YouTube Facebook Twitter RSS
25 May 2019, 0

Internasional

China Serukan Perundingan AS Dengan Korea Utara

Tuesday, 21 November 2017 | View : 195

siarjustisia.com-BEIJING.

China pada Selasa (21/11/2017) mengatakan bahwa "lebih banyak yang harus dilakukan" untuk menyelesaikan krisis nuklir Korea Utara (Korut) melalui dialog setelah Amerika Serikat (AS) kembali menyebut Pyongyang sebagai negara yang mendukung terorisme.

"Kami masih berharap semua pihak terkait dapat berkontribusi untuk meredakan ketegangan, bahwa pihak-pihak terkait dapat melanjutkan pembicaraan dan (mengadopsi) jalur yang benar untuk menyelesaikan masalah semenanjung Korea melalui dialog dan konsultasi. Lebih banyak yang harus dilakukan dalam hal itu," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lu Kang dalam pengarahan regulernya.

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 Donald John Trump menyatakan bahwa Korea Utara merupakan negara pendukung terorisme meski menteri luar negerinya  mengatakan Washington masih berharap perundingan nuklir akan dilanjutkan dengan rezim Kim Jong-un untuk mengakhiri program nuklirnya.

Presiden AS ke-45, Donald John Trump menjanjikan sanksi lebih luas terhadap Pyongyang setelah memasukkan Korea Utara ke daftar hitam negara pendukung terorisme yang sebelumnya dipimpin oleh Iran dan Suriah, demikian menurut siaran kantor berita AFP. (afp)

See Also

Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.842.834 Since: 07.04.14 | 0.5827 sec