YouTube Facebook Twitter RSS
19 May 2019, 0

Hukum

Polda Metro Jaya Ungkap Dokter Ryan Helmi Beli Senjata Via Facebook

Wednesday, 29 November 2017 | View : 155

siarjustisia.com-JAKARTA.

Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengungkapkan bahwa dokter Ryan Helmi, yang menembak mati istrinya yang bernama dokter Letty Sultri, membeli senjata api dari tersangka bernama Robby melalui Facebook.

"Robby dan dokter Helmi merupakan anggota grup itu yang menawarkan jual beli senjata api," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Kasubdit Jatanras Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hendy Febrianto Kurniawan di MaPolda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. No.55, RT05/RW03, Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2017).

Mantan penyidik KPK tersebut, AKBP Hendy Febrianto Kurniawan mengatakan Robby dan dr. Ryan Helmi berkomunikasi mengenai transaksi penjualan senjata api melalui jaringan media sosial (medsos) itu. Dari komunikasi itu, Robby sepakat menjual senjata api seharga Rp 25 juta kepada dr. Ryan Helmi, yang kemudian mentransfer uang pembayaran untuk pembelian senjata itu.

Awalnya, ia menuturkan, dr. Ryan Helmi mengirimkan uang Rp 18 juta kepada Robby di klinik medis tempat dr. Ryan Helmi bekerja di Cawang, Jakarta Timur.

Dokter Ryan Helmi juga diketahui mengirim uang Rp 2 juta untuk membiayai perjalanan Robby mengirim senjata api dari Jawa Timur menuju Jakarta. 

Menurut polisi, Robby membeli senjata api itu seharga Rp 10 juta dari dokter Sonny di Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Saat ini polisi masih memburu dokter Sonny untuk mengungkap jaringan penjualan senjata api ilegal.

Dokter Ryan Helmi menembak mati dokter Letty Sultri di Azzahra Medical Centre, Jl. Dewi Sartika No.352, RT05/RW04, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, pada Kamis (9/11/2017) pukul 14.30 WIB siang. Polisi menduga dr. Ryan Helmi menembak mati istrinya lantaran persoalan rumah tangga. Dalam penyidikan perkara itu, polisi menyita senjata api jenis revolver rakitan dan FN yang dibeli dr Ryan Helmi seharga Rp 45 juta. (ant)

See Also

Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
KPK Periksa GM Adhi Karya
KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.815.090 Since: 07.04.14 | 0.5583 sec