YouTube Facebook Twitter RSS
23 Jul 2018, 0

Hukum

Dua Sketsa Wajah Ciri-Ciri Penyerang Novel Baswedan Dirilis Polda Metro Jaya

Sunday, 26 November 2017 | View : 3205

siarjustisia.com-JAKARTA.

Ketua lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ir. Agus Rahardjo dan juga Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si. bersama merilis dua sketsa wajah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan yang disiram air keras pada 11 April 2017 lalu seusai sholat subuh di Masjid Al-Ihsan, Jl. Al Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara dekat rumahnya pada Jumat (24/11/2017).

Tujuh bulan setelah penyidik senior KPK Novel Baswedan diserang dengan air keras di kediamannya di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, polisi akhirnya mengungkap sketsa pelaku.

Sketsa wajah pertama memperlihatkan seorang pria berusia sekitar 40 tahun dengan wajah bulat, hidung bulat dan rambut hitam. Dalam sketsa wajah yang pertama, ditunjukkan gambar seorang lelaki berusia sekitar 40 tahun dengan tinggi 170 cm dan bentuk muka bulat. Lelaki itu berperawakan kekar, kulit sawo matang agak gelap dan memiliki dagu yang berat. Pria itu memiliki kulit berwarna gelap, berpostur tegap dengan tinggi 170 cm.

Sementara pada sketsa kedua, ditunjukkan gambar seorang laki-laki, berusia sekitar 35 tahun dengan tinggi 173 cm, muka oval dan memiliki rambut panjang lurus se-leher. Dalam sketsa juga diterangkan, lelaki itu memiliki postur ramping atletis dan kulit sawo matang. Sketsa kedua memperlihatkan seorang pria berumur sekitar 35 tahun dengan bentuk muka oval dan dagu yang tajam. Selain itu, ciri-cirinya memiliki rambut hitam, kulit sawo matang, berpostur atletis dengan tinggi 173 cm.

Mantan Kepala Sub Detasemen Investigasi Densus 88/Anti Teror Badan Reserse Kriminal Polri tersebut, Irjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si. mengatakan kedua sketsa itu dibuat berdasarkan pemeriksaan dua saksi kunci yang sempat melihat para pelaku sebelum serangan air keras ke wajah Novel Baswedan.

Mantan Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat ini, Irjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si. mengatakan kemiripan keduanya sudah 90 persen dari dua orang saksi yang berbeda. "Kemiripan sudah 90 persen. Kami buat sketsa ini dari dua orang saksi yang ada saat kejadian berlangsung,” jelas mantan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si. kepada para wartawan di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017).

Mantan Wakil Kepala Densus 88/Anti Teror Polri, Irjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si. menegaskan pihaknya serius dalam menangani kasus penyiraman Novel Baswedan. Sebanyak 167 penyidik Polri tidak akan dilibatkan dalam kasus lain, selain mengurus kasus Novel.

"Karena kami tunjukkan benar-benar serius menangani kasus ini. Penyidik yang sudah terlibat di kasus ini, tidak akan kami taruh di kasus lain. Seminggu sekali akan ada evaluasi," tandas mantan Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, Irjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si.

Meski demikian, dirinya juga meminta kepada penyidik KPK untuk turut terlibat selama proses penyidikan. Hal itu guna melakukan penyidikan yang transparan dan diketahui banyak pihak.

Bukan hanya itu, melalui hotline ke nomor 081398844474, masyarakat juga dapat berpartisipasi menemukan dua orang yang ada di dalam gambar.

Polisi juga membuka hotline 24 jam - 0813 988 44474 - bagi masyarakat yang memiliki informasi akan keberadaan kedua terduga pelaku tersebut.

"Mari kita kerjasama, dan berdoa bersama agar pelaku bisa tertangkap dengan cepat," tegas Mantan Kepala Sub Detasemen Investigasi Densus 88/Anti Teror Badan Reserse Kriminal Polri ini.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan pihaknya akan segera menemui tokoh-tokoh penting yang fokus dalam kasus tersebut. Jelas dia, informasi perkembangan kasus itu harus diketahui banyak pihak.

"Iya, kami akan berkomunikasi dengan 'prominent person' agar mereka juga mengerti dengan informasi ini," ucapnya saat konfrensi pers di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017).

Agus Rahardjo berharap nantinya tokoh-tokoh itu dapat memahami situasi dan kondisi yang sedang dijalankan saat ini. Dasarnya, apa yang telah dilakukan pihak kepolisian merupakan sebuah perkembangan berarti bagi kasus tersebut.

"Kami berharap 'prominent person' ini juga akan memahami kondisi ini," ucapnya.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan sudah ada beberapa nama yang akan ditemui oleh pihaknya. Mereka akan dikumpulkan untuk berdiskusi dan memberi masukan atas kasus itu.

Hanya saja, dirinya masih enggan memberitahu nama-nama yang akan diajak untuk bicara dengan KPK mengenai kasus tersebut. "Ya ada beberapa nama yang kami anggap 'concern' dengan kasus ini. Mereka yang nanti akan kami ajak berkomunikasi," pungkas Febri Diansyah. (tri/bbc/jos)

See Also

Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.311.342 Since: 07.04.14 | 0.5997 sec