YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Internasional

Badai Hujan Dan Petir Berlanjut Di Melbourne

Saturday, 02 December 2017 | View : 9
Tags : Melbourne

siarjustisia.com-MELBOURNE.

Melbourne, kota di negara bagian Victoria, Australia berada dalam lintasan badai hujan dan petir pada Jumat (1/12/2017) petang dengan curah hujan deras semalaman. Menurut Biro Meteorologi (BOM) badai ini bergerak ke Timur Laut Victoria.

BOM menyatakan curah hujan yang "belum pernah terjadi sebelumnya" diperkirakan akan terjadi di Victoria selama tiga hari yang bisa mencapai hingga 300 milimeter.

Curah hujan di Kota Melbourne sendiri kemungkinan bisa mencapai 100 milimeter.

BOM mengatakan kawasan Timur Laut negara bagian Victoria kini menjadi "perhatian utama" dengan adanya kelembaban tropis yang bergerak ke selatan dalam beberapa hari ke depan.

Tidak disebutkan kota-kota yang berisiko, namun dikatakan permukiman "yang terletak di lereng Timur pegunungan" kemungkinan besar terpengaruh.

Ditekankan bukan hanya satu tapi beberapa sistem cuaca yang kompleks, dan prakiraan bisa berubah tergantung lokasi pergerakan cuaca.

"Bagaimana persisnya sistem tekanan rendah bergerak selama 24 jam ke depan akan menentukan di mana curah hujan besar terjadi," jelas ahli cuaca James Taylor.

"Kemungkinan akan bergerak melintasi timur laut Victoria dan karena itulah kami sangat memperhatikan kawasan tersebut," tambahnya.

Banjir di kawasan Pascoe Vale di pinggiran Melbourne akibat hujan deras 1 Desember 2017.

Kawasan Timur Laut Victoria menghadapi apa yang disebut BOM sebagai peristiwa banjir "signifikan", sementara banjir kecil sampai sedang diperkirakan terjadi di wilayah Barat negara bagian.

Melbourne pagi ini mengalami curah hujan 10mm namun diperkirakan akan bertambah sepanjang sore.

Satu jalan di daerah Pascoe Vale di Utara Melbourne sudah dilanda banjir.

Curah hujan antara 50 mm dan 80 mm bisa berlangsung cepat di wilayah kota, dengan kemungkinan berulang lagi pada malam hari.

Tapi BOM mengatakan curah hujan terbesar akan tinggal di Utara Melbourne.

"Kami mulai melihat hujan lebat dan badai berpotensi terjadi sepanjang Barat Daya Victoria," papar James Taylor.

"Seiring pergerakannya, kita bisa melihat curah hujan besar yang terkait dengan aktivitas badai di wilayah Melbourne," tambah dia.

Badai tersebut mungkin akan berakhir di akhir sore namun James Taylor memperingatkan masih akan terjadi lagi.

"Sekarang terlihat sepertinya curah hujan besar akan lebih ke timur laut, untungnya, tapi Melbourne masih berisiko malam ini," terangnya.

"Jika bergerak ke selatan dan kelembaban tropis bergerak di atas Melbourne, maka dini hari Sabtu (2/12/2017) pagi menjadi risiko nyata," jelasnya.

Curah hujan hingga 45 mm turun di wilayah Barat negara bagian. Sebuah daerah di dekat Stawell mendapat curah hujan 16 mm hanya dalam 20 menit.

Badai hujan menerjang Melbourne, Jumat (1/12/2017).

Komisaris Emergency Management Craig Lapsley menyatakan warga perlu dipersiapkan menghadapi badai tersebut, namun mendesak agar berhati-hati setelah 12 pria di atas 50 tahun dilaporkan membutuhkan perawatan medis setelah jatuh dari atap saat membersihkan saluran air.

"Apakah pekarangan Anda menampung banyak hujan? Apakah pekarangan tetangga Anda menampung banyak hujan?" katanya kepada ABC Radio Melbourne.

"Itu akan menjadi tantangan, karena kita belum pernah melihat curah hujan seperti ini cukup lama," imbuhnya.

Sejumlah acara akhir pekan dan olahraga dibatalkan karena mengantisipasi cuaca buruk.

Craig Lapsley mengatakan bahwa layanan darurat telah dikerahkan ke tempat-tempat yang mereka kemungkinan membutuhkan.

"Kita telah mengalaminya beberapa kali cuaca yang lembab seperti ini, kelembaban dalam sistem dan pembentukan awan yang sangat cepat, jika bisa disebut begitu," katanya.

"Pembentukan awan ini adalah formasi cuaca yang menurutku belum pernah kita lihat. Ini pasti menantang dalam hal prakiraan (cuaca)," tambahnya.

Sejumlah peringatan telah diberlakukan, termasuk peringatan badai laut, peringatan cuaca buruk hujan deras untuk seluruh negara bagian, peringatan bagi petani serta pemantauan banjir di seluruh negara bagian. (abc)

See Also

Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
Yordania Tolak Sikap Donald Trump Soal Yerusalem
Warga Korea Utara Gelar Perayaan Massal Uji Coba Rudal Hwasong 15
Mantan Penasihat Keamanan Presiden AS Didakwa Bohongi FBI Terkait Rusia
Militer Suriah Tembakkan Rudal Ke Jet Tempur Israel
Warga AS Dipenjara Seumur Hidup Atas Pembunuhan Wanita Jepang
Kaisar Jepang Akihito Akan Turun Takhta 30 April 2019
Taliban Serang Kampus Di Pakistan
Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi Yaman
Mahasiswa Australia Semakin Lama Selesaikan Studi
Agnez Mo Raih Penghargaan Di MAMA 2017 Vietnam
Tidak Ada Korban WNI Di Teror Masjid Sinai
Pola Teroris Bunuhi Jemaah Salat Jumat Di Sinai
Korban Bom Masjid Di Sinai Bertambah Jadi 305 Orang
Serangan Udara Mesir Tewaskan Teroris Penyerang Masjid Sinai
Perlintasan Perbatasan Mesir-Gaza Batal Dibuka
Penembakan Pada Hari Thanksgiving Di Houston
Mesir Buru Pelaku Teror Di Masjid Sinai
Milisi Serang Masjid Di Mesir
Kuba Kompak Dengan Korea Utara
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.006.163 Since: 07.04.14 | 0.6613 sec