YouTube Facebook Twitter RSS
19 Oct 2018, 0

Hukum

KPK Kembali Periksa Ade Komarudin Sebagai Saksi

Wednesday, 22 November 2017 | View : 93

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Ketua DPR RI yang juga politisi Partai Golongan Karya (Golkar) DR. H. Ade Komarudin, M.H. (Akom).

Dia akan dimintai keterangan untuk penyidikan tersangka Ketua DPR RI, Setya Novanto. Akom sebagai saksi untuk tersangka Ketua Umum Partai Golkar Drs. Setya Novanto, Ak. dalam penyidikan perkara korupsi dalam pengadaan KTP-elektronik.

Politikus Partai Golkar sekaligus mantan Ketua DPR RI, Ade Komarudin, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus korupsi proyek e-KTP, Rabu (22/11/2017).

Akom tiba di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2017) sekitar pukul 10.45 WIB. Pria yang karib disapa Akom terpantau hadir mengenakan kemeja batik lengan pendek di markas Agus Rahardjo Cs. Kepada awak media, Akom mengaku siap diperiksa KPK. "Saya hanya memenuhi undangan panggilan KPK," kata Akom di kantor KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2017).

Dikonfirmasi lebih jauh, Akom belum mau berspekulasi soal apa yang akan ditanyai penyidik. Dia berdalih akan meladeni wartawan usai menjalani pemeriksaan. "Nanti saja ya, setelah keluar," ujar Akom lalu masuk kantor antirasuah tersebut.

Sebelum Akom datang, mantan Bos PT. Gunung Agung Made Oka Masagung lebih dulu tiba memenuhi panggilan penyidik KPK. Made Oka Masagung yang diduga menampung uang proyek e-KTP itu, bungkam saat ditanya para pewarta mengenai pemeriksaan hari ini.

Di hari bersamaan, Plt Sekretaris Jenderal DPR RI Damayanti juga telah memenuhi panggilan penyidik. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan bahwa ketiganya diperiksa selaku saksi dalam perkara yang menjerat Setya Novanto.

Selain Akom, Plt Sekretaris Jenderal DPR RI Damayanti dan Made Oka Masagung, pengusaha sekaligus mantan bos PT. Gunung Agung, juga memenuhi panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan dalam penyidikan kasus KTP-e dengan tersangka Setya Novanto menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah. "Hari ini dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk penyidikan kasus e-KTP dengan tersangka SN yaitu, Made Oka, Ade Komarudin dan Damayanti," kata Febri Diansyah melalui pesan singkatnya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, setelah penahanan Setya Novanto, penyidik terus menggali informasi mengenai peran Setya Novanto dalam proyek pengadaan KTP-e dan juga memperkuat konstruksi hukum kasus korupsi itu.

KPK untuk kedua kalinya menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi KTP-e pada Jumat (10/11/2017). Saat ini Setya Novanto telah ditahan di di Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK. (ant/viv/jos)

See Also

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.782.544 Since: 07.04.14 | 0.6052 sec