YouTube Facebook Twitter RSS
23 Nov 2017, 0

Hukum

KPK Tahan Bos Peserta Lelang E-KTP

Thursday, 09 November 2017 | View : 19
Tags : Kpk

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan tersangka kasus e-KTP Direktur Utama PT. Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo. Dia hanya diam ketika ditahan.

Kedatangan Anang Sugiana Sudihardjo ke KPK termasuk hari ini, Kamis (9/11/2017). Dia kembali menjalani pemeriksaan kasus e-KTP.  Anang Sugiana Sudihardjo keluar dari Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (9/11/2017) pukul 17.03 WIB setelah menjalani pemeriksaan. Namun, saat keluar dari KPK Kamis (9/11/2017) sekitar pukul 17.03 WIB, Anang Sugiana Sudihardjo sudah mengenakan rompi oranye tahanan KPK. Dia keluar sudah berbalut rompi oranye tahanan KPK.

Begitu keluar dari Gedung KPK untuk ditahan, Anang Sugiana Sudihardjo hanya bungkam. Ia memberi tanda dengan tangannya untuk menolak menjawab pertanyaan awak media seputar penahanannya ini. Tidak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Anang Sugiana Sudihardjo berjalan cepat menuju mobil tahanan. Didampingi petugas KPK, Anang Sugiana Sudihardjo terlihat tenang saat berjalan menuju mobil tahanan KPK.

Dia akan ditahan selama 20 hari pertama.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Anang Sugiana Sudihardjo ditahan di Rutan Guntur. "ASS (Anang Sugiana Sudihardjo) ditahan di Rutan Guntur untuk 20 hari pertama," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah memberi konfirmasi lewat pesan singkat.

PT. Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium PNRI sebagai pelaksana proyek e-KTP. Konsorsium penggarap e-KTP ini terdiri atas Perum PNRI, PT. LEN Industri (Persero), PT. Quadra Solution, PT. Sucofindo (Persero), dan PT. Sandipala Artha Putra.

Anang Sugiana Sudihardjo merupakan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP).

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 27 September 2017, Anang Sugiana Sudihardjo memang belum ditahan KPK. Namun, yang Anang Sugiana Sudihardjo kerap bolak-balik ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam fakta persidangan, mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto menyebut pernah meminta Anang Sugiana Sudihardjo menyiapkan uang USD 500 ribu dan Rp 1 miliar untuk diserahkan kepada mantan anggota DPR RI Komisi II yang mewakili Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Miryam S. Haryani, S.E., M.Si.

Anang Sugiana Sudihardjo juga diduga membantu penyediaan uang tambahan untuk bantuan hukum Ditjen Dukcapil Kemendagri sebesar Rp 2 miliar dan kebutuhan lainnya terkait proses proyek e-KTP.

Anang Sugiana Sudihardjo sebelumnya diduga terlibat dalam kasus itu bersama tersangka lainnya merugikan keuangan negara Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sebesar Rp 5,9 triliun.

Tersangka yang ditetapkan KPK pada 27 September 2017 itu disebut dua kali diperiksa dengan status sebagai tersangka dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun ini. Dia juga telah dicegah bepergian ke luar negeri sejak menjadi saksi sebelumnya.

Anang Sugiana Sudihardjo adalah tersangka keenam dalam dugaan korupsi proyek E-KTP ini.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, S.H., LL.M., Ph.D. menyebutkan, perusahaan Anang tergabung dalam konsorsium yang memenangkan proyek e-KTP tersebut.

"PT Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium proyek itu," sebut Laode Muhammad Syarif, S.H., LL.M., Ph.D. dalam jumpa pers di Kantor KPK, Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2017). (det/kom)

See Also

Pasangan Kekasih Cikupa Yang Ditelanjangi Sudah Bertunangan Dan Akan Menikah
Bareskrim Polri Ungkap Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi
Gubernur Sulawesi Tenggara Nonaktif Nur Alam Segera Disidang
Bareskrim Polri Kembangkan Teknologi Identifikasi Wajah
KPK Rampungkan Berkas Gubernur Sulawesi Tenggara
Polda Metro Jaya Selidiki Orang Tua Pekerjakan Anak Di Pabrik Kembang Api
KPK Telah Periksa 40 Saksi Untuk Kasus Eddy Rumpoko
KPK Periksa Muhammad Taufik Kasus Reklamasi
Polda Metro Jaya Pastikan 48 Jasad Utuh Korban Ledakan Pabrik Kembang Api
44 Jenazah Korban Ledakan Pabrik Kembang Api Teridentifikasi
Polda Jatim Take Down 30 Akun Penyebar Hoax Girder Flyover Tol Pasuruan Ambruk
Kronologi OTT KPK Terhadap Bupati Nganjuk
KPK Belum Temukan Keterlibatan Istri Bupati Nganjuk
KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Suap Bupati Nganjuk
KPK Ciduk 20 Orang Dalam OTT Di Jakarta Dan Nganjuk
Wakil Presiden Jusuf Kalla Tegaskan Penerbitan Perppu Ormas Sesuai Konstitusi
Jaksa Tolak Pembelaan Buni Yani
9 Orang Terduga Teroris Ditangkap Tim Densus 88/Antiteror
Densus 88 Antiteror Bekuk Terduga Teroris Di Kendal-Sukoharjo
Densus 88 Antiteror Amankan Seorang Terduga Teroris Di Ponogoro
Polda Papua Antisipasi Pergerakan KKB Di Area Kota
Kapolda Papua Sebut Tidak Ada Penambahan Personel Di Tembagapura
Satu Anggota Brimob Gugur Ditembak KKB Di Tembagapura
Isteri Tusuk Ketua DPRD Kolaka Utara Hingga Tewas Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kepala BNN Apresiasi Kepedulian Bupati Tapanuli Selatan
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.834.502 Since: 07.04.14 | 0.6635 sec