YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2018, 0

Internasional

Delapan Orang Tewas Dalam Aksi Teror Di New York

Wednesday, 01 November 2017 | View : 285

siarjustisia.com-NEW YORK.

Sejumlah orang tewas dan beberapa lainnya terluka di Kota New York, Amerika Serikat (AS), Selasa (31/10/2017) sore, setelah sebuah kendaraan masuk ke jalur sepeda di pinggir Sungai Hudson di Manhattan, kata kepolisian.

Delapan orang tewas dan selusin orang lagi cedera setelah satu truk menabrak pejalan kaki di dekat World Trade Center di New York City, kata Wali Kota New York.

Insiden itu merupakan "aksi teror pengecut yang ditujukan kepada warga sipil yang tak bersalah" menurut Wali Kota Bill de Blasio dalam satu taklimat pada Selasa (31/10/2017).

Kantor Wali Kota New York (City Hall) mengatakan Wali Kota New York Bill de Blasio sudah diberi paparan soal insiden tersebut. 

Departemen Kepolisian Kota New York mengatakan di Twitter bahwa satu kendaraan menabrak kendaraan lain, kemudian supir salah satu kendaraan itu "keluar dengan mengacungkan senjata imitasi dan ditembak oleh polisi."

Kepolisian mengatakan tersangka sudah ditahan.

Seorang juru bicara kepolisian memasang satu foto yang memperlihatkan sebuah truk putih berada di jalur sepeda. Bagian depan kendaraan itu terlihat hancur. Pintu-pintu kendaraan tersebut dihiasi logo jaringan toko peralatan perangkat keras Home Depot.

Ketika berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Wali Kota, Komisaris Polisi New York City James O'Neil mengatakan tersangka adalah seorang pria yang berusia 29 tahun yang bukan berasal dari New York.

Ia mengatakan pihak berwenang tidak akan segera menyiarkan identitas lelaki tersebut.

Pada pukul 15.05 waktu setempat, seorang lelaki yang mengemudikan truk bak terbuka Home Depot sewaan memasuki jalur sepeda West Side Highway di Houston Street, kata O'Neil.

Ia mengatakan lelaki itu mulai mengemudikan kendaraannya menuju Selatan, dan menabrak sejumlah pejalan kaki serta pengendara sepeda di jalur tersebut.

Di Chamber Street, truk itu bertabrakkan dengan satu bus sekolah, dan melukai dua orang dewasa serta dua anak kecil, kata polisi.

Setelah tabrakan tersebut, pengemudi truk keluar dari kendaraannya, sambil memegang senjata paintball dan senapan mimis. Ia ditembak oleh polisi berseragam dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS).

Rekaman video yang dibuat oleh pekerja di lantai 52 Gedung World Trade Center memperlihatkan semua jalan utama di sekitar wilayah finansial yang biasanya sibuk telah dikosongkan, dan hanya kendaraan polisi terlihat bergerak atau di parkir di daerah itu.

Perempuan pekerja itu, yang hanya mengaku bermarga Jiang, mengatakan kepada Xinhua bahwa ia dan rekan kerjanya disarankan polisi tetap berada di dalam gedung sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Seorang saksi mata mengatakan kepada saluran televisi ABC Channel 7 bahwa ia melihat sebuah truk berwarna putih meluncur dengan kecepatan tinggi ke jalur sepeda di sepanjang West Side Highway dan menabrak sejumlah orang.

Saksi mata bernama Eugene itu mengatakan sejumlah tubuh bergeletakan di luar Sekolah Menengah Atas Stuyvesant, yang merupakan salah satu sekolah umum paling elite di kota itu.

Eugene juga melaporkan bahwa ia mendengar sekitar sembilan atau 10 suara tembakan, tapi ia tidak tahu dari arah mana suara tembakan itu berasal. 

Seorang saksi mata yang mengaku bernama John Williams mengatakan, "Ketika saya sedang berjalan ke arah lokasi kejadian, saya melihat sekelompok perempuan dan anak-anak berlarian ke arah saya. Salah seorang dari mereka berkata, 'ia punya senjata, ia punya senjata'. Saya berbalik dan mendengar suara tembakan sekitar 30 detik kemudian."

"Ada truk terbuka berwarna putih dengan logo Home Depot. Bagian depan truk tersebut ringsek dan keluar asap," ia menambahkan sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Sebuah video yang tampaknya diambil di lokasi kejadian dan beredar dalam jaringan memperlihatkan sepeda-sepeda berserakan di jalur sepeda dan dua orang terkapar di tanah. 

Peristiwa itu terjadi beberapa jam sebelum parade Halloween berlangsung di Lower Manhattan, yang diduga dipenuhi ribuan orang dengan bermacam kostum.

Pemerintah mengatakan tambahan petugas dan sumber daya dikerahkan ke tempat tersebut.

Sementara itu, kantor kegubernuran New York mengatakan Gubernur Andrew Cuomo sedang dalam perjalanan menuju tempat kejadian. 

Dalam konferensi pers itu, Gubernur Negara Bagian New York Andrew Cuomo yang baru beberapa jam sebelumnya mengucapkan kepada warga New York "Selamat Halloween" mengatakan tak ada bukti mengenai ancaman setelah serangan truk itu.

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, Donald John Trump dalam cuitannya antara lain menulis, "Di NYC, ada serangan yang kelihatannya dilakukan oleh orang yang sangat sakit dan gila. Penegak hukum mengikuti perkembangannya secara seksama..." (afp/xinhua)

See Also

Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.305.921 Since: 07.04.14 | 0.593 sec