YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Olahraga

Hasil Undian Pembagian Grup Piala Dunia 2018

Saturday, 02 December 2017 | View : 17

siarjustisia.com-MOSCOW.

Tim-tim yang diunggulkan menjuarai Piala Dunia tahun depan di Rusia ternyata menemui jalan yang relatif mudah menuju 16 besar, setelah Jerman, Brasil, Prancis, Argentina, dan Spanyol berada di grup yang berbeda-beda seusai undian pada Jumat (1/12/2017) malam waktu setempat.

Tuan rumah Rusia, meskipun merupakan tim dengan peringkat terendah dari 32 negara yang ambil bagian, juga menarik napas lega setelah mengetahui bahwa mereka akan membuka turnamen dengan menghadapi Arab Saudi, sebelum berhadapan dengan Mesir dan Uruguay.

Tujuh tahun setelah Rusia memenangi suara untuk menyelenggarakan turnamen akbar untuk pertama kalinya, para pelatih dan ofisial dari seluruh negara yang lolos, bertemu di Istana Negara Kremlin untuk mengetahui nasib mereka pada undian cepat yang dihadiri oleh Presiden Rusia Vladimir Vladimirovich Putin.

"Trofi yang paling didambakan akan dimenangi oleh tim yang memperlihatkan daya tahan paling besar," kata Presiden Rusia Vladimir Valdimirovich Putin, sesaat sebelum pelatih Rusia Stanislav Cherchesov mengetahui siapa yang akan ia hadapi.

"Saya mendoakan kesuksesan untuk semua tim dan saya memanggil semua penggemar yang loyal untuk datang ke Rusia dan menikmati putaran final 2018."

Juru taktik tim nasional sepak bola Rusia, Stanislav Cherchesov, menyatakan lega tidak berada satu grup bersama dengan juara dunia 2010 Spanyol pada undian Piala Dunia 2018 di Rusia.

Rusia yang tidak melalui fase kualifikasi karena bertindak sebagai kesebelasan tuan rumah merupakan tim urutan terendah (posisi 65 pada November 2017) dalam peringkat Federasi Asosiasi Sepabola Internasional (FIFA) yang akan mengikuti turnamen empat tahunan itu.

Vasili Berezutski dan tim tergabung dalam grup A bersama Mesir, Arab Saudi, dan Uruguay.

"Saya tidak bisa mengatakan apakah saya bahagia atau tidak," kata Stanislav Cherchesov, yang menukangi Rusia setelah mereka tersisih pada fase grup Piala Eropa 2016, seperti dilansir AFP, Jumat (1/12/2017).

Stanislav Cherchesov, yang pernah menjadi penjaga gawang Timnas Sepak Bola Rusia, mengatakan tidak gentar menghadapi penyerang-penyerang kelas dunia yang dimiliki Mesir dan Uruguay.

"(Mohamed) Salah, (Edinson) Cavani, dan (Luis) Suarez hanyalah nama, sementara permainan yang akan menunjukkan kualitas tim," kata Stanislav Cherchesov.

Rusia belum pernah lolos dari putaran pertama dalam tiga edisi Piala Dunia pada 1994, 2002, dan 2014, sejak bubarnya Uni Soviet.

Mereka memulai putaran final 2018 melawan Arab Saudi pada 14 Juni di Stadion Luzhniki di Moskow, kemudian menghadapi Mesir di Saint Petersburg lima hari kemudian sebelum menyelesaikan fase grup melawan Uruguay pada 25 Juni di Samara.

Juara bertahan Jerman akan membuka upaya mereka dalam meraih gelar kelima melawan tim kuda hitam Meksiko, sedangkan Swedia, yang menyingkirkan Italia pada playoff bulan lalu, dan Korea Selatan (Korsel) juga berada di Grup F.

Jerman, yang lolos kualifikasi dengan rekor 100 persen, akan menjadi tim yang ingin dikalahkan di Rusia, meski mereka akan menghadapi perjalanan-perjalanan panjang di Moskow, Sochi, dan Kazan.

