YouTube Facebook Twitter RSS
23 Nov 2017, 0

Internasional

Paus Fransiskus Larang Penjualan Rokok Di Vatikan

Friday, 10 November 2017 | View : 9

siarjustisia.com-VATICAN CITY.

Paus ke-266, Paus Fransiskus melarang penjualan rokok di Vatikan sebagai upaya untuk menunjukkan contoh hidup sehat. Pelarangan penjualan rokok ini sebagai upaya untuk menunjukkan contoh hidup sehat.

“Bapa Suci telah memutuskan bahwa Vatikan akan mengurangi penjualan rokok kepada pegawai mulai 2018,” kata Vatikan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (9/11/2017).

Paus Fransiskus telah memerintahkan pelarangan penjualan rokok di dalam Vatikan mulai tahun depan demi alasan kesehatan, menurut juru bicara Vatikan, Kamis (9/11/2017).

"Motifnya sangat sederhana, Tahta Suci tidak dapat bekerja sama dengan praktik yang jelas-jelas merugikan kesehatan," kata juru bicara Greg Burke dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir dari Independent. 

Menurut Greg Burke, dari data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), merokok merenggut lebih dari tujuh juta nyawa setiap tahun. “Alasannya sangat sederhana: Takhta Suci tidak bisa berkontribusi dalam sebuah aktivitas yang jelas merusak kesehatan orang-orang,” katanya, menambahkan bahwa merokok merenggut lebih dari tujuh juta nyawa setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Walaupun rokok yang dijual kepada pegawai dan pensiunan di Vatikan dengan harga lebih murah merupakan sumber pendapatan Takhta Suci, tidak ada keuntungan yang dianggap sah jika itu mengancam nyawa,” tambahnya.

Paus Fransiskus, yang hanya memiliki paru-paru sebelah, tidak merokok. Dia mengizinkan warga setempat mempertahankan hobi tidak sehat mereka yang lain, yaitu alkohol yang masih bebas pajak.

Rokok dan minuman beralkohol dijual di toko mewah bebas bea impor, dibuka pada 2003 di tempat yang pernah menjadi stasiun kereta yang indah. Namun, kini tempat tersebut menjadi rumah bagi semua barang mulai dari tas tangan dan sepatu desainer hingga televisi layar datar, demikian AFP.

Pegawai Vatikan diizinkan membeli lima karton rokok per bulan. Banyak orang Italia meminta kepada teman-teman mereka yang bekerja di Vatikan untuk membeli rokok karena di Italia pajak rokok cukup tinggi.

Juru bicara tersebut mengatakan penjualan cerutu akan terus berlanjut setidaknya untuk saat ini karena asapnya tidak dihirup.

Vatikan, sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh wilayah Roma, adalah satu dari sedikit negara bagian yang melarang merokok. Bhutan, dimana merokok dianggap tidak baik untuk karma seseorang, melarang penjualan tembakau pada tahun 2005. (afp/theindependent)

See Also

Polisi LA Selidiki Tuduhan Pemerkosaan Terhadap Ed Westwick
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
PBB Anugerahi Surabaya Penghargaan Global Green City
Imigran Asal Uzbekistan Tersangka Pembunuh Delapan Orang Di New York
Delapan Orang Tewas Dalam Aksi Teror Di New York
Tiga Juta Masyarakat Kongo Terancam Kelaparan
Dua Tewas Dalam Penembakan Di Grambling State University
Panglima TNI Ditolak Masuk AS
Dubes AS Minta Maaf Ke Menlu Soal Penolakan Panglima TNI
Empat Kapal Perang India Tiba Di Jakarta
Korea Utara Mau Berunding Dengan Syarat
Arab Saudi Sambut Baik Rekonsiliasi Palestina
Enam Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Di Sinai
Konvoi Pertama Militer Turki Masuki Idlib
Indonesia Sambut Baik Rekonsiliasi Hamas-Fatah
Hamas Dan Fatah Bersatu
Amerika Serikat Menarik Diri Dari UNESCO
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Perdana Menteri Laos Di Istana Bogor
Bangladesh Hancurkan Kapal Pengangkut Pengungsi Rohingya
FBI Tegaskan Tak Ada Bukti Penembakan Las Vegas Terkait Terorisme
Marilou Danley, Pacar Pelaku Penembakan Di Las Vegas
Wali Kota Surabaya Dinobatkan Sebagai Pemimpin Yang Menginspirasi
PBB Serukan Dukungan Lebih Banyak Buat Pengungsi Rohingya Dari Myanmar
Daftar Negara Yang Warganya Dilarang Masuk Ke Amerika Serikat
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.834.414 Since: 07.04.14 | 0.3955 sec