YouTube Facebook Twitter RSS
12 Dec 2018, 0

Hukum

Setya Novanto Diperiksa Sebagai Saksi Untuk Tersangka Anang Sugiana Sudihardjo

Saturday, 25 November 2017 | View : 897

siarjustisia.com-JAKARTA.

Ketua DPR RI non aktif, Drs. Setya Novanto, Ak. tidak berkomentar banyak usai diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) KTP-elektronik dengan tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

Mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 tersebut, Setya Novanto hanya mengeluarkan satu kata ketika ditanya dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka siapa. "Anang," jawab Setya Novanto singkat seusai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta SelatanJumat (24/11/2017).

Anang Sugiana Sudihardjo adalah Direktur Utama PT. Quadra Solution.

Selanjutnya, Setya Novanto yang diperiksa sekitar tiga setengah jam memilih bungkam dan langsung masuk mobil tahanan KPK yang telah menunggunya.

Politikus Golkar kelahiran Bandung pada 12 November 1955 tersebut, Setya Novanto telah ditahan Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi tepat di belakang Gedung KPK, Jakarta.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sedianya memeriksa Dwina Michaella yang merupakan anak Setya Novanto sebagai saksi, juga untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

"Belum ada informasi, kami tunggu sampai dengan jam kerja di hari ini," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Fredrich Yunadi, kuasa hukum Setya Novanto, menyatakan Dwina Michaella tidak dapat hadir karena surat pemanggilan belum diterima oleh yang bersangkutan.

Sebelumnya, KPK juga berencana memeriksa Rheza Herwindo, yang juga anak Setya Novanto pada Kamis (23/11/2017).

Namun, dia juga tidak hadir memenuhi panggilan penyidik dan tidak mengungkapkan alasan ketidakhadirannya.

Anang Sugiana Sudihardjo ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP pada 27 September 2017. Perusahaannya, PT. Quadra Solution, adalah  salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) sebagai pelaksana proyek KTP-elektronik yang terdiri dari Perum Percetakan Negara Republik Indonesia/PNRI, PT. LEN Industri (Persero), PT. Quadra Solution, PT. Superintending Company of Indonesia/Sucofindo (Persero), dan PT. Sandipala Artha Putra. (ant)

See Also

KPK Tetapkan Mantan Pejabat Kemendagri Tersangka Korupsi 2 Gedung IPDN
KPK Pelajari Pengajuan JC Budi Mulya
Kemendes Didorong Bentuk Sekretariat Bersama Penanganan Masalah Dana Desa
Kapolri Kukuhkan Polda DIY Jadi Tipe A
KPK Periksa Petinggi Anak Usaha PT. PLN (Persero)
KPK Periksa Corporate Communication PT. PLN (Persero)
KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.079.245 Since: 07.04.14 | 0.4035 sec