YouTube Facebook Twitter RSS
23 Jul 2018, 0

Hukum

Setya Novanto Diperiksa Sebagai Saksi Untuk Tersangka Anang Sugiana Sudihardjo

Saturday, 25 November 2017 | View : 843

siarjustisia.com-JAKARTA.

Ketua DPR RI non aktif, Drs. Setya Novanto, Ak. tidak berkomentar banyak usai diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) KTP-elektronik dengan tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

Mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 tersebut, Setya Novanto hanya mengeluarkan satu kata ketika ditanya dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka siapa. "Anang," jawab Setya Novanto singkat seusai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta SelatanJumat (24/11/2017).

Anang Sugiana Sudihardjo adalah Direktur Utama PT. Quadra Solution.

Selanjutnya, Setya Novanto yang diperiksa sekitar tiga setengah jam memilih bungkam dan langsung masuk mobil tahanan KPK yang telah menunggunya.

Politikus Golkar kelahiran Bandung pada 12 November 1955 tersebut, Setya Novanto telah ditahan Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi tepat di belakang Gedung KPK, Jakarta.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sedianya memeriksa Dwina Michaella yang merupakan anak Setya Novanto sebagai saksi, juga untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

"Belum ada informasi, kami tunggu sampai dengan jam kerja di hari ini," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Fredrich Yunadi, kuasa hukum Setya Novanto, menyatakan Dwina Michaella tidak dapat hadir karena surat pemanggilan belum diterima oleh yang bersangkutan.

Sebelumnya, KPK juga berencana memeriksa Rheza Herwindo, yang juga anak Setya Novanto pada Kamis (23/11/2017).

Namun, dia juga tidak hadir memenuhi panggilan penyidik dan tidak mengungkapkan alasan ketidakhadirannya.

Anang Sugiana Sudihardjo ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP pada 27 September 2017. Perusahaannya, PT. Quadra Solution, adalah  salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) sebagai pelaksana proyek KTP-elektronik yang terdiri dari Perum Percetakan Negara Republik Indonesia/PNRI, PT. LEN Industri (Persero), PT. Quadra Solution, PT. Superintending Company of Indonesia/Sucofindo (Persero), dan PT. Sandipala Artha Putra. (ant)

See Also

Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.311.321 Since: 07.04.14 | 0.6084 sec