YouTube Facebook Twitter RSS
21 Feb 2018, 0

Hukum

KPK Tahan Bos Peserta Lelang E-KTP

Thursday, 09 November 2017 | View : 295
Tags : Kpk

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan tersangka kasus e-KTP Direktur Utama PT. Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo. Dia hanya diam ketika ditahan.

Kedatangan Anang Sugiana Sudihardjo ke KPK termasuk hari ini, Kamis (9/11/2017). Dia kembali menjalani pemeriksaan kasus e-KTP.  Anang Sugiana Sudihardjo keluar dari Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (9/11/2017) pukul 17.03 WIB setelah menjalani pemeriksaan. Namun, saat keluar dari KPK Kamis (9/11/2017) sekitar pukul 17.03 WIB, Anang Sugiana Sudihardjo sudah mengenakan rompi oranye tahanan KPK. Dia keluar sudah berbalut rompi oranye tahanan KPK.

Begitu keluar dari Gedung KPK untuk ditahan, Anang Sugiana Sudihardjo hanya bungkam. Ia memberi tanda dengan tangannya untuk menolak menjawab pertanyaan awak media seputar penahanannya ini. Tidak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Anang Sugiana Sudihardjo berjalan cepat menuju mobil tahanan. Didampingi petugas KPK, Anang Sugiana Sudihardjo terlihat tenang saat berjalan menuju mobil tahanan KPK.

Dia akan ditahan selama 20 hari pertama.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Anang Sugiana Sudihardjo ditahan di Rutan Guntur. "ASS (Anang Sugiana Sudihardjo) ditahan di Rutan Guntur untuk 20 hari pertama," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah memberi konfirmasi lewat pesan singkat.

PT. Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium PNRI sebagai pelaksana proyek e-KTP. Konsorsium penggarap e-KTP ini terdiri atas Perum PNRI, PT. LEN Industri (Persero), PT. Quadra Solution, PT. Sucofindo (Persero), dan PT. Sandipala Artha Putra.

Anang Sugiana Sudihardjo merupakan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP).

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 27 September 2017, Anang Sugiana Sudihardjo memang belum ditahan KPK. Namun, yang Anang Sugiana Sudihardjo kerap bolak-balik ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam fakta persidangan, mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto menyebut pernah meminta Anang Sugiana Sudihardjo menyiapkan uang USD 500 ribu dan Rp 1 miliar untuk diserahkan kepada mantan anggota DPR RI Komisi II yang mewakili Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Miryam S. Haryani, S.E., M.Si.

Anang Sugiana Sudihardjo juga diduga membantu penyediaan uang tambahan untuk bantuan hukum Ditjen Dukcapil Kemendagri sebesar Rp 2 miliar dan kebutuhan lainnya terkait proses proyek e-KTP.

Anang Sugiana Sudihardjo sebelumnya diduga terlibat dalam kasus itu bersama tersangka lainnya merugikan keuangan negara Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sebesar Rp 5,9 triliun.

Tersangka yang ditetapkan KPK pada 27 September 2017 itu disebut dua kali diperiksa dengan status sebagai tersangka dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun ini. Dia juga telah dicegah bepergian ke luar negeri sejak menjadi saksi sebelumnya.

Anang Sugiana Sudihardjo adalah tersangka keenam dalam dugaan korupsi proyek E-KTP ini.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, S.H., LL.M., Ph.D. menyebutkan, perusahaan Anang tergabung dalam konsorsium yang memenangkan proyek e-KTP tersebut.

"PT Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium proyek itu," sebut Laode Muhammad Syarif, S.H., LL.M., Ph.D. dalam jumpa pers di Kantor KPK, Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2017). (det/kom)

See Also

Menghindari Proses E-Katalog LKPP, Pembelian Komputer Sekolah Berpotensi Terjadi Korupsi
Kodim 0716/Demak Dukung Pemerintah Perangi Narkoba
KPK OTT Di Subang
Gunakan Narkoba, Fachri Albar Dicokok Polres Metro Jakarta Selatan
Penyuluhan Hukum Dari Kumdam IV/Diponegoro
Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Suap
KPK Tahan Pengusaha Pemberi Suap Bupati Ngada
Sopir Bus Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Di Tanjakan Emen
KPK Tahan Bupati Halmahera Timur
KPK Tetapkan Bupati Halmahera Timur Sebagai Tersangka Suap
Dokter Bimanesh Sutarjo Diperiksa KPK
Polri Sebut Penyelidikan Ambruknya Selasar Tower II BEI Selesai
Polri Optimistis Pilkada Serentak 2018 Aman
39 Calon Kepala Daerah Tak Laporkan Hartanya Ke KPK
Satgas Nusantara Polri Dinginkan Pilkada Serentak 2018
Polisi Dalami Kasus Ambruknya Selasar BEI
Kapolres Karawang Instruksikan Tembak Mati Penjahat Jalanan
Kronologi Ambruknya Balkon Gedung Bursa Efek Indonesia Versi Polisi
Polres Metro Jakarta Barat Bentuk Satgasus Usut Kasus Mandek Di Tahun 2017
Polda Metro Jaya Buru Pemasok Narkoba Untuk Tio Pakusadewo
Ayah Korban Paedofil Jadi Tersangka Pengeroyok
Andi Narogong Divonis 8 Tahun Penjara
Koordinator Laboratorium Sabu Likuid Diskotek MG Club International Menyerahkan Diri
Pelaku Percobaan Penculikan Bocah Di ITC Kuningan Menyerahkan Diri
Siswa Korban Pengeroyokan Teman Sekelas Alami Trauma
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.395.705 Since: 07.04.14 | 0.7548 sec