"Pada undian semacam ini semua memungkinkan. Apapun grupnya, kami harus melaju. Saya secara umum merasa santai. Tidak ada alasan bagi kami untuk gugup," kata pelatih Jerman Joachim Low.

Juara dunia lima kali Brasil, yang akan bermain untuk ke-21 kalinya di Piala Dunia, akan menghadapi Swiss, Kosta Rika, dan Serbia di Grup E. Brasil, juara dunia lima kali, berada di Grup E bersama Swiss, Kosta Rika, dan Serbia, yang di atas kertas mampu dikalahkan Brasil. Melihat lawan-lawan itu, Brasil yang lolos sebagai juara grup Amerika Selatan (Conmebol) bisa saja langsung memikirkan lawan mereka di babak 16 besar.

Pelatih Brasil, Tite, menganggapi dingin hasil undian Piala Dunia 2018 di Rusia dengan menyatakan tidak akan memikirkan bermacam skenario untuk menghentikan lawan-lawan mereka di fase grup.

Kendati demikian, Tite menyatakan perhatiannya bukan kepada tim-tim lawan, melainkan fokus membangun dan terus memperbaiki tim Brasil agar berjaya di Rusia.

"Saya telah mengatakan hal ini, saya belum beralih dari jawaban yang standar saja. Tapi dengan sebuah keyakinan: Brasil akan kompak dan terus tumbuh. Lolos dari kualifikasi grup dengan independen atas lawan-lawan dan karakteristik mereka," kata Tite setelah undian itu, dilansir ESPN.

Tite pun membahas bahwa Piala Dunia merupakan kompetisi yang kerap memberikan hasil-hasil tidak terduga, misalnya saat Swiss mengalahkan Spanyol pada babak penyisihan grup 2010. Ia juga menyebutkan bahwa tim-tim kuat dengan nama besar seperti Italia dan Belanda bisa tersisih dari kualifikasi.

"Kita kembali ke posisi ketiga (Piala Dunia 2014), Belanda, yang tersisih. Chile, dua kali juara Copa America, juga tersisih. Amerika Serikat dengan segala investasinya, juga tersisih," katanya.

Tim Samba akan menghadapi Swiss pada pertandingan pembuka di Rostov, empat hari kemudian meladeni Kosta Rika di Saint Petersburg dan melawan Serbia di Moskow pada 27 Juni 2017.

"Biarkan saya menghabiskan energi pada hal-hal yang dapat saya kendalikan dan hal-hal yang dapat saya lakukan," pungkas Tite.

Sedangkan Argentina akan memainkan pertandingan pembukaan melawan tim debutan Islandia di Grup D.

Pelatih tim nasional sepak bola Argentina, Jorge Sampaoli, menyatakan timnya akan bermain sangat kompetitif dalam Piala Dunia 2018, kendati mendapatkan kritik dari Diego Maradona yang pesimistis setelah undian fase grup di Rusia, Jumat (1/12/2017).

Setelah Albiceleste menempati Grup D bersama Kroasia, Islandia dan Nigeria, pemain legendaris Argentina Diego Maradona, yang juga ambil bagian dalam undian pembagian grup di Piala Dunia 2018, mengaku tidak yakin akan peluang timnya berjaya di Rusia.

"Argentina tidak boleh bermain lebih buruk daripada yang mereka lakukan. Argentina memiliki tim yang mudah dikelola, namun harus memperbaiki diri," kata Maradona seusai undian itu, layaknya dilansir ESPN.

Maradona pernah melatih tim nasional sepak bola Argentina dalam Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Ia gagal memenuhi ambisinya sebagai pemain maupun pelatih yang mampu merengkuh Piala Dunia.

Ketika ditanya terkait kritik Maradona, Jorge Sampaoli menjawab, "Saya harap kami punya kesempatan untuk berlatih dan bermain lebih baik. Saya pikir pada momen-momen tertentu di babak kualifikasi kami memberi gambaran sekilas tentang hal-hal yang kami inginkan, namun kami perlu memanfaatkan waktu berkembang."

