YouTube Facebook Twitter RSS
24 Oct 2018, 0

Internasional

Badai Hujan Dan Petir Berlanjut Di Melbourne

Saturday, 02 December 2017 | View : 98
Tags : Melbourne

siarjustisia.com-MELBOURNE.

Melbourne, kota di negara bagian Victoria, Australia berada dalam lintasan badai hujan dan petir pada Jumat (1/12/2017) petang dengan curah hujan deras semalaman. Menurut Biro Meteorologi (BOM) badai ini bergerak ke Timur Laut Victoria.

BOM menyatakan curah hujan yang "belum pernah terjadi sebelumnya" diperkirakan akan terjadi di Victoria selama tiga hari yang bisa mencapai hingga 300 milimeter.

Curah hujan di Kota Melbourne sendiri kemungkinan bisa mencapai 100 milimeter.

BOM mengatakan kawasan Timur Laut negara bagian Victoria kini menjadi "perhatian utama" dengan adanya kelembaban tropis yang bergerak ke selatan dalam beberapa hari ke depan.

Tidak disebutkan kota-kota yang berisiko, namun dikatakan permukiman "yang terletak di lereng Timur pegunungan" kemungkinan besar terpengaruh.

Ditekankan bukan hanya satu tapi beberapa sistem cuaca yang kompleks, dan prakiraan bisa berubah tergantung lokasi pergerakan cuaca.

"Bagaimana persisnya sistem tekanan rendah bergerak selama 24 jam ke depan akan menentukan di mana curah hujan besar terjadi," jelas ahli cuaca James Taylor.

"Kemungkinan akan bergerak melintasi timur laut Victoria dan karena itulah kami sangat memperhatikan kawasan tersebut," tambahnya.

Banjir di kawasan Pascoe Vale di pinggiran Melbourne akibat hujan deras 1 Desember 2017.

Kawasan Timur Laut Victoria menghadapi apa yang disebut BOM sebagai peristiwa banjir "signifikan", sementara banjir kecil sampai sedang diperkirakan terjadi di wilayah Barat negara bagian.

Melbourne pagi ini mengalami curah hujan 10mm namun diperkirakan akan bertambah sepanjang sore.

Satu jalan di daerah Pascoe Vale di Utara Melbourne sudah dilanda banjir.

Curah hujan antara 50 mm dan 80 mm bisa berlangsung cepat di wilayah kota, dengan kemungkinan berulang lagi pada malam hari.

Tapi BOM mengatakan curah hujan terbesar akan tinggal di Utara Melbourne.

"Kami mulai melihat hujan lebat dan badai berpotensi terjadi sepanjang Barat Daya Victoria," papar James Taylor.

"Seiring pergerakannya, kita bisa melihat curah hujan besar yang terkait dengan aktivitas badai di wilayah Melbourne," tambah dia.

Badai tersebut mungkin akan berakhir di akhir sore namun James Taylor memperingatkan masih akan terjadi lagi.

"Sekarang terlihat sepertinya curah hujan besar akan lebih ke timur laut, untungnya, tapi Melbourne masih berisiko malam ini," terangnya.

"Jika bergerak ke selatan dan kelembaban tropis bergerak di atas Melbourne, maka dini hari Sabtu (2/12/2017) pagi menjadi risiko nyata," jelasnya.

Curah hujan hingga 45 mm turun di wilayah Barat negara bagian. Sebuah daerah di dekat Stawell mendapat curah hujan 16 mm hanya dalam 20 menit.

Badai hujan menerjang Melbourne, Jumat (1/12/2017).

Komisaris Emergency Management Craig Lapsley menyatakan warga perlu dipersiapkan menghadapi badai tersebut, namun mendesak agar berhati-hati setelah 12 pria di atas 50 tahun dilaporkan membutuhkan perawatan medis setelah jatuh dari atap saat membersihkan saluran air.

"Apakah pekarangan Anda menampung banyak hujan? Apakah pekarangan tetangga Anda menampung banyak hujan?" katanya kepada ABC Radio Melbourne.

"Itu akan menjadi tantangan, karena kita belum pernah melihat curah hujan seperti ini cukup lama," imbuhnya.

Sejumlah acara akhir pekan dan olahraga dibatalkan karena mengantisipasi cuaca buruk.

Craig Lapsley mengatakan bahwa layanan darurat telah dikerahkan ke tempat-tempat yang mereka kemungkinan membutuhkan.

"Kita telah mengalaminya beberapa kali cuaca yang lembab seperti ini, kelembaban dalam sistem dan pembentukan awan yang sangat cepat, jika bisa disebut begitu," katanya.

"Pembentukan awan ini adalah formasi cuaca yang menurutku belum pernah kita lihat. Ini pasti menantang dalam hal prakiraan (cuaca)," tambahnya.

Sejumlah peringatan telah diberlakukan, termasuk peringatan badai laut, peringatan cuaca buruk hujan deras untuk seluruh negara bagian, peringatan bagi petani serta pemantauan banjir di seluruh negara bagian. (abc)

See Also

Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.814.920 Since: 07.04.14 | 0.6225 sec