YouTube Facebook Twitter RSS
17 Jul 2019, 0

Hukum

Polda Metro Jaya Akan Gelar Perkara Kasus Kecelakaan Setya Novanto

Friday, 24 November 2017 | View : 198

siarjustisia.com-JAKARTA.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, bakal melakukan gelar perkara kembali terkait kasus kecelakaan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO yang dikemudikan Hilman Mattauch dan ditumpangi Setya Novanto, di Jalan Permata Berlian, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Drs. Halim Paggara mengatakan, penyidik masih menyusun berkas perkara pengemudi Toyota Fortuner atas nama Hilman Mattauch yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait peristiwa kecelakaan itu. Rencananya penyidik akan melakukan gelar perkara kembali, karena masih membutuhkan keterangan dari pihak Agen Pemegang Merk (APM) Toyota soal mengapa airbag tidak keluar.

"Saya belum tahu (kapan berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan). Kita mau gelar perkara dulu. Karena masih ada keterangan dari APM yang belum kita dapatkan. Janjinya hari Sabtu," papar mantan Analis Kebijakan Madya Jianstra SOPS Polri, Kombes Pol. Drs. Halim Paggara, Jumat (24/11).

Dikatakan, penyidik juga akan berkoordinasi dengan instansi lain seperti kejaksaan dalam gelar perkara. "Ini kita mau gelar perkara lagi, apakah masuk unsur-unsurnya atau tidak," ungkapnya.

Menurutnya, penyidik tidak melakukan penahanan terhadap tersangka Hilman Mattauch. Namun, yang bersangkutan wajib lapor dua kali dalam satu pekan hingga pelimpahan berkas perkara ke kejaksaan.

"Sampai pelimpahan berkas. Kalau berkas sudah siap (P21), inisial H (Hilman) ini dan barang bukti kita limpahkan ke kejaksaan," katanya.

Ia menambahkan, penyidik juga sudah memeriksa satu rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Namun, CCTV itu hanya merekam pergerakan pada saat mobil melintas.

"Iya CCTV hanya monitor pergerakan kendaraan, tidak sampai terjadinya tabrakan, naik ke trotoar, tabrak pohon dan tiang PJU (penerangan jalan umum). Jadi saat melintas saja," tandas mantan Analis Kebijakan Madya Jianstra SOPS Polri, Kombes Pol. Halim Paggara. (bs)

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.097.540 Since: 07.04.14 | 0.5552 sec