YouTube Facebook Twitter RSS
25 Apr 2018, 0

Internasional

Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya

Thursday, 07 December 2017 | View : 203

siarjustisia.com-RAMSTEIN.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat akan segera menindaklanjuti perintah Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 Donald John Trump untuk memindahkan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Departemen Luar Negeri akan segera memulai proses untuk mengimplementasikan keputusan ini dengan memulai persiapan untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem," kata Menteri Luar Negeri AS Rex Wayne Tillerson dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP,  Kamis (7/12/2017).

Keputusan Donald John Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel telah memicu peringatan bahwa hal itu bisa menyebabkan gelombang kekerasan baru di Timur Tengah.

Rex Wayne Tillerson pun mengatakan, departemennya telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi warga negara AS di kawasan tersebut.

"Keselamatan warga Amerika merupakan prioritas tertinggi Departemen Luar Negeri, dan bersama-sama badan-badan federal lainnya, kami telah menerapkan rencana keamanan yang kuat untuk melindungi keselamatan warga Amerika di wilayah-wilayah terdampak," ujar Rex Wayne Tillerson.

Meskipun keputusan Donald John Trump menuai kecaman luas, namun Rex Wayne Tillerson mengatakan bahwa Donald John Trump memutuskan hal tersebut setelah berkonsultasi dengan negara-negara sekutu. "Kami telah berkonsultasi dengan banyak teman, mitra dan sekutu-sekutu sebelum presiden membuat keputusannya," tutur Rex Wayne Tillerson.

"Kami sangat percaya ada kesempatan untuk perdamaian abadi," imbuhnya.

Dalam pidatonya pada Rabu (6/12/2017) waktu setempat, Presiden AS ke-45 Donald John Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Pengumuman itu disampaikan meski para pemimpin dunia sebelumnya telah mengingatkan, bahwa langkah tersebut akan memicu gelombang kekerasan baru di kawasan Timur Tengah.

Dalam pidatonya di Gedung Putih tersebut, Donald John Trump menyatakan bahwa pemerintahnya juga akan memulai proses pemindahan Kedutaan AS di Tel Aviv ke Yerusalem. Proses pemindahan tersebut diperkirakan akan berlangsung beberapa tahun.

"Saya telah memutuskan bahwa inilah waktunya untuk secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel," ujar Donald John Trump dalam pidatonya seraya mengatakan bahwa dengan langkah ini, dirinya menepati salah satu janjinya saat kampanye kepresidenan. (afp)

See Also

Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.843.357 Since: 07.04.14 | 0.6609 sec