YouTube Facebook Twitter RSS
24 Oct 2018, 0

Nusantara

Level Peringatan Penerbangan Terkait Dampak Gunung Agung Diturunkan

Wednesday, 29 November 2017 | View : 143

siarjustisia.com-KARANGASEM.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan level peringatan penerbangan dari "merah" menjadi "oranye" setelah aktivitas vulkanik Gunung Agung menurun.

"Karena kolom abu sudah turun di bawah 6.000 meter dari atas permukaan laut, maka VONA kami turunkan, namun tetap perlu diwaspadai," kata Kepala PVMBG Kasbani di Karangasem, Provinsi Bali, Rabu (29/11/2017), merujuk pada Volcano Observatory Notice for Aviation, pemberitahuan mengenai dampak aktivitas gunung api terhadap keselamatan penerbangan.

Pada Selasa (28/11/2017) pukul 06.00 WITA peringatan penerbangan masih berstatus "merah". Namun hari ini, menurut dia, risiko dampak aktivitas gunung api itu terhadap keselamatan penerbangan menurun karena abu vulkanis bergerak ke arah Barat Daya mengikuti arah angin.

Kasbani mengatakan informasi ini bisa menjadi pertimbangan bagi pilot dan otoritas penerbangan untuk menghindari dampak abu Gunung Agung. 

"Terkait boleh atau tidak aktivitas pesawat melakukan penerbangan ini, menjadi kewenangan pihak otoritas maskapai dan PT. Angkasa Pura I (Persero), yang jelas asap vulkanis ini keluarnya kurang dari 6.000 meter dari permukaan laut," ujarnya lagi.

Namun, ia mengatakan, abu vulkanik masih tersisa di awan pada Selasa (28/11/2017) dan itu perlu diwaspadai.

Selain itu, secara visual embusan abu vulkanik Gunung Agung yang pada Selasa (28/11/2017) tingginya 4.000 meter sudah turun menjadi 2.000 meter hari ini.

"Aktivitas kegempaan Gunung Agung masih tinggi baik dari segi visual atau instrumen," kata Kasbani.

Tremor juga masih terekam, amplitudonya 1-2 mm (dominan 1 mm), Rabu (29/11/2017) dini hari tadi, menunjukkan kegempaan vulkanik masih tinggi. Semburan termal cahaya merah juga masih ada.

"Sampai hari ini masih terpantau aktivitas magma melakukan pergerakan di dalam kawah dan ada cahaya merah yang masih ada dan dari citra Satelit Himawari juga terlihat kondisi kawah sudah penuh magma, sehingga saat ini Gunung Agung masih dalam fase magmatik dan akan masih terjadi erupsi," kata Kasbani.

"Artinya ini masih menunjukkan aktivitas masih tinggi dan status masih level IV (awas) dengan zona radius bahaya delapan kilometer dengan perluasan sektoral masih sepuluh kilometer," ujarnya pula.

Ia tetap mengimbau masyarakat yang berada pada zona bahaya segera mengungsi dengan tenang dan tetap mengikuti arahan Pemerintah Daerah (Pemda) dan PVMBG. (ant)

See Also

Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.814.958 Since: 07.04.14 | 0.6077 sec