YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Nusantara

Presiden Joko Widodo Jalani Prosesi Adat Batak Mandailing

Saturday, 25 November 2017 | View : 64

siarjustisia.com-MEDAN.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" dan Ibu Negara Iriana Jokowi melakukan prosesi adat Manortor sesi ke-3 pada Sabtu (25/11/2017), saat mengikuti rangkaian acara pesta adat dalam rangka ngunduh mantu pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di lokasi dengan mengenakan jas biru gelap dan sarung merah didampingi Iriana Jokowi yang tampil mengenakan kebaya merah, kerudung merah dan songket oranye. 

Manortor merupakan prosesi tarian sebagai bentuk kegembiraan dan penghormatan kepada Tuhan, leluhur, raja-raja, serta keluarga Kahiyang dan Bobby hingga tujuh tingkatan di atas mereka.

Kahiyang Ayu, putri Presiden Joko Widodo yang menikah dengan Bobby Afif Nasution dan resmi menyandang marga Siregar.

Kepala Negara Jokowi dan Iriana disambut oleh perwakilan keluarga dan diberikan penjelasan singkat mengenai prosesi adat yang akan dilakukan. Keduanya kemudian diberikan 5 tanda mata yaitu yang sirih, gambir, soda, pinang, dan tembakau.

Di belakang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana, tampak kakak Kahiyang, Gibran Rakabuming beserta istrinya, Selvi Ananda beserta anak mereka, Jan Ethes Srinanrendra. Mereka melalukan prosesi hingga menuju pintu paradaton. 

Di pintu paradaton, mantan Wali Kota Surakarta tersebut Jokowi dan Iriana diberikan ulos oleh tiga raja adat, Mandailing, Nasution, dan Lubis.

Pemberian ulos ini juga sebagai tanda keluarga Jokowi sudah menjadi bagian dari keluarga Siregar karena Kahiyang resmi menjadi istri Bobby Nasution.

Saat diberikan ulos, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut Jokowi dan Iriana disematkan kain ulos dan dijelaskan makna dari kain tersebut.

Pihak keluarga Nasution kemudian memberikan sambutan singkat dengan bahasa Batak dan diakhiri dengan `horas` tiga kali.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) lalu masuk ke tempat pernikahan dan duduk diapit oleh perwakilan keluarga Siregar.

Sebelumnya, sudah dilakukan serangkaian adat Mandailing seperti manotor I dan II dan penyembelihan kerbau. (ant)

See Also

Basarnas Telah Mengetahui Lokasi Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Radius Pencarian Korban KM Sinar Bangun Diperluas
Kementerian Sosial Sediakan Logistik Untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun
Kecelakaan Tragis Mobil Menabrak Baja Pembatas Jalan
Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara
Nahkoda KM Sinar Bangun Diamankan
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas Dalam Apel Pengecekan Personel Jelang Pilkada
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Kedalaman Danau Toba
Kodim 0716/Demak Gelar Apel Pengecekan Usai Cuti Lebaran
Arus Balik Di Jalan Arteri Karawang Padat Merayap
Daftar Korban Hilang KM Sinar Bangun
Mendagri Lantik Plt Gubernur Jawa Barat
Jasad Seorang Wanita Ditemukan Dalam Perut Ular Sanca
Perempuan Ditelan Ular Sanca
Kronologi Perempuan Tewas Dimakan Ular
Truk Sampah Dinas LH DKI Hampir Jatuh Dari Jalan Tol Layang
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, Koramil 01/Demak Buat Jamban Sehat
Babinsa Koramil 02/Bonang Bantu Bagikan Sembako Saat Jelang Lebaran
Koramil 02/Bonang Bersama FKU Dan Umaroh Bersinergi Ciptakan Kebaikan Dan Kedamaian
Prajurit Kodim 0716/Demak Tes Urine Secara Acak
Babinsa Terus Dampingi Petani Saat Pengubinan
Tausiyah Gus Ghofur Dalam Peringatan Nuzulul Quran Di UMK
Danramil 05/Mijen Tekankan Pentingnya Membaca Dan Mengamalkan Al-Quran Dalam Kehidupan Sehari-hari
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.176.214 Since: 07.04.14 | 0.5928 sec