YouTube Facebook Twitter RSS
23 Oct 2018, 0

Hukum

Polrestro Jakarta Selatan Tetapkan Ahmad Dhani Sebagai Tersangka

Wednesday, 29 November 2017 | View : 193

siarjustisia.com-JAKARTA.

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan musisi Dhani Ahmad Prasetyo atau lebih dikenal dengan Ahmad Dhani sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian melalui media sosial (medsos).

"Ya, Mas Dhani menerima surat panggilan sebagai tersangka," beber pengacara Ahmad Dhani, Ali Lubis saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Advokat Ali Lubis menyebutkan kliennya itu menerima surat panggilan sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian melalui media sosial (medsos) pada Kamis (30/11/2017).

Pengacara Ali Lubis menegaskan pendiri grup musik T.R.I.A.D. sejak 2007 tersebut, Ahmad Dhani akan mengikuti proses hukum dan melakukan pembelaan terhadap musisi terkenal tersebut.

Berdasarkan informasi, penyidik menetapkan tersangka terhadap pendiri dan pemimpin grup musik Dewa 19 (1986-2011) Ahmad Dhani sejak gelar perkara pada 23 November 2017.

Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian lewat cuitan sarkastis.

Seorang warga Jack Lapian melaporkan pendiri grup musik MahaDewa sejak 2011, Ahmad Dhani yang menuliskan status yang dianggap menghasut dan menyebarkan kebencian melalui aku Twitter "@AHMADDHANIPRAST" pada 6 Maret 2017.

Namun, Polda Metro Jaya melimpahkan penyelidikan laporan tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan (Polrestro Jaksel).

Jack Lapian melaporkan musisi rock tersebut, Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/1192/III/2017/PMJ/Dit Reskrimsus dengan jeratan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Transaksi dan Elektronik (ITE).

"Dijerat UU ITE Pasal 28," kata Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Pol. Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. saat dihubungi awak media, Selasa (28/11/2017).

Musisi rock yang juga kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Dhani terancam hukuman enam tahun penjara.

Selain itu, polisi menjadwalkan memeriksa Ahmad Dhani sebagai tersangka Kamis (30/11/2017). "Kami panggil hari Kamis (30/11/2017) nanti," ungkap Kapolrestro Jaksel, Kombes Pol. Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. (det/ant)

See Also

Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.812.506 Since: 07.04.14 | 0.6272 sec