YouTube Facebook Twitter RSS
19 Feb 2018, 0

Internasional

Meksiko Pertahankan Kedutaan Besarnya Di Tel Aviv

Thursday, 07 December 2017 | View : 34

siarjustisia.com-MEXICO CITY.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Meksiko mengatakan bahwa mereka tidak akan memindahkan kedutaannya di Tel Aviv, Israel ke Jerusalem, meski Amerika Serikan (AS) telah melakukannya.

"Terkait keputusan Pemerintah Amerika Serikat yang mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Pemerintah Meksiko mengumumkan akan mempertahankan kedutaan besarnya di Tel Aviv, seperti yang terjadi selama ini dengan semua negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel," kata pihak Kemenlu Meksiko.

Keputusan Meksiko tersebut sesuai dengan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai status Jerusalem, kata kementerian tersebut menambahkan.

Sebelumnya, Presiden AS ke-45, Donald John Trump mengumumkan AS mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan menginstruksikan Departemen Luar Negeri untuk memindahkan kedutaannya di sana.

Status Jerusalem tetap menjadi salah satu isu utama dalam konflik Israel-Palestina. Sejauh ini, masyarakat internasional tidak mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan tidak ada negara asing yang menempatkan kedutaan mereka di kota tersebut.

"Meksiko mengulangi keyakinannya yang teguh bahwa solusi politik dan damai terhadap konflik harus berasal dari perundingan langsung antara para pihak untuk menyelesaikan masalah substantif, termasuk status definitif Jerusalem," kata kementerian tersebut, sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB telah meminta agar ada pertemuan darurat terkait keputusan AS itu. (xinhua)

See Also

Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
Turki Sesalkan Veto AS Soal Yerusalem
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.385.145 Since: 07.04.14 | 0.6973 sec