YouTube Facebook Twitter RSS
23 Jan 2018, 0

Hukum

Polda Metro Jaya Selidiki Orang Tua Pekerjakan Anak Di Pabrik Kembang Api

Wednesday, 01 November 2017 | View : 249

siarjustisia.com-JAKARTA.

Penyidik Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan pelanggaran dilakukan orang tua lantaran mempekerjakan anak di bawah usia yang menjadi korban tewas kebakaran pabrik kembang api PT. Panca Buana Cahaya Sukses di Kosambi Tangerang, Provinsi Banten.

"Kita analisa kembali perlindungan anak nanti ibunya bisa kena juga orang tuanya," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. kepada wartawan di MaPolda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. No.55, RT05/RW03, Jakarta Selatan, Selasa (31/10/2017).

Mantan Kasat Serse Polres TTU Polda Nusra (1994-1995) tersebut, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. menyatakan penyidik kepolisian dapat mempidanakan orang tua yang mempekerjakan anak di bawah usia kemudian menjadi korban meninggal dunia.

"Kalau buktinya kuat kita masukkan (tetapkan tersangka)," ujar mantan WaKapolres Takalar Polda Sulsel pada tahun 2003, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum.

Mantan Kabag Binlat Ro Ops Polda Kaltim pada tahun 2009 itu, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. belum dapat memastikan pekerja di bawah usia yang bekerja di pabrik kembang api itu lantaran keinginan sendiri atau membantu orang tua mencari nafkah.

Terkait penyidikan, mantan Kabid Humas Polda Jatim pada tahun 2015 ini, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. mengungkapkan penyidik telah memeriksa 23 saksi termasuk dua tersangka yakni pemilik pabrik kembang api yang meledak di Tangerang itu sekaligus Direktur PT. Panca Buana Cahaya Sukses, Indra Liono dan Manajer Operasional PT. Panca Buana Cahaya Sukses Andri Hartanto.

Sementara itu, seorang tersangka lainnya tukang las Subarna Ega belum dapat dipastikan keberadaannya.

Mantan Kapolres Nunukan Polda Kaltim pada tahun 2010 itu mengemukakan penyidik masih mencari keberadaan Subarna Ega termasuk korban meninggal dunia atau tidak. Petugas kepolisian telah mendatangi keluarga Subarna Ega di Kabupaten Bandung namun diketahui pria yang berprofesi tukang las itu belum kembali ke rumahnya. (ant)

See Also

Polri Sebut Penyelidikan Ambruknya Selasar Tower II BEI Selesai
Polri Optimistis Pilkada Serentak 2018 Aman
39 Calon Kepala Daerah Tak Laporkan Hartanya Ke KPK
Satgas Nusantara Polri Dinginkan Pilkada Serentak 2018
Polisi Dalami Kasus Ambruknya Selasar BEI
Kapolres Karawang Instruksikan Tembak Mati Penjahat Jalanan
Kronologi Ambruknya Balkon Gedung Bursa Efek Indonesia Versi Polisi
Polres Metro Jakarta Barat Bentuk Satgasus Usut Kasus Mandek Di Tahun 2017
Polda Metro Jaya Buru Pemasok Narkoba Untuk Tio Pakusadewo
Ayah Korban Paedofil Jadi Tersangka Pengeroyok
Andi Narogong Divonis 8 Tahun Penjara
Koordinator Laboratorium Sabu Likuid Diskotek MG Club International Menyerahkan Diri
Pelaku Percobaan Penculikan Bocah Di ITC Kuningan Menyerahkan Diri
Siswa Korban Pengeroyokan Teman Sekelas Alami Trauma
KPK Rencanakan Panggil Kembali Dua Anak Setya Novanto
Berkas First Travel Dilimpahkan Ke Kejari Depok
Bareskrim Mabes Polri Bekuk Pembuat Dan Pengedar Uang Palsu
BNN Telusuri Keterlibatan Oknum Aparat Dalam Produksi PCC Di Sejumlah Daerah
BNN Sita 13 Juta Pil PCC Di Semarang
Operasi Pabrik PCC, BNN Endus Keterlibatan Oknum Aparat
KPK Terima Pengembalian Uang Suap APBD Jambi
KPK Geledah Kantor Gubernur Jambi Zumi Zola
Andi Narogong Berjanji Kembalikan Keuntungan Dari Korupsi E-KTP
Kejutan Pernyataan Andi Narogong Soal Proyek E-KTP
KPK Ajukan Kasasi Putusan Banding Terdakwa E-KTP Irman-Sugiharto
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.231.483 Since: 07.04.14 | 0.7245 sec