YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Nusantara

Gunung Agung Semburkan Abu Vulkanik

Sunday, 26 November 2017 | View : 27

siarjustisia.com-KARANGASEM.

Pada Sabtu (25/11/2017) sekitar pukul 17.30 WITA, Gunung Agung mengalami erupsi freatik kedua yang teramati secara visual dari Desa Culik di sisi lereng Timur, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dari pantauan BNPB, kolom letusan abu vulkanik telah mencapai hingga 3.000 meter dari puncak kawah Gunung Agung, sekitar pukul 08.30 WITA, Minggu (26/11/2017). "Ancaman potensi bahaya masih berupa ancaman abu vulkanik," jelas Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. "Status tetap siaga," tegasnya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan level peringatan penerbangan menjadi merah menyikapi aktivitas Gunung Agung, Bali, yang erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 6,142 meter di atas permukaan laut. "Kalau ketinggian kolom abu sudah lebih dari 6,000 meter di atas permukaan laut, bukan di atas puncak maka VONA jadi `red`," kata Kepala PVMBG Kasbani di Karangasem, Provinsi Bali, Minggu (26/11/2017).

Kenaikan level peringatan penerbangan itu didasarkan ketinggian kolom abu vulkanik dilaporkan telah melebihi 6,000 meter dari atas permukaan laut pada Minggu (26/11/2017) pagi, seperti digariskan Vulcano Observatory Notice to Aviation (VONA).

PVMBG melalui Vulcano Observatory Notice to Aviation (VONA) mengeluarkan status baru untuk peringatan penerbangan itu pada Sabtu (25/11/2017) malam setelah sebelumnya berada dalam status "orange".

"(Kenaikan menjadi) Merah itu 'awas' untuk penerbangan. Karena (tingginya) sudah 3,000 meter ditambah tinggi gunung 3,000 dari permukaan laut, jadi 6,000 meter. Itu sudah Merah," kata Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api, PVMBG, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), I Gede Suantika, Minggu (26/11/2017).

Dengan memasuki level Merah, maka diharapkan akan menjadi pertimbangan bagi pilot atau pelaku penerbangan untuk menghindari jalur udara di sekitar kawasan Gunung Agung, kata PVMBG.

Kepala PVMBG Kasbani mengatakan informasi tersebut menjadi pertimbangan bagi pilot atau pelaku penerbangan untuk menghindari jalur udara di sekitar kawasan Gunung Agung.

Meski pihaknya mengeluarkan level "red" tersebut namun kewenangan untuk melarang melintas di jalur udara atau di atas Gunung Agung selebihnya berada di tangan otoritas terkait. Walaupun pihaknya mengeluarkan level Merah, kewenangan untuk melarang penerbangan melintas di atas Gunung Agung berada di tangan otoritas terkait. "Mereka yang menganalisa selanjutnya," kata I Gede Suantika.

VONA menyebutkan abu vulkanik bergerak ke Timur-Tenggara mengikuti arah angin. Menurut I Gede Suantika, dari pantauan VONA, abu vulkanik bergerak ke Timur-Tenggara mengikuti arah angin.

Walaupun status peringatan penerbangan di sekitar Gunung Agung, Provinsi Bali, ditingkatkan dari status 'Oranye' ke 'Merah', operasional penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai masih berjalan normal. "Meskipun status penerbangan telah dinaikkan dari 'Oranye' ke 'Merah', namun operasionalisasi penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, masih "beroperasi normal", kata pejabat terkait.

Meski berstatus "merah", namun menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bandara Internasional Ngurah Rai masih beroperasi normal untuk penerbangan namun dengan tetap memantau sebaran abu vulkanik.

General manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Lombok Internasional Airport, I Gusti Ngurah Ardita mengatakan hingga Minggu (26/11/2017) siang operasional bandara masih tetap berjalan normal, serta belum ada pengalihan penerbangan dari Bali.

"Belum ada pengalihan penerbangan dari Bali," ujar I Gusti Ngurah Ardita.

"Bandara Ngurah Rai dalam "kondisi normal operasi" serta belum secara langsung "terdampak erupsi gunung Agung," kata otoritas bandara tersebut.

Tentang kenaikan status peringatan penerbangan di sekitar Gunung Agung, Provinsi Bali, ditingkatkan dari status 'Oranye' ke 'Merah', otoritas penerbangan setempat menyatakan: "Hanya di area tertentu yang secara nyata erupsi terdeteksi. Bukan berarti bandara harus tutup."

Hingga saat ini sebanyak 22 penerbangan maskapai asing untuk rute internasional termasuk satu rute domestik batal terbang dari dan menuju Bali. Diungkapkan, sejauh ini sudah ada sembilan penerbangan yang membatalkan penerbangannya terkait antisipasi dampak erupsi Gunung Agung, yaitu Jet Star Airways, Qantas Airlines Limited, Virgin Atlantic Airways, KLM Royal Dutch Airlines, serta AirAsia Malaysia.

Sebelumnya, status peringatan penerbangan di sekitar Gunung Agung berada dalam status oranye atau jingga.

See Also

Alasan Partai Golkar Cabut Dukungan Untuk Ridwan Kamil
Partai Golkar Cabut Dukungan Untuk Ridwan Kamil Sebagai Cagub Jabar 2018
Isi SK Pencabutan Dukungan DPP Partai Golkar Untuk Ridwan Kamil
UMK Timba Ilmu Tata Kelola Administrasi Akademik Di UMS
Jenderal TNI (Purn) Moeldoko Sempatkan Salat Dzuhur Di Masjid Agung Demak Bersama Dandim
Mahasiswa UMK Dimotivasi Cari Pengalaman Global
Pengasuh Ponpes Giri Kusumo Mengapresiasi Kunjungan Dandim 0716/Demak
Dandim 0716/Demak Buka Apel Danramil-Babinsa Kodim 0716/Demak
Babinsa 10/Guntur Melepas Warganya Yang Dipasung
Babinsa 03/Wonosalam Bantu Warga Buat Tanggul
Dandim 0716/Demak Yang Baru Hadiri Acara Lepas Sambut Kapolres Demak
Dandim 0716/Demak Kulonuwun Bersama Tokoh Ulama Demak
Mapala Arga Dahana Tanam Mangrove Di Pulau Panjang
Tes Urine Dilaksanakan Secara Mendadak Oleh Staf Intel Kodim 0716/Demak Dan Sub Denpom IV/3-2 Pati
Dandim 0716/Demak Sebut Tradisi Ini Merupakan Perjalanan Awal
Dandim 0716/Demak Memberikan Motivasi Lewat Jam Komandan
Sertijab Panglima TNI Berlangsung Di Mabes TNI Cilangkap
Akademisi Dari Berbagai PT Kolaborasi Tulis Paper Untuk MECnIT 2017
Pernyataan Lengkap Presiden Joko Widodo Kecam Sikap Donald Trump Soal Yerusalem
Indonesia Kecam Langkah Donald Trump Soal Jerusalem
Banjir Dan Longsor Di Pacitan
Survei Capres Indo Barometer
Survei Cawapres Indo Barometer
Banjir Rendam Pacitan Mulai Surut
Banjir Landa Kota Tebing Tinggi Surut
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.006.110 Since: 07.04.14 | 2.5811 sec