YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Hukum

KPK Tahan Bos Peserta Lelang E-KTP

Thursday, 09 November 2017 | View : 365
Tags : Kpk

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan tersangka kasus e-KTP Direktur Utama PT. Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo. Dia hanya diam ketika ditahan.

Kedatangan Anang Sugiana Sudihardjo ke KPK termasuk hari ini, Kamis (9/11/2017). Dia kembali menjalani pemeriksaan kasus e-KTP.  Anang Sugiana Sudihardjo keluar dari Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (9/11/2017) pukul 17.03 WIB setelah menjalani pemeriksaan. Namun, saat keluar dari KPK Kamis (9/11/2017) sekitar pukul 17.03 WIB, Anang Sugiana Sudihardjo sudah mengenakan rompi oranye tahanan KPK. Dia keluar sudah berbalut rompi oranye tahanan KPK.

Begitu keluar dari Gedung KPK untuk ditahan, Anang Sugiana Sudihardjo hanya bungkam. Ia memberi tanda dengan tangannya untuk menolak menjawab pertanyaan awak media seputar penahanannya ini. Tidak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Anang Sugiana Sudihardjo berjalan cepat menuju mobil tahanan. Didampingi petugas KPK, Anang Sugiana Sudihardjo terlihat tenang saat berjalan menuju mobil tahanan KPK.

Dia akan ditahan selama 20 hari pertama.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Anang Sugiana Sudihardjo ditahan di Rutan Guntur. "ASS (Anang Sugiana Sudihardjo) ditahan di Rutan Guntur untuk 20 hari pertama," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah memberi konfirmasi lewat pesan singkat.

PT. Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium PNRI sebagai pelaksana proyek e-KTP. Konsorsium penggarap e-KTP ini terdiri atas Perum PNRI, PT. LEN Industri (Persero), PT. Quadra Solution, PT. Sucofindo (Persero), dan PT. Sandipala Artha Putra.

Anang Sugiana Sudihardjo merupakan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP).

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 27 September 2017, Anang Sugiana Sudihardjo memang belum ditahan KPK. Namun, yang Anang Sugiana Sudihardjo kerap bolak-balik ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam fakta persidangan, mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto menyebut pernah meminta Anang Sugiana Sudihardjo menyiapkan uang USD 500 ribu dan Rp 1 miliar untuk diserahkan kepada mantan anggota DPR RI Komisi II yang mewakili Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Miryam S. Haryani, S.E., M.Si.

Anang Sugiana Sudihardjo juga diduga membantu penyediaan uang tambahan untuk bantuan hukum Ditjen Dukcapil Kemendagri sebesar Rp 2 miliar dan kebutuhan lainnya terkait proses proyek e-KTP.

Anang Sugiana Sudihardjo sebelumnya diduga terlibat dalam kasus itu bersama tersangka lainnya merugikan keuangan negara Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sebesar Rp 5,9 triliun.

Tersangka yang ditetapkan KPK pada 27 September 2017 itu disebut dua kali diperiksa dengan status sebagai tersangka dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun ini. Dia juga telah dicegah bepergian ke luar negeri sejak menjadi saksi sebelumnya.

Anang Sugiana Sudihardjo adalah tersangka keenam dalam dugaan korupsi proyek E-KTP ini.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, S.H., LL.M., Ph.D. menyebutkan, perusahaan Anang tergabung dalam konsorsium yang memenangkan proyek e-KTP tersebut.

"PT Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium proyek itu," sebut Laode Muhammad Syarif, S.H., LL.M., Ph.D. dalam jumpa pers di Kantor KPK, Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2017). (det/kom)

See Also

Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.617.541 Since: 07.04.14 | 0.6262 sec