YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Hukum

Polrestro Jakarta Selatan Tetapkan Ahmad Dhani Sebagai Tersangka

Wednesday, 29 November 2017 | View : 23

siarjustisia.com-JAKARTA.

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan musisi Dhani Ahmad Prasetyo atau lebih dikenal dengan Ahmad Dhani sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian melalui media sosial (medsos).

"Ya, Mas Dhani menerima surat panggilan sebagai tersangka," beber pengacara Ahmad Dhani, Ali Lubis saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Advokat Ali Lubis menyebutkan kliennya itu menerima surat panggilan sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian melalui media sosial (medsos) pada Kamis (30/11/2017).

Pengacara Ali Lubis menegaskan pendiri grup musik T.R.I.A.D. sejak 2007 tersebut, Ahmad Dhani akan mengikuti proses hukum dan melakukan pembelaan terhadap musisi terkenal tersebut.

Berdasarkan informasi, penyidik menetapkan tersangka terhadap pendiri dan pemimpin grup musik Dewa 19 (1986-2011) Ahmad Dhani sejak gelar perkara pada 23 November 2017.

Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian lewat cuitan sarkastis.

Seorang warga Jack Lapian melaporkan pendiri grup musik MahaDewa sejak 2011, Ahmad Dhani yang menuliskan status yang dianggap menghasut dan menyebarkan kebencian melalui aku Twitter "@AHMADDHANIPRAST" pada 6 Maret 2017.

Namun, Polda Metro Jaya melimpahkan penyelidikan laporan tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan (Polrestro Jaksel).

Jack Lapian melaporkan musisi rock tersebut, Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/1192/III/2017/PMJ/Dit Reskrimsus dengan jeratan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Transaksi dan Elektronik (ITE).

"Dijerat UU ITE Pasal 28," kata Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Pol. Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. saat dihubungi awak media, Selasa (28/11/2017).

Musisi rock yang juga kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Dhani terancam hukuman enam tahun penjara.

Selain itu, polisi menjadwalkan memeriksa Ahmad Dhani sebagai tersangka Kamis (30/11/2017). "Kami panggil hari Kamis (30/11/2017) nanti," ungkap Kapolrestro Jaksel, Kombes Pol. Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. (det/ant)

See Also

Berkas First Travel Dilimpahkan Ke Kejari Depok
Bareskrim Mabes Polri Bekuk Pembuat Dan Pengedar Uang Palsu
BNN Telusuri Keterlibatan Oknum Aparat Dalam Produksi PCC Di Sejumlah Daerah
BNN Sita 13 Juta Pil PCC Di Semarang
Operasi Pabrik PCC, BNN Endus Keterlibatan Oknum Aparat
KPK Terima Pengembalian Uang Suap APBD Jambi
KPK Geledah Kantor Gubernur Jambi Zumi Zola
Andi Narogong Berjanji Kembalikan Keuntungan Dari Korupsi E-KTP
Kejutan Pernyataan Andi Narogong Soal Proyek E-KTP
KPK Ajukan Kasasi Putusan Banding Terdakwa E-KTP Irman-Sugiharto
KPK Geledah Tiga Lokasi Kasus Suap Pengesahan RAPBD Jambi 2018
KPK Akan Limpahkan Berkas Setya Novanto Pekan Depan
OTT Anggota DPRD Dan Pejabat Pemprov Jambi Terkait APBD 2018
KPK Amankan 10 Orang Terkait OTT Anggota DPRD Jambi
KPK Tangkap Tangan Pejabat Dan Anggota DPRD Jambi
Dua Sketsa Wajah Ciri-Ciri Penyerang Novel Baswedan Dirilis Polda Metro Jaya
KPK Harap Identitas Penyerang Novel Baswedan Segera Diketahui
Setya Novanto Diperiksa Sebagai Saksi Untuk Tersangka Anang Sugiana Sudihardjo
Polda Metro Jaya Rilis Dua Sketsa Diduga Penyerang Novel Baswedan
Polda Metro Jaya Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Dokter Ryan Helmi
KPK Akan Periksa Setya Novanto Sebagai Tersangka
Istri Setya Novanto Dicekal
Dugaan Korupsi Buku Perpustakaan SD Di Sampang Mulai Diproses Kejati Jatim
Pasangan Kekasih Cikupa Yang Ditelanjangi Sudah Bertunangan Dan Akan Menikah
KPK Tahan Bos Peserta Lelang E-KTP
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.006.063 Since: 07.04.14 | 0.9539 sec