YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Internasional

Perlintasan Perbatasan Mesir-Gaza Batal Dibuka

Saturday, 25 November 2017 | View : 16
Tags : Gaza, Mesir

siarjustisia.com-KAIRO.

Perlintasan perbatasan antara Jalur Gaza dengan Mesir akan tetap ditutup usai serangan teror di Masjid Al-Rawdah di Bir al-Abed, Kota El-Arish, Sinai Utara, Mesir yang menewaskan 235 orang. Perlintasan perbatasan itu seharusnya dibuka kembali pada Sabtu (25/11/2017) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (25/11/2017), penutupan perlintasan itu akan tetap dilakukan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Aksi penembakan dan ledakan bom di Masjid Al-Rawdah di Bir al-Abed, Sinai Utara, Semenanjung Sinai, Mesir, menewaskan 235 orang dan melukai 109 orang lainnya. 

Perlintasan perbatasan Rafah yang menghubungkan Gaza dengan Mesir seharusnya dibuka kembali pada Sabtu (25/11/2017) ini, untuk tiga hari ke depan. Namun seorang pejabat di Gaza yang enggan disebut namanya menyatakan perlintasan perbatasan Rafah akan tetap ditutup. 
  "Pihak Mesir memberitahukan kepada kami bahwa Rafah tidak akan dibuka pada Sabtu (25/11/2017) karena peristiwa tragis di Sinai Utara," sebut pejabat tersebut. 

Pada Sabtu (18/11/2017) pekan lalu, perlintasan perbatasan Rafah dibuka selama tiga hari untuk pertama kalinya sejak kendali atas perlintasan perbatasan diserahkan dari Hamas kepada Otoritas Palestina pada 1 November. 

Perlintasan perbatasan itu ditutup sejak Agustus lalu. Pembukaan perlintasan itu akan memberikan akses bagi para pasien, siswa dan orang-orang yang ingin meninggalkan Gaza. 

Gaza menjadi target blokade Israel selama satu dekade terakhir. Selama bertahun-tahun, perlintasan perbatasan dengan Mesir itu nyaris ditutup permanen. 

Hamas menguasai Gaza secara paksa pada Juni 2007 lalu, setelah terjadi bentrokan berdarah selama seminggu dengan kelompok Fatah yang menaungi Presiden Palestina Mahmud Abbas.

Penyerahan kendali atas perlintasan perbatasan Rafah dari Hamas ke Otoritas Palestina yang dikuasai Fatah dilakukan setelah kesepakatan rekonsiliasi tercapai di Kairo, Mesir pada 12 Oktober lalu. Kesepakatan itu tercapai setelah berbagai upaya rekonsiliasi Hamas dan Fatah selalu gagal selama bertahun-tahun. (afp)

See Also

Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
Yordania Tolak Sikap Donald Trump Soal Yerusalem
Warga Korea Utara Gelar Perayaan Massal Uji Coba Rudal Hwasong 15
Mantan Penasihat Keamanan Presiden AS Didakwa Bohongi FBI Terkait Rusia
Militer Suriah Tembakkan Rudal Ke Jet Tempur Israel
Badai Hujan Dan Petir Berlanjut Di Melbourne
Warga AS Dipenjara Seumur Hidup Atas Pembunuhan Wanita Jepang
Kaisar Jepang Akihito Akan Turun Takhta 30 April 2019
Taliban Serang Kampus Di Pakistan
Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi Yaman
Mahasiswa Australia Semakin Lama Selesaikan Studi
Agnez Mo Raih Penghargaan Di MAMA 2017 Vietnam
Tidak Ada Korban WNI Di Teror Masjid Sinai
Pola Teroris Bunuhi Jemaah Salat Jumat Di Sinai
Korban Bom Masjid Di Sinai Bertambah Jadi 305 Orang
Serangan Udara Mesir Tewaskan Teroris Penyerang Masjid Sinai
Penembakan Pada Hari Thanksgiving Di Houston
Mesir Buru Pelaku Teror Di Masjid Sinai
Milisi Serang Masjid Di Mesir
Kuba Kompak Dengan Korea Utara
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.006.164 Since: 07.04.14 | 0.8278 sec