YouTube Facebook Twitter RSS
20 Jan 2018, 0

Internasional

Paus Fransiskus Larang Penjualan Rokok Di Vatikan

Friday, 10 November 2017 | View : 33

siarjustisia.com-VATICAN CITY.

Paus ke-266, Paus Fransiskus melarang penjualan rokok di Vatikan sebagai upaya untuk menunjukkan contoh hidup sehat. Pelarangan penjualan rokok ini sebagai upaya untuk menunjukkan contoh hidup sehat.

“Bapa Suci telah memutuskan bahwa Vatikan akan mengurangi penjualan rokok kepada pegawai mulai 2018,” kata Vatikan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (9/11/2017).

Paus Fransiskus telah memerintahkan pelarangan penjualan rokok di dalam Vatikan mulai tahun depan demi alasan kesehatan, menurut juru bicara Vatikan, Kamis (9/11/2017).

"Motifnya sangat sederhana, Tahta Suci tidak dapat bekerja sama dengan praktik yang jelas-jelas merugikan kesehatan," kata juru bicara Greg Burke dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir dari Independent. 

Menurut Greg Burke, dari data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), merokok merenggut lebih dari tujuh juta nyawa setiap tahun. “Alasannya sangat sederhana: Takhta Suci tidak bisa berkontribusi dalam sebuah aktivitas yang jelas merusak kesehatan orang-orang,” katanya, menambahkan bahwa merokok merenggut lebih dari tujuh juta nyawa setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Walaupun rokok yang dijual kepada pegawai dan pensiunan di Vatikan dengan harga lebih murah merupakan sumber pendapatan Takhta Suci, tidak ada keuntungan yang dianggap sah jika itu mengancam nyawa,” tambahnya.

Paus Fransiskus, yang hanya memiliki paru-paru sebelah, tidak merokok. Dia mengizinkan warga setempat mempertahankan hobi tidak sehat mereka yang lain, yaitu alkohol yang masih bebas pajak.

Rokok dan minuman beralkohol dijual di toko mewah bebas bea impor, dibuka pada 2003 di tempat yang pernah menjadi stasiun kereta yang indah. Namun, kini tempat tersebut menjadi rumah bagi semua barang mulai dari tas tangan dan sepatu desainer hingga televisi layar datar, demikian AFP.

Pegawai Vatikan diizinkan membeli lima karton rokok per bulan. Banyak orang Italia meminta kepada teman-teman mereka yang bekerja di Vatikan untuk membeli rokok karena di Italia pajak rokok cukup tinggi.

Juru bicara tersebut mengatakan penjualan cerutu akan terus berlanjut setidaknya untuk saat ini karena asapnya tidak dihirup.

Vatikan, sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh wilayah Roma, adalah satu dari sedikit negara bagian yang melarang merokok. Bhutan, dimana merokok dianggap tidak baik untuk karma seseorang, melarang penjualan tembakau pada tahun 2005. (afp/theindependent)

See Also

2 WNI Yang Disandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
Turki Sesalkan Veto AS Soal Yerusalem
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
Yordania Tolak Sikap Donald Trump Soal Yerusalem
Warga Korea Utara Gelar Perayaan Massal Uji Coba Rudal Hwasong 15
Mantan Penasihat Keamanan Presiden AS Didakwa Bohongi FBI Terkait Rusia
Militer Suriah Tembakkan Rudal Ke Jet Tempur Israel
Badai Hujan Dan Petir Berlanjut Di Melbourne
Warga AS Dipenjara Seumur Hidup Atas Pembunuhan Wanita Jepang
Kaisar Jepang Akihito Akan Turun Takhta 30 April 2019
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.221.412 Since: 07.04.14 | 0.7285 sec