YouTube Facebook Twitter RSS
17 Jul 2018, 0

Hukum

Polda Metro Jaya Selidiki Orang Tua Pekerjakan Anak Di Pabrik Kembang Api

Wednesday, 01 November 2017 | View : 327

siarjustisia.com-JAKARTA.

Penyidik Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan pelanggaran dilakukan orang tua lantaran mempekerjakan anak di bawah usia yang menjadi korban tewas kebakaran pabrik kembang api PT. Panca Buana Cahaya Sukses di Kosambi Tangerang, Provinsi Banten.

"Kita analisa kembali perlindungan anak nanti ibunya bisa kena juga orang tuanya," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. kepada wartawan di MaPolda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. No.55, RT05/RW03, Jakarta Selatan, Selasa (31/10/2017).

Mantan Kasat Serse Polres TTU Polda Nusra (1994-1995) tersebut, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. menyatakan penyidik kepolisian dapat mempidanakan orang tua yang mempekerjakan anak di bawah usia kemudian menjadi korban meninggal dunia.

"Kalau buktinya kuat kita masukkan (tetapkan tersangka)," ujar mantan WaKapolres Takalar Polda Sulsel pada tahun 2003, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum.

Mantan Kabag Binlat Ro Ops Polda Kaltim pada tahun 2009 itu, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. belum dapat memastikan pekerja di bawah usia yang bekerja di pabrik kembang api itu lantaran keinginan sendiri atau membantu orang tua mencari nafkah.

Terkait penyidikan, mantan Kabid Humas Polda Jatim pada tahun 2015 ini, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. mengungkapkan penyidik telah memeriksa 23 saksi termasuk dua tersangka yakni pemilik pabrik kembang api yang meledak di Tangerang itu sekaligus Direktur PT. Panca Buana Cahaya Sukses, Indra Liono dan Manajer Operasional PT. Panca Buana Cahaya Sukses Andri Hartanto.

Sementara itu, seorang tersangka lainnya tukang las Subarna Ega belum dapat dipastikan keberadaannya.

Mantan Kapolres Nunukan Polda Kaltim pada tahun 2010 itu mengemukakan penyidik masih mencari keberadaan Subarna Ega termasuk korban meninggal dunia atau tidak. Petugas kepolisian telah mendatangi keluarga Subarna Ega di Kabupaten Bandung namun diketahui pria yang berprofesi tukang las itu belum kembali ke rumahnya. (ant)

See Also

Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.277.540 Since: 07.04.14 | 0.6121 sec