pekan Depan
Polrestro Jakarta Selatan Tetapkan Ahmad Dhani Sebagai Tersangka
OTT Anggota DPRD Dan Pejabat Pemprov Jambi Terkait APBD 2018
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.201.275 Since: 07.04.14 | 0.3682 sec