YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Hukum

MaPolres Dharmasraya Dibakar Terduga Teroris Terkait JAD

Sunday, 12 November 2017 | View : 177

siarjustisia.com-DHARMASRAYA.

Markas Besar Kepolisian Resor (MaPolres) Dharmasraya, Jl. Lintas Sumatera Km.200, Gunung Medan, Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diserang oleh dua orang tidak dikenal yang diduga teroris pada Minggu (12/11/2017) dini hari.

Penyerangan terjadi dengan cara membakar Mapolres Dharmasraya. Seluruh bangunan Mapolres ludes terbakar. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.15 WIB.

Berdasarkan pantauan salah satu kontributor media yang berada di lokasi kejadian sejak pukul 04.00 WIB pagi, kondisi Polres Dharmasraya habis terbakar.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. menjelaskan, peristiwa terjadi dini hari Minggu (12/11/2017) sekitar pukul 02.45 WIB. Api diduga berasal dari ruangan belakang Mapolres. Personel piket SPK Mapolres Dhamasraya melihat gumpalan asap tebal. Seketika petugas coba memadamkan api sembari mencari pertolongan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di Mapolres Dharmasraya untuk memadamkan api yang masih berkobar. Saat proses pemadaman, seorang anggota polisi melihat dua orang mencurigakan membawa busur panah di dekat lokasi. Anggota polisi, terang mantan Kapolres Klaten Polda Jateng Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. langsung melakukan pengepungan.

Kedua orang berbaju hitam itu coba melawan dengan melesatkan sejumlah anak panah. Polisi sempat memberi tembakan peringatan agar keduanya menyerah, namun mereka bergeming. Polres Dharmasraya Sumatera Barat memastikan serangan dan aksi pembakaran terkait dengan aksi terorisme. Indikasi tersebut diperkuat dengan ditemukannya simbol-simbol kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) di jasad kedua pelaku yang dilumpuhkan petugas.

Kedua pelaku tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan saat ini telah dilarikan ke RSUD Sungai Dareh, Jl. Lintas Tengah Sumatera Km.1, Empat Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Badan Intelijen Negara (BIN) menilai aksi pembakaran dan serangan di Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat, dilakukan secara terstruktur dan terencana. Ada jaringan besar yang mengendalikan aksi mereka.

Badan Intelijen Negara (BIN) menduga pembakar dan penyerang Mapolres Dharmasraya Sumatera Barat mengarah ke Jaringan Ansharut Daulah (JAD). Jaringan JAD diketahui berbaiat dengan kelompok bersenjata teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS).

"Kalau melihat gerakannya mengarah ke JAD. Nanti akan pendalaman khusus pihak berwajib," kata Direktur Informasi dan Komunikasi Publik BIN Wawan Purwanto saat dihubungi, Minggu (12/11/2017).

Dugaan keterkaitan pelaku dengan JAD, diindikasikan dengan ditemukannya simbol-simbol kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) dari jasad pelaku yang dilumpuhkan petugas. Ditambah pola serangan teror yang menjadikan aparat keamanan sebagai terget utama. 

Direktur Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto mengatakan penyerangan di Mapolres Dharmasraya sudah disiapkan dengan matang. Aksi ini berbeda dengan serangan yang didasarkan kehendak sendiri dan individual.

"Dia pasti tidak sendiri, pasti ada yang mengendalikan kalau lone wolf cenderung sendiri. Mereka fight sendiri dan bergerak sendiri. Kalau lihat dari gerakan dia, yang pasti pengamatan lebih dulu," kata Wawan Purwanto saat dihubungi, Minggu (12/11/2017).

Pelaku terlihat memanfaatkan kelengahan petugas dengan melakukan serangan pada dini hari. Wawan Purwanto menyebut, Sumatera Barat bukan target khusus buat pelaku penyerangan. Serangan dilakukan secara acak berdasarkan pehitungan dan persiapan yang matang. "Ini memang jadi catatan tersendiri diwaspadai di wilayah lain. Dan memang kepolisian memang menjadi target. Mereka terus lakukan upaya penyerangan secara sistematis," jelas Wawan Purwanto.

"Mereka akan memutar wilayah mana yang mereka anggap memungkinkan setelah dipelajari sedemikan rupa untuk jam dan hari Hnya. Target itu bisa plan A, plan B dan plan C. Tampaknya ini pasti ada tim yang merencanakan dibalik ini semua," pungkas Wawan Purwanto.

See Also

KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.614.268 Since: 07.04.14 | 0.605 sec