YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2019, 0

Nusantara

Rayakan Galungan, Umat Hindu Padati Pura Besakih

Wednesday, 01 November 2017 | View : 254
Tags : Galungan, Hindu

siarjustisia.com-KARANGASEM.

Ribuan umat Hindu memadati Pura Besakih di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali pada Hari Suci Galungan meskipun kawasan Pura masuk dalam radius berbahaya aktivitas vulkanik Gunung Agung.

"Pemedek atau warga yang akan bersembahyang mulai berdatangan sejak pagi hari. Umat yang datang bukan hanya dari wilayah sekitar Pura saja tetapi dari seluruh wilayah Pulau Dewata," kata Jero Mangku Dharma, Pemangku Pura Penataran Agung Besakih, Rabu (1/11/2017).

Perayaan Hari Suci Galungan di Pura terbesar di Bali itu dirayakan seperti biasa. Tidak ada perbedaan pelaksanaan Galungan saat ini dibandingkan enam bulan lalu ketika Gunung Agung masih berstatus aman.

Puluhan petugas ritual upacara melaksanakan aktivitas seperti biasa begitu juga dengan krama yang bersembahyang. Besakih memang sempat sepi ketika status awas Gunung Agung, namun para pemangku tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa.

"Saya mendapatkan informasi bahwa status Gunung Agung turun. Saya juga lihat di televisi Pak Gubernur Bali memperbolehkan aktivitas persembahyangan pada perayaan Galungan," paparnya.

Jero Mangku Dharma lebih lanjut mengungkapkan bahwa tidak ada ritual khusus para perayaan Galungan di Pura Besakih. Pemangku hanya melayani umat yang akan bersembahyang saja.

"Tidak ada yang khusus. Tidak pula ada ritual khusus. Kalau ritual khusus hanya dilaksanakan sesuai rangkaian upacara yang sudah ditetapkan otoritas," kata dia.

Umat Hindu bersembahyang ke Besakih setiap Galungan yang diperingati setiap enam bulan sekali.

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM menurunkan status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali dari level IV (Awas) menjadi level III (Siaga).

Dari penurunan status tersebut, enam desa yakni Jungutan, Ban, Sebudi, Dukuh, Buwana Giri dan Besakih masuk dalam kawasan rawan bencana radius enam kilometer dan perluasan 7,5 kilometer. (ant)

See Also

Ritme Pekerjaan TMMD Terus Meningkat
Dandim 0716/Demak Matangkan Acara Pembukaan TMMD
Lestarikan Tradisi Leluhur Di TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
Senyum Bahagia Bapak Nur Rochman Yang Rumahnya Akan Dibedah Di TMMD
Rumahnya Akan Dirobohkan, Mbah Warsini Bahagia
Danramil 01/Demak Kota Terjun Langsung Pasang Patok
Satgas TMMD Beri Motivasi Anak Atlet Sepak Bola
Tentara Akan Ciptakan Bangunan Berkualitas
Jelang Pembukaan TMMD, Bersama Warga TNI Kodim 0716/Demak Gelar Kerja Bhakti Bersama
Datangkan Bego Untuk Permak Lokasi Upacara Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Terus Dimatangkan, Persiapan Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Penentuan Warga Penerima Rehab RTLH Dijamin Selektif
Dansatgas TMMD Yang Dekat Dengan Warga
Berharap Ada Over Prestasi Di TMMD Kalikondang
Ternyata Pak Tentara Orangnya Ramah
Keakraban Warga Dan Satgas TMMD Terus Meningkat
Jaga Semangat TMMD Masih Panjang
TNI Wartawan Diminta Jaga Kesehatan Saat Handle Berita TMMD
TNI Dan Warga Adu Ilmu Operasional Molen
Demi Sukses TMMD, Ketua RW Rela Jadi Distributor Snack
Rakitan Besi Untuk Jalan TMMD Terus Dipersiapkan
Di Lokasi TMMD, Berat Sama Dipikul TNI Dan Warga
Santri Akan Total Bantu TMMD Hingga Tuntas
Dagangan Bakso Saya Laris Manis Sejak Ada TMMD
Bina Anak-Anak Desa TMMD Saat Berkesenian
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.114.760 Since: 07.04.14 | 0.5687 sec