YouTube Facebook Twitter RSS
24 Jun 2018, 0

Hukum

KPK Tahan Bos Peserta Lelang E-KTP

Thursday, 09 November 2017 | View : 344
Tags : Kpk

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan tersangka kasus e-KTP Direktur Utama PT. Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo. Dia hanya diam ketika ditahan.

Kedatangan Anang Sugiana Sudihardjo ke KPK termasuk hari ini, Kamis (9/11/2017). Dia kembali menjalani pemeriksaan kasus e-KTP.  Anang Sugiana Sudihardjo keluar dari Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (9/11/2017) pukul 17.03 WIB setelah menjalani pemeriksaan. Namun, saat keluar dari KPK Kamis (9/11/2017) sekitar pukul 17.03 WIB, Anang Sugiana Sudihardjo sudah mengenakan rompi oranye tahanan KPK. Dia keluar sudah berbalut rompi oranye tahanan KPK.

Begitu keluar dari Gedung KPK untuk ditahan, Anang Sugiana Sudihardjo hanya bungkam. Ia memberi tanda dengan tangannya untuk menolak menjawab pertanyaan awak media seputar penahanannya ini. Tidak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Anang Sugiana Sudihardjo berjalan cepat menuju mobil tahanan. Didampingi petugas KPK, Anang Sugiana Sudihardjo terlihat tenang saat berjalan menuju mobil tahanan KPK.

Dia akan ditahan selama 20 hari pertama.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Anang Sugiana Sudihardjo ditahan di Rutan Guntur. "ASS (Anang Sugiana Sudihardjo) ditahan di Rutan Guntur untuk 20 hari pertama," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah memberi konfirmasi lewat pesan singkat.

PT. Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium PNRI sebagai pelaksana proyek e-KTP. Konsorsium penggarap e-KTP ini terdiri atas Perum PNRI, PT. LEN Industri (Persero), PT. Quadra Solution, PT. Sucofindo (Persero), dan PT. Sandipala Artha Putra.

Anang Sugiana Sudihardjo merupakan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP).

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 27 September 2017, Anang Sugiana Sudihardjo memang belum ditahan KPK. Namun, yang Anang Sugiana Sudihardjo kerap bolak-balik ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam fakta persidangan, mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto menyebut pernah meminta Anang Sugiana Sudihardjo menyiapkan uang USD 500 ribu dan Rp 1 miliar untuk diserahkan kepada mantan anggota DPR RI Komisi II yang mewakili Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Miryam S. Haryani, S.E., M.Si.

Anang Sugiana Sudihardjo juga diduga membantu penyediaan uang tambahan untuk bantuan hukum Ditjen Dukcapil Kemendagri sebesar Rp 2 miliar dan kebutuhan lainnya terkait proses proyek e-KTP.

Anang Sugiana Sudihardjo sebelumnya diduga terlibat dalam kasus itu bersama tersangka lainnya merugikan keuangan negara Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sebesar Rp 5,9 triliun.

Tersangka yang ditetapkan KPK pada 27 September 2017 itu disebut dua kali diperiksa dengan status sebagai tersangka dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun ini. Dia juga telah dicegah bepergian ke luar negeri sejak menjadi saksi sebelumnya.

Anang Sugiana Sudihardjo adalah tersangka keenam dalam dugaan korupsi proyek E-KTP ini.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, S.H., LL.M., Ph.D. menyebutkan, perusahaan Anang tergabung dalam konsorsium yang memenangkan proyek e-KTP tersebut.

"PT Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium proyek itu," sebut Laode Muhammad Syarif, S.H., LL.M., Ph.D. dalam jumpa pers di Kantor KPK, Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2017). (det/kom)

See Also

Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.171.753 Since: 07.04.14 | 0.5841 sec