YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Hukum

Setya Novanto Diperiksa Sebagai Saksi Untuk Tersangka Anang Sugiana Sudihardjo

Saturday, 25 November 2017 | View : 16

siarjustisia.com-JAKARTA.

Ketua DPR RI non aktif, Drs. Setya Novanto, Ak. tidak berkomentar banyak usai diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) KTP-elektronik dengan tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

Mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 tersebut, Setya Novanto hanya mengeluarkan satu kata ketika ditanya dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka siapa. "Anang," jawab Setya Novanto singkat seusai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta SelatanJumat (24/11/2017).

Anang Sugiana Sudihardjo adalah Direktur Utama PT. Quadra Solution.

Selanjutnya, Setya Novanto yang diperiksa sekitar tiga setengah jam memilih bungkam dan langsung masuk mobil tahanan KPK yang telah menunggunya.

Politikus Golkar kelahiran Bandung pada 12 November 1955 tersebut, Setya Novanto telah ditahan Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi tepat di belakang Gedung KPK, Jakarta.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sedianya memeriksa Dwina Michaella yang merupakan anak Setya Novanto sebagai saksi, juga untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

"Belum ada informasi, kami tunggu sampai dengan jam kerja di hari ini," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Fredrich Yunadi, kuasa hukum Setya Novanto, menyatakan Dwina Michaella tidak dapat hadir karena surat pemanggilan belum diterima oleh yang bersangkutan.

Sebelumnya, KPK juga berencana memeriksa Rheza Herwindo, yang juga anak Setya Novanto pada Kamis (23/11/2017).

Namun, dia juga tidak hadir memenuhi panggilan penyidik dan tidak mengungkapkan alasan ketidakhadirannya.

Anang Sugiana Sudihardjo ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP pada 27 September 2017. Perusahaannya, PT. Quadra Solution, adalah  salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) sebagai pelaksana proyek KTP-elektronik yang terdiri dari Perum Percetakan Negara Republik Indonesia/PNRI, PT. LEN Industri (Persero), PT. Quadra Solution, PT. Superintending Company of Indonesia/Sucofindo (Persero), dan PT. Sandipala Artha Putra. (ant)

See Also

Berkas First Travel Dilimpahkan Ke Kejari Depok
Bareskrim Mabes Polri Bekuk Pembuat Dan Pengedar Uang Palsu
BNN Telusuri Keterlibatan Oknum Aparat Dalam Produksi PCC Di Sejumlah Daerah
BNN Sita 13 Juta Pil PCC Di Semarang
Operasi Pabrik PCC, BNN Endus Keterlibatan Oknum Aparat
KPK Terima Pengembalian Uang Suap APBD Jambi
KPK Geledah Kantor Gubernur Jambi Zumi Zola
Andi Narogong Berjanji Kembalikan Keuntungan Dari Korupsi E-KTP
Kejutan Pernyataan Andi Narogong Soal Proyek E-KTP
KPK Ajukan Kasasi Putusan Banding Terdakwa E-KTP Irman-Sugiharto
KPK Geledah Tiga Lokasi Kasus Suap Pengesahan RAPBD Jambi 2018
KPK Akan Limpahkan Berkas Setya Novanto Pekan Depan
Polrestro Jakarta Selatan Tetapkan Ahmad Dhani Sebagai Tersangka
OTT Anggota DPRD Dan Pejabat Pemprov Jambi Terkait APBD 2018
KPK Amankan 10 Orang Terkait OTT Anggota DPRD Jambi
KPK Tangkap Tangan Pejabat Dan Anggota DPRD Jambi
Dua Sketsa Wajah Ciri-Ciri Penyerang Novel Baswedan Dirilis Polda Metro Jaya
KPK Harap Identitas Penyerang Novel Baswedan Segera Diketahui
Polda Metro Jaya Rilis Dua Sketsa Diduga Penyerang Novel Baswedan
Polda Metro Jaya Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Dokter Ryan Helmi
KPK Akan Periksa Setya Novanto Sebagai Tersangka
Istri Setya Novanto Dicekal
Dugaan Korupsi Buku Perpustakaan SD Di Sampang Mulai Diproses Kejati Jatim
Pasangan Kekasih Cikupa Yang Ditelanjangi Sudah Bertunangan Dan Akan Menikah
KPK Tahan Bos Peserta Lelang E-KTP
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.006.066 Since: 07.04.14 | 0.6815 sec