YouTube Facebook Twitter RSS
19 Feb 2019, 0

Internasional

Kaisar Jepang Akihito Akan Turun Takhta 30 April 2019

Saturday, 02 December 2017 | View : 456
Tags : Akihito, Jepang

siarjustisia.com-TOKYO.

Kaisar Jepang ke-125, Akihito yang telah berkuasa selama hampir tiga dekade, akan turun takhta pada 30 April 2019 mendatang. Ini akan menjadi yang pertama kalinya seorang kaisar Jepang turun takhta dalam kurun waktu dua abad.

Dewan Urusan Rumah Tangga Kekaisaran yang terdiri dari anggota parlemen, anggota kerajaan dan hakim-hakim Mahkamah Agung pada hari Jumat (1/12/2017) ini telah menyetujui waktu turun takhta tersebut. Dewan tersebut dikepalai oleh Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe.

Tahun lalu, Akihito yang genap berumur 84 tahun pada 23 Desember 2017 mendatang, telah menyampaikan niatnya untuk mengundurkan diri. Kaisar Jepang yang menggantikan ayahnya Showa tersebut, Akihito menyatakan dirinya khawatir bahwa usia dan kondisi kesehatannya akan membuatnya sulit untuk melakukan tugas-tugasnya. Kaisar tersebut pernah menjalani operasi jantung dan perawatan untuk kanker prostat. 

"Ini turun takhta yang pertama oleh seorang kaisar dalam 200 tahun dan yang pertama di bawah konstitusi (pasca perang)," ujar PM Shinzo Abe kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (1/12/2017).

Pengganti Showa yang meninggal pada 7 Januari 1989 tersebut, Akihito akan digantikan oleh putranya, Putra Mahkota Naruhito (57 tahun).

"Saya merasakan emosi mendalam bahwa hari ini, pendapat Dewan Urusan Rumah Tangga Kekaisaran diputuskan dengan baik dan sebuah langkah besar diambil untuk menuju suksesi kekaisaran," imbuh PM Shinzo Abe.

Terakhir kali seorang kaisar Jepang turun takhta adalah pada tahun 1817. Undang-undang pasca Perang Dunia II tidak mengizinkan kaisar turun takhta, sehingga parlemen Jepang meloloskan Undang-Undang pada Juni lalu yang mengizinkan Akihito melepaskan takhtanya.

Kaisar Jepang ke-125 yang lahir pada tanggal 23 Desember 1933 tersebut, Akihito bersama dengan Permaisuri Michiko, banyak melakukan upaya pemulihan akibat Perang Dunia II selama mereka memimpin.

Kaisar Jepang yang menikah dengan Permaisuri Michiko sejak tahun 1959 dan memiliki putra putri diantaranya Naruhito, Fumihito, Pangeran Akishino, Sayako Kuroda itu, Akihito sangat dihormati oleh warga Jepang pada umumnya. (reuters)

See Also

Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.410.730 Since: 07.04.14 | 0.6139 sec