YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Internasional

Warga AS Dipenjara Seumur Hidup Atas Pembunuhan Wanita Jepang

Saturday, 02 December 2017 | View : 20

siarjustisia.com-URUMA.

Pengadilan Jepang hari ini, Jumat (1/12/2017) menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup pada seorang mantan Marinir Amerika Serikat yang ditempatkan di Uruma, Pulau Okinawa, Jepang atas pemerkosaan dan pembunuhan seorang wanita lokal.

Terdakwa, Kenneth Franklin Shinzato merupakan seorang Marinir sejak 2007 hingga 2014. Namun saat kejadian pada 28 April tahun lalu, pria berumur 33 tahun itu merupakan pekerja sipil di Pangkalan Udara Kadena milik Angkatan Udara AS.

Dalam persidangan di Pengadilan Distrik Naha, pria itu mengaku memperkosa Rina Shimabukuro (20 tahun) dan meninggalkannya begitu saja. Namun dia menolak dakwaan pembunuhan dengan mengklaim dirinya tidak berniat membunuh wanita itu.
  Jasad korban baru ditemukan di areal hutan pada Mei, atau tiga pekan setelah dia menghilang. Kasus ini telah memicu kemarahan warga Okinawa yang telah sejak lama mengeluh tentang keberadaan militer AS di wilayah tersebut dan kejahatan-kejahatan terkait mereka. Diketahui bahwa separuh dari sekitar 50 ribu tentara Amerika yang berada di Jepang, ditempatkan di Okinawa.

Putusan ini disambut juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga. "Ini insiden yang sangat kejam dan jahat yang merampas kehidupan seorang wanita muda dengan masa depan di depannya," tuturnya pada konferensi pers seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (1/12/2017). 

"Tak boleh lagi ada insiden-insiden ataupun kecelakaan-kecelakaan oleh militer AS," tandasnya.

Personel militer AS yang ditempatkan di Okinawa telah terlibat serangkaian kejahatan termasuk pemerkosaan, penyerangan, tabrak lari dan kecelakaan mobil karena mabuk. Warga setempat telah kerap menggelar aksi-aksi demo untuk memprotes insiden-insiden tersebut. (afp)

See Also

Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
Yordania Tolak Sikap Donald Trump Soal Yerusalem
Warga Korea Utara Gelar Perayaan Massal Uji Coba Rudal Hwasong 15
Mantan Penasihat Keamanan Presiden AS Didakwa Bohongi FBI Terkait Rusia
Militer Suriah Tembakkan Rudal Ke Jet Tempur Israel
Badai Hujan Dan Petir Berlanjut Di Melbourne
Kaisar Jepang Akihito Akan Turun Takhta 30 April 2019
Taliban Serang Kampus Di Pakistan
Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi Yaman
Mahasiswa Australia Semakin Lama Selesaikan Studi
Agnez Mo Raih Penghargaan Di MAMA 2017 Vietnam
Tidak Ada Korban WNI Di Teror Masjid Sinai
Pola Teroris Bunuhi Jemaah Salat Jumat Di Sinai
Korban Bom Masjid Di Sinai Bertambah Jadi 305 Orang
Serangan Udara Mesir Tewaskan Teroris Penyerang Masjid Sinai
Perlintasan Perbatasan Mesir-Gaza Batal Dibuka
Penembakan Pada Hari Thanksgiving Di Houston
Mesir Buru Pelaku Teror Di Masjid Sinai
Milisi Serang Masjid Di Mesir
Kuba Kompak Dengan Korea Utara
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.006.161 Since: 07.04.14 | 0.6861 sec