YouTube Facebook Twitter RSS
22 Jun 2018, 0

Internasional

Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi Yaman

Friday, 01 December 2017 | View : 519

siarjustisia.com-RIYADH.

Otoritas Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang ditembakkan dari wilayah Yaman. Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengklaim menembakkan rudal tersebut. Ini merupakan serangan rudal kedua yang dilancarkan Houthi ke wilayah Arab Saudi dalam sebulan terakhir.

Juru bicara koalisi militer pimpinan Arab Saudi, Turki al-Maliki menyatakan, rudal tersebut menargetkan kota Khamis Mushait, Arab Saudi Selatan. 

"Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi mencegat rudal yang mengarah menuju Khamis Mushait," ujar Turki al-Maliki seperti dikutip kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency dan dilansir kantor berita AFP, Jumat (1/12/2017).
  Kelompok pemberontak Houthi lewat saluran televisi yang dikelolanya, Al-Masira mengklaim serangan rudal tersebut. Namun berbeda dengan keterangan juru bicara koalisi Arab Saudi, Houthi menyebut rudal tersebut mengenai sebuah target militer di wilayah Arab Saudi.

Beberapa jam sebelum serangan rudal tersebut, pemimpin Houthi, Abdulmalik al-Huthi mengancam akan melakukan pembalasan atas blokade yang dilakukan koalisi Arab Saudi terhadap Yaman. Blokade tersebut mulai diterapkan awal November lalu sebagai respons atas rudal yang ditembakkan Houthi namun berhasil dihalau oleh otoritas Arab Saudi di dekat bandara di Riyadh.

"Jika blokade terus berlanjut, kami tahu target apa yang akan menimbulkan penderitaan hebat dan bagaimana menjangkaunya," cetus al-Huthi dalam pidatonya yang disiarkan Al-Masira.

Pemerintah Arab Saudi menuding rivalnya, Iran mendukung dan mempersenjatai Houthi. Beberapa waktu lalu, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bahkan menyatakan dukungan Iran tersebut bisa dianggap sebagai tindakan perang. Namun pemerintah Iran membantah telah menyalurkan senjata untuk Houthi. (afp)

See Also

Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.162.989 Since: 07.04.14 | 0.6155 sec