YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2019, 0

Internasional

Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya

Thursday, 07 December 2017 | View : 336

siarjustisia.com-RAMSTEIN.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat akan segera menindaklanjuti perintah Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 Donald John Trump untuk memindahkan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Departemen Luar Negeri akan segera memulai proses untuk mengimplementasikan keputusan ini dengan memulai persiapan untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem," kata Menteri Luar Negeri AS Rex Wayne Tillerson dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP,  Kamis (7/12/2017).

Keputusan Donald John Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel telah memicu peringatan bahwa hal itu bisa menyebabkan gelombang kekerasan baru di Timur Tengah.

Rex Wayne Tillerson pun mengatakan, departemennya telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi warga negara AS di kawasan tersebut.

"Keselamatan warga Amerika merupakan prioritas tertinggi Departemen Luar Negeri, dan bersama-sama badan-badan federal lainnya, kami telah menerapkan rencana keamanan yang kuat untuk melindungi keselamatan warga Amerika di wilayah-wilayah terdampak," ujar Rex Wayne Tillerson.

Meskipun keputusan Donald John Trump menuai kecaman luas, namun Rex Wayne Tillerson mengatakan bahwa Donald John Trump memutuskan hal tersebut setelah berkonsultasi dengan negara-negara sekutu. "Kami telah berkonsultasi dengan banyak teman, mitra dan sekutu-sekutu sebelum presiden membuat keputusannya," tutur Rex Wayne Tillerson.

"Kami sangat percaya ada kesempatan untuk perdamaian abadi," imbuhnya.

Dalam pidatonya pada Rabu (6/12/2017) waktu setempat, Presiden AS ke-45 Donald John Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Pengumuman itu disampaikan meski para pemimpin dunia sebelumnya telah mengingatkan, bahwa langkah tersebut akan memicu gelombang kekerasan baru di kawasan Timur Tengah.

Dalam pidatonya di Gedung Putih tersebut, Donald John Trump menyatakan bahwa pemerintahnya juga akan memulai proses pemindahan Kedutaan AS di Tel Aviv ke Yerusalem. Proses pemindahan tersebut diperkirakan akan berlangsung beberapa tahun.

"Saya telah memutuskan bahwa inilah waktunya untuk secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel," ujar Donald John Trump dalam pidatonya seraya mengatakan bahwa dengan langkah ini, dirinya menepati salah satu janjinya saat kampanye kepresidenan. (afp)

See Also

Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.249.403 Since: 07.04.14 | 0.607 sec