YouTube Facebook Twitter RSS
23 Jul 2018, 0

Internasional

Mesir Buru Pelaku Teror Di Masjid Sinai

Saturday, 25 November 2017 | View : 199
Tags : Isis, Mesir, Sinai

siarjustisia.com-KAIRO.

Militer Mesir tengah memburu para pelaku teror di Masjid Al-Rawdah, di Bir al-Abed, Kota El-Arish, Sinai Utara, Semenanjung Sinai, Mesir, yang menewaskan 235 orang.

Pihak militer menyisir kawasan yang menjadi lokasi teror paling mematikan di Mesir ini.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (25/11/2017), sumber militer Mesir menyebut pihaknya meluncurkan perburuan besar-besaran untuk mencari para pelaku serangan teror di Masjid Al-Rawdah di Bir al-Abed, Sinai Utara, Mesir itu. Teror itu terjadi pada Jumat (24/11/2017) saat para jemaah baru menunaikan salat Jumat.

Kantor Jaksa setempat menyebut sejauh ini korban tewas mencapai 235 orang dan 109 orang lainnya mengalami luka-luka.

Sejumlah saksi mata menyebut pelaku serangan ini adalah puluhan orang. Magdy Rizk yang mengalami luka-luka akibat serangan itu, menuturkan kepada AFP bahwa pelaku serangan berjumlah sekitar 10-20 orang. Magdy Rizk juga menyebut para pelaku memakai seragam militer dan penutup wajah.

Saksi mata lainnya yang bernama Mohamed menuturkan kepada Reuters bahwa pelaku berjumlah 40 orang, yang membentuk formasi di luar Masjid dengan menumpangi sejumlah mobil jeeps dan melepas tembakan segala arah.

Serangan berawal saat sebuah bom meledak di kompleks Masjid usai salat Jumat diakhiri. Para pelaku yang membawa senapan otomatis melepas tembakan ke arah jemaah Masjid yang berlarian keluar Masjid. Tidak hanya itu, pelaku juga menabrak orang-orang dengan kendaraannya.

Pelaku juga membakar kendaraan milik para jemaah dan menjadikannya sebagai barikade untuk mencegah orang dari luar Masjid masuk ke dalam.

Beberapa saat usai serangan itu, sejumlah jet tempur milik Angkatan Udara Mesir menyerbu dan menghancurkan kendaraan yang digunakan para pelaku. Jet tempur Mesir itu menyerang sejumlah lokasi 'teroris' yang menjadi tempat penyimpanan senjata dan amunisi.

"Pesawat menghancurkan sejumlah kendaraan yang digunakan serangan," ucap juru bicara militer Mesir, Tamer el-Refai, dalam pernyataannya.

Belum ada pihak maupun kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Namun bentuk serangan ini memiliki ciri khas mirip serangan-serangan yang didalangi kelompok radikal militan teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS).

Masjid Al-Rawdah merupakan tempat kelahiran ulama Sufi terkenal, Sheikh Eid Al-Jariri, yang disebut sebagai pendiri Sufisme di Semenanjung Sinai, Mesir. Sufisme merupakan cabang ajaran Islam yang oleh sejumlah kalangan muslim ultra-ortodoks dianggap sesat.

Dilaporkan saluran berita Arabiya, seperti dilansir Reuters, bahwa kelompok militan teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) menjadikan penganut Sufi sebagai target karena mereka memuja tokoh suci dan kuil-kuil, yang oleh kelompok militan teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) disebut mengarah pada pemujaan berhala. Awal tahun ini, kelompok militan teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) memposting video pemenggalan dua penganut Sufi di Sinai, dengan menuding mereka mempraktikkan ilmu sihir.

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi telah bersumpah akan membalas serangan itu secara brutal. Presiden Abdel Fattah Al-Sisi juga menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari untuk menghormati para korban serangan yang disebut aksi teror itu. (afp/reuters/arabiya/cnn)

See Also

Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.311.312 Since: 07.04.14 | 0.6295 sec