YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Internasional

Yordania Tolak Sikap Donald Trump Soal Yerusalem

Thursday, 07 December 2017 | View : 8

siarjustisia.com-AMMAN.

Yordania menolak keputusan Amerika Serikat (AS) mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dengan menyebut keputusan itu gugur secara hukum karena secara langsung mensahkan pendudukan Israel di bagian Timur kota yang disengketakan itu.

Juru bicara pemerintah Yordania Mohamed al-Momani berkata kepada kantor berita Petra bahwa Presiden AS Donald Trump melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang tidak mengakui pendudukan tanah Palestina oleh Israel di bagian Timur Yerusalem dan Tepi Barat.

Yordania menyebut langkah AS itu sebagai tindakan sepihak yang tidak memiliki dasar hukumnya.

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mencuit bahwa langkah politik AS telah merusak upaya-upaya perdamaian dan menyatakan status Yerusalem harus ditentukan lewat negosiasi langsung antara Palestina dan Israel.

"Yordania menolak keputusan itu dan semua implikasinya serta akan terus bekerja demi negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya," kata Ayman Safadi.

Yodania kehilangan Yerusalem Timur dan Tepi Barat karena direbut Israel dalam Perang 1967. Yordania menyatakan nasib kota itu hanya boleh ditentukan pada akhir penyelesaian final.

Palestina mengklaim Yerusaelm Timur sebagai ibu kota negaranya nanti. Sebaliknya Israel menganggap Yerusalem sebagai ibu kota abadi dan tak terpisahkannya.

Raja Yordania Abdullah sudah memperingkatan Donald John Trump di Washington D.C. pekan lalu soal langkah itu. Raja juga memperingkatkan bakal adanya gejolak di Timur Tengah.

Dinasti Hasyim yang menjadi asal Raja Abdullah adalah penjaga tempat suci Yerusalem sehingga Yordania sangat sensitif terhadap setiap perubahan status Yerusalem, demikian Reuters.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan menggelar pertemuan dengan Raja Abdullah hari ini guna ofensif diplomatik dalam menghadapi langkah politik Presiden AS Donald John Trump. (reuters).

See Also

Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
Warga Korea Utara Gelar Perayaan Massal Uji Coba Rudal Hwasong 15
Mantan Penasihat Keamanan Presiden AS Didakwa Bohongi FBI Terkait Rusia
Militer Suriah Tembakkan Rudal Ke Jet Tempur Israel
Badai Hujan Dan Petir Berlanjut Di Melbourne
Warga AS Dipenjara Seumur Hidup Atas Pembunuhan Wanita Jepang
Kaisar Jepang Akihito Akan Turun Takhta 30 April 2019
Taliban Serang Kampus Di Pakistan
Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi Yaman
Mahasiswa Australia Semakin Lama Selesaikan Studi
Agnez Mo Raih Penghargaan Di MAMA 2017 Vietnam
Tidak Ada Korban WNI Di Teror Masjid Sinai
Pola Teroris Bunuhi Jemaah Salat Jumat Di Sinai
Korban Bom Masjid Di Sinai Bertambah Jadi 305 Orang
Serangan Udara Mesir Tewaskan Teroris Penyerang Masjid Sinai
Perlintasan Perbatasan Mesir-Gaza Batal Dibuka
Penembakan Pada Hari Thanksgiving Di Houston
Mesir Buru Pelaku Teror Di Masjid Sinai
Milisi Serang Masjid Di Mesir
Kuba Kompak Dengan Korea Utara
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.006.203 Since: 07.04.14 | 0.4062 sec