YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Internasional

Serangan Udara Mesir Tewaskan Teroris Penyerang Masjid Sinai

Saturday, 25 November 2017 | View : 22
Tags : Isis, Mesir, Sinai

siarjustisia.com-KAIRO.

Serangan udara Mesir menghantam kendaraan-kendaraan pelaku teror yang terlibat dalam serangan mematikan terhadap satu Masjid, Masjid Al-Rawdah di Bir al-Abed, Kota El-Arish, Provinsi Sinai Utara, Mesir dan menewaskan semua orang di dalamnya, kata juru bicara militer Mesir.

"Selain itu, Angkatan Udara menyerang sejumlah tempat persembunyian yang berisi senjata dan amunisi milik para ekstremis," kata Juru Bicara Militer Tamer Ar-Refaay di dalam satu pernyataan pada Jumat (24/11/2017) malam.

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mengatakan "serangan teroris kejam  penuh dosa ini hanya menambah kekuatan, resolusi dan persatuan kita dalam perang melawan terorisme" dan berikrar "kita akan merespons kelompok ekstremis dan teroris minor ini."

Serangan militer tersebut dilancarkan beberapa jam setelah serangan teror pada Jumat (24/11/2017) siang terhadap satu Masjid di desa kecil di Sinai Utara yang menewaskan sedikitnya 235 orang yang sedang beribadah dan melukai 100 orang lagi. Itu merupakan serangan teroris pertama yang menyasar Masjid dalam sejarah Mesir modern.

Serangan mematikan terhadap tempat ibadah di Sinai Utara itu menunjukkan tindakan yang membabi-buta, kebingungan dan kelemahan pelaku teror di Mesir.

Diaa Rashwan, Kepala Badan Informasi Mesir dan pemimpin  Al-Ahram Center for Political and Strategic Studies yang berpusat di Kairo, mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa serangan tersebut mencerminkan "awal melemahnya" kelompok-kelompok teroris regional afiliasi militan teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) yang mulai menggunakan "sasaran-sasaran lemah" karena kegagalan mereka menghadapi konfrontasi dengan pasukan keamanan.

Serangan teror mulai meningkat di Mesir setelah militer menggulingkan Presiden Mohammed Moursi pada Juli 2013 sebagai reaksi terhadap protes massal terhadap satu tahun pemerintahannya dan hubungannya dengan kelompok Ikhwanul Muslimin.

Sejak itu, kebanyakan serangan dipusatkan di daerah bergolak Sinai Utara dan menewaskan ratusan polisi dan tentara sebelum militan belakangan memperluas serangan ke provinsi lain dan mengincar kelompok minoritas Koptik dalam gereja mereka.

Sekarang mereka mulai menyerang jamaah Muslim yang sedang beribadah untuk pertama kali, perkembangan yang belum pernah terjadi dalam taktik teror di negeri tersebut.

Tudingan diarahkan ke kelompok yang setia pada kelompok militan teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) di Sinai, yang telah mengaku bertanggung-jawab atas kebanyakan operasi teror di Mesir selama beberapa tahun belakangan dan anggotanya saat ini menghadapi penumpasan besar-besaran oleh pasukan keamanan di Suriah dan Irak.

Selama beberapa tahun belakangan, militer dan kepolisian Mesir telah menewaskan ratusan pelaku teror dan menangkap ratusan tersangka teroris sebagai bagian dari perang anti-teror yang diumumkan oleh Presiden Abdel Fattah el-Sisi, pemimpin militer saat itu, setelah penggulingan Moursi, demikian menurut siaran kantor berita Xinhua. (xinhua)

See Also

Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
Yordania Tolak Sikap Donald Trump Soal Yerusalem
Warga Korea Utara Gelar Perayaan Massal Uji Coba Rudal Hwasong 15
Mantan Penasihat Keamanan Presiden AS Didakwa Bohongi FBI Terkait Rusia
Militer Suriah Tembakkan Rudal Ke Jet Tempur Israel
Badai Hujan Dan Petir Berlanjut Di Melbourne
Warga AS Dipenjara Seumur Hidup Atas Pembunuhan Wanita Jepang
Kaisar Jepang Akihito Akan Turun Takhta 30 April 2019
Taliban Serang Kampus Di Pakistan
Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi Yaman
Mahasiswa Australia Semakin Lama Selesaikan Studi
Agnez Mo Raih Penghargaan Di MAMA 2017 Vietnam
Tidak Ada Korban WNI Di Teror Masjid Sinai
Pola Teroris Bunuhi Jemaah Salat Jumat Di Sinai
Korban Bom Masjid Di Sinai Bertambah Jadi 305 Orang
Perlintasan Perbatasan Mesir-Gaza Batal Dibuka
Penembakan Pada Hari Thanksgiving Di Houston
Mesir Buru Pelaku Teror Di Masjid Sinai
Milisi Serang Masjid Di Mesir
Kuba Kompak Dengan Korea Utara
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.006.162 Since: 07.04.14 | 0.6372 sec