Argentina baru mengamankan tempat di putaran final Piala Dunia Rusia pada pertandingan terakhir fase kualifikasi dengan mengalahkan Ekuador 3-1 berkat tiga gol Lionel Messi, setelah terancam tidak lolos karena penampilan yang tidak konsisten.

Argentina kalah dalan tiga final kejuaraan penting dalam tiga tahun belakangan, antara lain dua kali ditekuk Chile pada Copa Amerika dan dikalahkan Jerman pada final Piala Dunia 2014.

Argentina yang diperkuat Lionel Messi, yang ditaklukkan Jerman pada final Piala Dunia terakhir dan masih menantikan gelar pertama mereka sejak 1986, akan menghadapi Kroasia, Argentina, serta Islandia.

Pertandingan besar pada pembukaan grup akan mempertemukan juara Eropa Portugal melawan juara dunia 2010 Spanyol, yang diliputi kecemasan guna menebus penampilan buruk mereka pada 2014.

Pelatih tim nasional sepak bola Portugal maupun Spanyol saling memuji lantaran keduanya akan saling berhadapan pada fase grup Piala Dunia 2018, setelah undian menempatkan mereka berada di Grup B bersama Maroko dan Iran.

Portugal bisa memanfaatkan momentum seusai memenangi Piala Eropa 2016 untuk tampil maksimal di Rusia, kendati saingan mereka di grup adalah Spanyol yang berpengalaman memenangi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Kendati demikian, juru taktik Portugal Fernando Santos mengakui bahwa timnya merupakan tim favorit walaupun Spanyol akan lebih diunggulkan.

Sedangkan, pelatih Spanyol Julen Lopetegui memuji Portugal sebagai tim hebat dan juara Eropa.

"Ini adalah grup yang sangat tidak bisa dipercaya menipu, tapi mengasyikkan," kata Fernando Santos dilansir Reuters, Jumat (1/12/2017) waktu setempat.

Ia menimpali, "Portugal harus menerima bahwa kami adalah salah satu favorit ,tapi jika Anda melihat sedikit lebih detail, Anda bisa melihatnya sangat sulit. Spanyol diunggulkan secara alami, seperti yang selalu saya katakan."

Terkait dengan hasil undian yang mempertemukan Spanyol dengan Portugal, Julen Lopetegui mengatakan, "Portugal adalah tim hebat, juara Eropa saat ini dan dengan sejumlah pemain papan atas."

Julen Lopetegui justru menyoroti para pemain Maroko yang berkiprah di liga-liga Eropa dan tim Pantai Gading yang belum menelan kekalahan pada fase kualifikasi.

Laga antara Spanyol dan Portugal juga akan mempertemukan kapten tim Cristiano Ronaldo yang akan berhadapan langsung dengan rekan setimnya di Real Madrid Sergio Ramos.

Panama, negara lain yang juga mempersiapkan diri untuk tampil pertama kalinya di Piala Dunia, berada di Grup G bersama Belgia, Inggris, dan Tunisia. Uniknya, undian untuk Inggris diambil oleh pemain legendaris Argentina Diego Maradona, yang populer dengan gol "Tangan Tuhannya" yang ia bukukan ke gawang tim "Tiga Singa."

Juara dunia 1998  Prancis akan menghadapi Australia pada pertandingan pembukaan Grup C, bersama Peru dan Denmark yang berpeluang memberikan tekanan.

Dua tim teratas dari kedelapan grup akan melaju ke fase gugur 16 besar. 

Rusia dan badan sepak bola dunia FIFA, keduanya menjalani masa-masa dengan tensi tinggi sejak turnamen 2014 di Brasil.

Ketika reputasi olahraga Rusia dinodai oleh skandal doping "yang disponsori negara," yang mengancam partisipasi mereka pada Olimpiade musim dingin 2018, FIFA juga dihantam skandal korupsi yang memaksa mantan presiden Joseph "Sepp" Blatter mengundurkan diri. 

Suksesor Joseph "Sepp" Blatter, Gianni Infantino, memimpin undian Piala Dunia untuk pertama kalinya di Moskow yang bersalju pada Jumat (1/12/2017). Ia pun lega karena acara itu berlangsung lancar.

