YouTube Facebook Twitter RSS
22 Jun 2018, 0

Internasional

China Serukan Perundingan AS Dengan Korea Utara

Tuesday, 21 November 2017 | View : 76

siarjustisia.com-BEIJING.

China pada Selasa (21/11/2017) mengatakan bahwa "lebih banyak yang harus dilakukan" untuk menyelesaikan krisis nuklir Korea Utara (Korut) melalui dialog setelah Amerika Serikat (AS) kembali menyebut Pyongyang sebagai negara yang mendukung terorisme.

"Kami masih berharap semua pihak terkait dapat berkontribusi untuk meredakan ketegangan, bahwa pihak-pihak terkait dapat melanjutkan pembicaraan dan (mengadopsi) jalur yang benar untuk menyelesaikan masalah semenanjung Korea melalui dialog dan konsultasi. Lebih banyak yang harus dilakukan dalam hal itu," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lu Kang dalam pengarahan regulernya.

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 Donald John Trump menyatakan bahwa Korea Utara merupakan negara pendukung terorisme meski menteri luar negerinya  mengatakan Washington masih berharap perundingan nuklir akan dilanjutkan dengan rezim Kim Jong-un untuk mengakhiri program nuklirnya.

Presiden AS ke-45, Donald John Trump menjanjikan sanksi lebih luas terhadap Pyongyang setelah memasukkan Korea Utara ke daftar hitam negara pendukung terorisme yang sebelumnya dipimpin oleh Iran dan Suriah, demikian menurut siaran kantor berita AFP. (afp)

See Also

Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.162.912 Since: 07.04.14 | 0.5885 sec