YouTube Facebook Twitter RSS
15 Dec 2018, 0

Hukum

MaPolres Dharmasraya Dibakar Terduga Teroris Terkait JAD

Sunday, 12 November 2017 | View : 217

siarjustisia.com-DHARMASRAYA.

Markas Besar Kepolisian Resor (MaPolres) Dharmasraya, Jl. Lintas Sumatera Km.200, Gunung Medan, Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diserang oleh dua orang tidak dikenal yang diduga teroris pada Minggu (12/11/2017) dini hari.

Penyerangan terjadi dengan cara membakar Mapolres Dharmasraya. Seluruh bangunan Mapolres ludes terbakar. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.15 WIB.

Berdasarkan pantauan salah satu kontributor media yang berada di lokasi kejadian sejak pukul 04.00 WIB pagi, kondisi Polres Dharmasraya habis terbakar.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. menjelaskan, peristiwa terjadi dini hari Minggu (12/11/2017) sekitar pukul 02.45 WIB. Api diduga berasal dari ruangan belakang Mapolres. Personel piket SPK Mapolres Dhamasraya melihat gumpalan asap tebal. Seketika petugas coba memadamkan api sembari mencari pertolongan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di Mapolres Dharmasraya untuk memadamkan api yang masih berkobar. Saat proses pemadaman, seorang anggota polisi melihat dua orang mencurigakan membawa busur panah di dekat lokasi. Anggota polisi, terang mantan Kapolres Klaten Polda Jateng Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. langsung melakukan pengepungan.

Kedua orang berbaju hitam itu coba melawan dengan melesatkan sejumlah anak panah. Polisi sempat memberi tembakan peringatan agar keduanya menyerah, namun mereka bergeming. Polres Dharmasraya Sumatera Barat memastikan serangan dan aksi pembakaran terkait dengan aksi terorisme. Indikasi tersebut diperkuat dengan ditemukannya simbol-simbol kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) di jasad kedua pelaku yang dilumpuhkan petugas.

Kedua pelaku tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan saat ini telah dilarikan ke RSUD Sungai Dareh, Jl. Lintas Tengah Sumatera Km.1, Empat Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Badan Intelijen Negara (BIN) menilai aksi pembakaran dan serangan di Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat, dilakukan secara terstruktur dan terencana. Ada jaringan besar yang mengendalikan aksi mereka.

Badan Intelijen Negara (BIN) menduga pembakar dan penyerang Mapolres Dharmasraya Sumatera Barat mengarah ke Jaringan Ansharut Daulah (JAD). Jaringan JAD diketahui berbaiat dengan kelompok bersenjata teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS).

"Kalau melihat gerakannya mengarah ke JAD. Nanti akan pendalaman khusus pihak berwajib," kata Direktur Informasi dan Komunikasi Publik BIN Wawan Purwanto saat dihubungi, Minggu (12/11/2017).

Dugaan keterkaitan pelaku dengan JAD, diindikasikan dengan ditemukannya simbol-simbol kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) dari jasad pelaku yang dilumpuhkan petugas. Ditambah pola serangan teror yang menjadikan aparat keamanan sebagai terget utama. 

Direktur Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto mengatakan penyerangan di Mapolres Dharmasraya sudah disiapkan dengan matang. Aksi ini berbeda dengan serangan yang didasarkan kehendak sendiri dan individual.

"Dia pasti tidak sendiri, pasti ada yang mengendalikan kalau lone wolf cenderung sendiri. Mereka fight sendiri dan bergerak sendiri. Kalau lihat dari gerakan dia, yang pasti pengamatan lebih dulu," kata Wawan Purwanto saat dihubungi, Minggu (12/11/2017).

Pelaku terlihat memanfaatkan kelengahan petugas dengan melakukan serangan pada dini hari. Wawan Purwanto menyebut, Sumatera Barat bukan target khusus buat pelaku penyerangan. Serangan dilakukan secara acak berdasarkan pehitungan dan persiapan yang matang. "Ini memang jadi catatan tersendiri diwaspadai di wilayah lain. Dan memang kepolisian memang menjadi target. Mereka terus lakukan upaya penyerangan secara sistematis," jelas Wawan Purwanto.

"Mereka akan memutar wilayah mana yang mereka anggap memungkinkan setelah dipelajari sedemikan rupa untuk jam dan hari Hnya. Target itu bisa plan A, plan B dan plan C. Tampaknya ini pasti ada tim yang merencanakan dibalik ini semua," pungkas Wawan Purwanto.

See Also

KPK Tetapkan Mantan Pejabat Kemendagri Tersangka Korupsi 2 Gedung IPDN
KPK Pelajari Pengajuan JC Budi Mulya
Kemendes Didorong Bentuk Sekretariat Bersama Penanganan Masalah Dana Desa
Kapolri Kukuhkan Polda DIY Jadi Tipe A
KPK Periksa Petinggi Anak Usaha PT. PLN (Persero)
KPK Periksa Corporate Communication PT. PLN (Persero)
KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.098.471 Since: 07.04.14 | 0.616 sec