YouTube Facebook Twitter RSS
20 Jun 2018, 0

Internasional

Paus Fransiskus Larang Penjualan Rokok Di Vatikan

Friday, 10 November 2017 | View : 71

siarjustisia.com-VATICAN CITY.

Paus ke-266, Paus Fransiskus melarang penjualan rokok di Vatikan sebagai upaya untuk menunjukkan contoh hidup sehat. Pelarangan penjualan rokok ini sebagai upaya untuk menunjukkan contoh hidup sehat.

“Bapa Suci telah memutuskan bahwa Vatikan akan mengurangi penjualan rokok kepada pegawai mulai 2018,” kata Vatikan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (9/11/2017).

Paus Fransiskus telah memerintahkan pelarangan penjualan rokok di dalam Vatikan mulai tahun depan demi alasan kesehatan, menurut juru bicara Vatikan, Kamis (9/11/2017).

"Motifnya sangat sederhana, Tahta Suci tidak dapat bekerja sama dengan praktik yang jelas-jelas merugikan kesehatan," kata juru bicara Greg Burke dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir dari Independent. 

Menurut Greg Burke, dari data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), merokok merenggut lebih dari tujuh juta nyawa setiap tahun. “Alasannya sangat sederhana: Takhta Suci tidak bisa berkontribusi dalam sebuah aktivitas yang jelas merusak kesehatan orang-orang,” katanya, menambahkan bahwa merokok merenggut lebih dari tujuh juta nyawa setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Walaupun rokok yang dijual kepada pegawai dan pensiunan di Vatikan dengan harga lebih murah merupakan sumber pendapatan Takhta Suci, tidak ada keuntungan yang dianggap sah jika itu mengancam nyawa,” tambahnya.

Paus Fransiskus, yang hanya memiliki paru-paru sebelah, tidak merokok. Dia mengizinkan warga setempat mempertahankan hobi tidak sehat mereka yang lain, yaitu alkohol yang masih bebas pajak.

Rokok dan minuman beralkohol dijual di toko mewah bebas bea impor, dibuka pada 2003 di tempat yang pernah menjadi stasiun kereta yang indah. Namun, kini tempat tersebut menjadi rumah bagi semua barang mulai dari tas tangan dan sepatu desainer hingga televisi layar datar, demikian AFP.

Pegawai Vatikan diizinkan membeli lima karton rokok per bulan. Banyak orang Italia meminta kepada teman-teman mereka yang bekerja di Vatikan untuk membeli rokok karena di Italia pajak rokok cukup tinggi.

Juru bicara tersebut mengatakan penjualan cerutu akan terus berlanjut setidaknya untuk saat ini karena asapnya tidak dihirup.

Vatikan, sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh wilayah Roma, adalah satu dari sedikit negara bagian yang melarang merokok. Bhutan, dimana merokok dianggap tidak baik untuk karma seseorang, melarang penjualan tembakau pada tahun 2005. (afp/theindependent)

See Also

PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.157.247 Since: 07.04.14 | 0.6244 sec