Tidak seperti seremoni-seremoni yang melelahkan seperti sebelumnya, ajang yang berlangsung pada Jumat (1/12/2017) berlangsung dalam kecepatan tinggi setelah pidato Presiden Federasi Rusia Vladimir Vladimirovich Putin dan Presiden FIFA Gianni Infantino dan menampilkan tarian tradisional Rusia.

Undian ini, yang melibatkan 32 bola di empat pos untuk ditempatkan dalam delapan grup, dipimpin oleh sosok legendari Inggris Gary Lineker dan pewarta Rusia Maria Komandnaya.

Sosok-sosok lain yang membantu proses itu adalah sejumlah legenda Piala Dunia termasuk Maradona, kapten Prancis pada Piala Dunia 1998 Laurent Blanc, dan mantan kiper Inggris Gordon Banks. Sosok legendaris Brazil Pele menyaksikan dari dalam balai yang besar.

Sosok legendaris Rusia Nikita Simonyan juga terlibat.

Turnamen yang berlangsung selama sebulan ini, akan dimainkan di 11 kota dari Kaliningrad di Barat Ekaterinburg, yang terpisah 2.500 kilometer dari Timur, dan Sochi di dekat Laut Hitam, dan total akan melewati empat zona waktu yang dimulai pada 14 Juni.

Turnamen ini akan menampilkan 64 pertandingan secara keseluruhan, sedangkan pertandingan final akan berlangsung di Stadion Luzhniki pada 15 Juli 2018 mendatang. (afp/espn/reuters)

Daftar peserta grup Piala Dunia 2018 

Grup A

Rusia
Arab Saudi
Mesir
Uruguay

Grup B

Portugal
Spanyol
Maroko
Iran

Grup C

Prancis
Australia
Peru
Denmark

Grup D

Argentina
Islandia
Kroasia
Nigeria

Grup E

Brazil
Swiss
Kosta Rika
Serbia

Grup F

Jerman
Meksiko
Swedia
Korea Selatan

Grup G

Belgia
Panama
Tunisia
Inggris

Grup H

Polandia
Senegal
Kolombia
Jepang

See Also

Rusia Lawan Arab Saudi Awali Piala Dunia 2018
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
Marc Marquez Juarai MotoGP Australia
Lewis Hamilton Juara Grand Prix F1 Di AS
Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Australia
Daftar Negara Sudah Lolos Ke Piala Dunia 2018
Anggota Kodim 0716/Demak Tak Lupa Olahraga
Semangat Aerobik Serdadu Demak
Semangat Ibu Persit Senam Di MaKodim 0716/Demak
UMK Kirim Dua Atlet Di Pomnas 2017
Pebulu Tangkis Putri Klaten Rebut Juara Di Malang
Tim Taekwondo Indonesia Raih Emas Di Kejuaraan Asia
Tim Jujitsu Sumbang Medali Perunggu Dari Ajang AIMAG
Wakil Rektor III UMK Sebut Bidang Olahraga Banyak Sumbang Prestasi
Praveen Jordan/Debby Susanto Juara Korea Terbuka Super Series 2017
Indonesia Pastikan Empat Wakil Di Final Korea Terbuka
Atlet Tarung Derajat Putri UMK Akan Turun Di Pomnas
Meksiko Pastikan Lolos Ke Piala Dunia 2018
Daftar Perolehan Medali Akhir SEA Games 2017
SEA Games 2017, Pebulutangkis Jonatan Christie Sumbang Emas
Koramil 09/Randublatung Gelar Senam Bersama Forkopimcam
SEA Games 2017, Tim Putra Bulu Tangkis Lolos Ke Final
SEA Games 2017, Rifda Irfanaluthfi Cetak Medali Emas Pertama Cabang Senam
SEA Games 2017 Grup B, Indonesia 0-0 Vietnam
SEA Games 2017, Emas Pertama Bowling Tambah Medali Indonesia
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.006.183 Since: 07.04.14 | 0.4856 sec