YouTube Facebook Twitter RSS
19 Jun 2018, 0

Hukum

Polresta Surakarta Tetapkan Karyawan UOB Indonesia Tersangka Pembobolan Rp 21,6 Miliar

Friday, 08 December 2017 | View : 164

siarjustisia.com-SOLO.

Tim penyidik Kepolisian Resor Kota Surakarta telah menaikkan status tiga karyawan PT. Bank UOB (United Overseas Bank) Indonesia di Jalan Urip Soemoharjo, Jebres, Solo, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dari saksi menjadi tersangka dalam tindak pidana khusus dugaan kejahatan perbankan dengan kerugian sekitar Rp 21,6 miliar.

Tiga tersangka tersebut yakni Natalia Go, Vincensius Hendri W, dan Meliawati selaku Penjabat Bank UOB Solo," kata Kasat Reskrim Polres Kota Surakarta Kompol Agus Puryadi, di MaPolresta Surakarta, Jl. Adi Sucipto No.2, Banjarsari, Manahan, Solo, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Kamis (7/12/2017).

Menurut Kompol Agus Puryadi, ketiga tersangka tersebut diduga memiliki peran dalam meloloskan pencairan dana uang tabungan milik nasabah atau korban Roestina Cahyo Dewi, seorang pengusaha garmen di Karanganyar.

Ketiga tersangka dalam penyidikan sudah sesuai dengan tindak pidana kejahatan perbankan Pasal 49 ayat (2) huruf b jo Pasal 29 Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan dengan ancaman maksimal delapan tahun penjara.

"Kami menilai ketentuan dalam UU Perbankan telah terpenuhi, karena ketiga tersangka tidak menjalankan tugasnya sesuai dengan standar operasional prosedur," katanya.

Menurut dia, uang tabungan milik bersama atas nama korban Roestina Cahyo Dewi dan Waseso, seharusnya dapat diambil secara bersama. Namun, Waseso dalam pengambilan uang secara bertahap 18 kali dengan cara memalsukan tanda tangan dan tanpa konfirmasi Roestina Cahyo Dewi. 

Menurut dia, Waseso yang dapat mengambil uang tabungan dengan cara memalsukan tanda tangan korban telah menyalahi aturan perbankan, sehingga Roestina Cahyo Dewi mengalami kerugian mecapai Rp 21,6 miliar.

Berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus tersebut, terang dia, dijadikan dua BAP yakni pertama tersangka Vincensius Henry W. dan Meliawati telah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Surakarta, pada Rabu (5/12/2017).

Namun, BAP untuk tersangka Natalia Go masih dikembangkan oleh tim penyidik polres setempat, tetapi dalam waktu dekat segera dilimpahkan.

Menurut konsultan hukum korban Roestina Cahyo Dewi, Dimas Andi Wiryono, pihaknya mengapresiasi tim penyidik Polresta Surakarta yang bekerja secara profesional, karena BAP sudah dilimpahkan ke Kejari.

"Kami berharap berkas dapat diterima oleh kejaksaan, sehingga dapat dinyatakan lengkap atau P21," kata Dimas Andi Wiryono.

Dimas Andi Wiryono mengatakan, jika Waseso yang melakukan pemalsuan tanda tangan mencairkan dana sudah divonis oleh pengadilan bersalah dengan hukuman tiga tahun penjara, maka ketiga tersangka dari Bank UOB juga seharusnya ikut bersalah karena diduga melakukan kejahatan perbankan.

Namun, Dimas Andi Wiryono berharap bukan hanya tiga pegawai PT. Bank UOB Indonesia yang ditetapkan sebagai tersangka, karena mereka hanya menjalankan tugas sesuai arahan pimpinannya. (ant)

See Also

6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
BNN Sergap 3 Bandar Narkoba Di Ancol
Hakim Senior Terjaring OTT Rp 30 Juta
Polres Kudus Ciduk 5 Orang Pengedar Uang Palsu
KPK Jerat Cagub Maluku Utara
KPK Periksa Isteri Bos PT. MRA
Hacker Surabaya Black Hat Telah Retas 600 Situs
Kapolri Pastikan Kapolsek Selingkuhi Isteri Bawahan Dicopot
KPU Akan Gelar Pleno Bahas Putusan Bawaslu
PBB Tunggu Sikap KPU Untuk Banding Putusan Bawaslu
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.151.173 Since: 07.04.14 | 0.6176 sec