YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Hukum

OTT Anggota DPRD Dan Pejabat Pemprov Jambi Terkait APBD 2018

Tuesday, 28 November 2017 | View : 17
Tags : Jambi, Kpk

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan pihaknya melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jambi. OTT itu menjerat pejabat Pemprov Jambi dan anggota DPRD Jambi.

"Benar, ada kegiatan tim penindakan di lapangan. Tim disebar di Jambi dan Jakarta," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dimintai konfirmasi di kantornya, Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta SelatanSelasa (28/11/2017).

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap dalam proses APBD Pemprov Jambi 2018. "Diduga ada praktik pemberian dan penerimaan oleh penyelenggara negara setempat terkait dengan pembahasan dan proses APBD tahun 2018 di Jambi," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya,  Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2017).

Febri Diansyah mengaku belum bisa menyampaikan secara spesifik. Sebab, dalam APBD ada proses penyusunan, pembahasan, hingga pengesahan. "Kami tentu belum bisa sampaikan bagian mana yang dipengaruhi terkait pemberian sejumlah uang ini," jelasnya.

"Intinya, ada dugaan pemberian sejumlah uang kepada penyelenggara negara terkait dengan proses APBD 2018," imbuhnya.

Namun, Febri Diansyah belum membeberkan detail OTT itu mengenai berapa orang yang diamankan serta terkait kasus apa. 

"Tim disebar di Jambi dan Jakarta. Sejumlah anggota DPRD, pejabat pemprov, dan swasta tertangkap tangan. Sejumlah uang juga diamankan dalam kegiatan ini," papar Febri Diansyah.

Dalam penangkapan ini, KPK menyita sejumlah uang. Ada uang Rp 1 miliar lebih diduga suap yang diamankan. Uang senilai Rp 1 miliar yang diduga sebagai suap disita. "KPK juga mengamankan sejumlah uang. Tadi masih proses penghitungan. Tim masih di Polda Jambi. Uang yang kita hitung hingga kini lebih dari Rp 1 miliar," urai Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2017).

Uang diduga untuk suap itu diamankan saat OTT di Jambi. Hingga saat ini penyidik KPK masih menghitung uang itu. "Dugaan penerimaan, diduga dilakukan di Jambi. Jadi sejumlah uang kita temukan, ditemukan di Jambi. Ada pula swasta di Jakarta dan di Jambi," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun, ada empat orang yang terkena OTT KPK. Mereka terdiri atas tiga anggota DPRD Jambi berinisial S, WI, dan A serta seorang pejabat Pemprov Jambi berinisial S.

Dikabarkan, KPK mengamankan 10 orang terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) anggota DPRD dan pejabat Pemprov Jambi. Tim KPK masih melakukan pemeriksaan awal terhadap 10 orang yang diamankan. Dari sepuluh orang itu, tiga ditangkap di Jakarta dan sudah dibawa ke Gedung KPK, sementara tujuh orang yang ditangkap di Jambi dibawa ke Jakarta pada Rabu (29/11/2017) besok.

Sejumlah anggota DPRD Jambi dan pejabat Pemprov Jambi yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) masih diperiksa intensif. Para pihak yang terjaring OTT itu dibawa ke Jakarta besok.

"Yang diamankan di Jakarta sudah dibawa ke KPK. Kami ucapkan terima kasih kepada Polda Jambi. Sampai saat ini masih dilakukan klarifikasi awal," beber Febri Diansyah.

"Pesawat sudah habis dari Jambi. Besok pagi, Rabu (29/11/2017) kayaknya (dibawa ke Jakarta)," tambah Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dimintai konfirmasi di kantornya, Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2017).

KPK punya waktu 24 jam untuk menentukan status hukumnya.

"Tentu tim terlebih dahulu harus melakukan proses awal. Kita punya waktu sekitar 24 jam sampai penentuan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut," tuturnya.

See Also

Berkas First Travel Dilimpahkan Ke Kejari Depok
Bareskrim Mabes Polri Bekuk Pembuat Dan Pengedar Uang Palsu
BNN Telusuri Keterlibatan Oknum Aparat Dalam Produksi PCC Di Sejumlah Daerah
BNN Sita 13 Juta Pil PCC Di Semarang
Operasi Pabrik PCC, BNN Endus Keterlibatan Oknum Aparat
KPK Terima Pengembalian Uang Suap APBD Jambi
KPK Geledah Kantor Gubernur Jambi Zumi Zola
Andi Narogong Berjanji Kembalikan Keuntungan Dari Korupsi E-KTP
Kejutan Pernyataan Andi Narogong Soal Proyek E-KTP
KPK Ajukan Kasasi Putusan Banding Terdakwa E-KTP Irman-Sugiharto
KPK Geledah Tiga Lokasi Kasus Suap Pengesahan RAPBD Jambi 2018
KPK Akan Limpahkan Berkas Setya Novanto Pekan Depan
Polrestro Jakarta Selatan Tetapkan Ahmad Dhani Sebagai Tersangka
KPK Amankan 10 Orang Terkait OTT Anggota DPRD Jambi
KPK Tangkap Tangan Pejabat Dan Anggota DPRD Jambi
Dua Sketsa Wajah Ciri-Ciri Penyerang Novel Baswedan Dirilis Polda Metro Jaya
KPK Harap Identitas Penyerang Novel Baswedan Segera Diketahui
Setya Novanto Diperiksa Sebagai Saksi Untuk Tersangka Anang Sugiana Sudihardjo
Polda Metro Jaya Rilis Dua Sketsa Diduga Penyerang Novel Baswedan
Polda Metro Jaya Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Dokter Ryan Helmi
KPK Akan Periksa Setya Novanto Sebagai Tersangka
Istri Setya Novanto Dicekal
Dugaan Korupsi Buku Perpustakaan SD Di Sampang Mulai Diproses Kejati Jatim
Pasangan Kekasih Cikupa Yang Ditelanjangi Sudah Bertunangan Dan Akan Menikah
KPK Tahan Bos Peserta Lelang E-KTP
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.006.064 Since: 07.04.14 | 0.7046 sec