YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Hukum

MaPolres Dharmasraya Dibakar Terduga Teroris Terkait JAD

Sunday, 12 November 2017 | View : 139

siarjustisia.com-DHARMASRAYA.

Markas Besar Kepolisian Resor (MaPolres) Dharmasraya, Jl. Lintas Sumatera Km.200, Gunung Medan, Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diserang oleh dua orang tidak dikenal yang diduga teroris pada Minggu (12/11/2017) dini hari.

Penyerangan terjadi dengan cara membakar Mapolres Dharmasraya. Seluruh bangunan Mapolres ludes terbakar. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.15 WIB.

Berdasarkan pantauan salah satu kontributor media yang berada di lokasi kejadian sejak pukul 04.00 WIB pagi, kondisi Polres Dharmasraya habis terbakar.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. menjelaskan, peristiwa terjadi dini hari Minggu (12/11/2017) sekitar pukul 02.45 WIB. Api diduga berasal dari ruangan belakang Mapolres. Personel piket SPK Mapolres Dhamasraya melihat gumpalan asap tebal. Seketika petugas coba memadamkan api sembari mencari pertolongan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di Mapolres Dharmasraya untuk memadamkan api yang masih berkobar. Saat proses pemadaman, seorang anggota polisi melihat dua orang mencurigakan membawa busur panah di dekat lokasi. Anggota polisi, terang mantan Kapolres Klaten Polda Jateng Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. langsung melakukan pengepungan.

Kedua orang berbaju hitam itu coba melawan dengan melesatkan sejumlah anak panah. Polisi sempat memberi tembakan peringatan agar keduanya menyerah, namun mereka bergeming. Polres Dharmasraya Sumatera Barat memastikan serangan dan aksi pembakaran terkait dengan aksi terorisme. Indikasi tersebut diperkuat dengan ditemukannya simbol-simbol kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) di jasad kedua pelaku yang dilumpuhkan petugas.

Kedua pelaku tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan saat ini telah dilarikan ke RSUD Sungai Dareh, Jl. Lintas Tengah Sumatera Km.1, Empat Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Badan Intelijen Negara (BIN) menilai aksi pembakaran dan serangan di Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat, dilakukan secara terstruktur dan terencana. Ada jaringan besar yang mengendalikan aksi mereka.

Badan Intelijen Negara (BIN) menduga pembakar dan penyerang Mapolres Dharmasraya Sumatera Barat mengarah ke Jaringan Ansharut Daulah (JAD). Jaringan JAD diketahui berbaiat dengan kelompok bersenjata teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS).

"Kalau melihat gerakannya mengarah ke JAD. Nanti akan pendalaman khusus pihak berwajib," kata Direktur Informasi dan Komunikasi Publik BIN Wawan Purwanto saat dihubungi, Minggu (12/11/2017).

Dugaan keterkaitan pelaku dengan JAD, diindikasikan dengan ditemukannya simbol-simbol kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) dari jasad pelaku yang dilumpuhkan petugas. Ditambah pola serangan teror yang menjadikan aparat keamanan sebagai terget utama. 

Direktur Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto mengatakan penyerangan di Mapolres Dharmasraya sudah disiapkan dengan matang. Aksi ini berbeda dengan serangan yang didasarkan kehendak sendiri dan individual.

"Dia pasti tidak sendiri, pasti ada yang mengendalikan kalau lone wolf cenderung sendiri. Mereka fight sendiri dan bergerak sendiri. Kalau lihat dari gerakan dia, yang pasti pengamatan lebih dulu," kata Wawan Purwanto saat dihubungi, Minggu (12/11/2017).

Pelaku terlihat memanfaatkan kelengahan petugas dengan melakukan serangan pada dini hari. Wawan Purwanto menyebut, Sumatera Barat bukan target khusus buat pelaku penyerangan. Serangan dilakukan secara acak berdasarkan pehitungan dan persiapan yang matang. "Ini memang jadi catatan tersendiri diwaspadai di wilayah lain. Dan memang kepolisian memang menjadi target. Mereka terus lakukan upaya penyerangan secara sistematis," jelas Wawan Purwanto.

"Mereka akan memutar wilayah mana yang mereka anggap memungkinkan setelah dipelajari sedemikan rupa untuk jam dan hari Hnya. Target itu bisa plan A, plan B dan plan C. Tampaknya ini pasti ada tim yang merencanakan dibalik ini semua," pungkas Wawan Purwanto.

See Also

Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.175.554 Since: 07.04.14 | 0.6343 sec