YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2018, 0

Hukum

Koordinator Laboratorium Sabu Likuid Diskotek MG Club International Menyerahkan Diri

Thursday, 21 December 2017 | View : 129
siarjustisia.com-JAKARTA.
Koordinator lapangan laboratorium sabu cair atau sabu likuid di Diskotek MG Club International, Samsul Anwar alias Awang, menyerahkan diri ke Badan Narkotika Nasional (BNN).
Awang segera diperiksa di kantor Badan Narkotika Nasional, Jl. Letnan Jenderal M.T. Haryono No.11, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur.
"Yang bersangkutan menyerahkan diri dan saat ini dalam perjalanan menuju BNN, Cawang," tulis Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mulai menjabat sejak 1 Januari 2016, Irjen Pol. Drs. Arman Depari dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (20/12/2017).
"Masih kota interogasi dulu," beber mantan WaDir Reskrim Polda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol. Drs. Arman Depari kepada awak media, Rabu (20/12/0217).
Awang menyerahkan diri ke BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (20/12/20170 sore. Ia saat ini masih diperiksa intensif di BNN terkait dugaannya dalam operasional sabu cair di diskotek tersebut. Koordinator lapangan laboratorium sabu cair di Diskotek MG Club International itu masih diinterogasi.
Sebelumnya, BNN menetapkan nama Awang dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Awang diduga sebagai koordinator lapangan dalam operasional laboratorium sabu cair di Diskotek MG Club International.
Samsul Anwar alias Awang, koordinator lapangan laboratorium sabu cair atau liquid di Diskotek MG International, berperan sebagai pembuat kartu anggota pelanggan diskotek. Dia juga bertugas menyeleksi para pelanggan yang ingin membeli narkoba cair tersebut.
"Pada saat ada tamu yang masuk ke diskotek dan ingin membeli narkoba cair, dia juga yang memeriksa kartu dan men-screening apakah kartu itu berlaku atau tidak," ungkap mantan Kapolres Langkat tersebut, Irjen Pol. Drs. Arman Depari kepada wartawan, Rabu (20/12/2017).
Mantan Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) ke-9 masa jabatan 28 Agustus 2014-1 Januari 2016 tersebut, Irjen Pol. Drs. Arman Depari menambahkan Awang sebagai kurir dan menerima langsung uang hasil penjualan narkoba cair itu. "Nah setelah narkoba cair akan diserahkan kepada tamu, maka dia juga yang menerima uang hasil penjualan narkoba itu," tutur mantan Dir IV/Narkoba Mabes Polri periode 2009-2014.
Mantan Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri periode 2010-2014, Irjen Pol. Drs. Arman Depari berharap tertangkapnya Awang bisa mempermudah mencari keberadaan pemilik dan penanggung jawab Diskotek MG bernama Rudi.
Mantan Dir Narkoba Polda Metro Jaya periode 2006-2008 itu, Irjen Pol. Drs. Arman Depari menegaskan akan bertindak tegas terhadap Rudi jika memang melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan.
"Karena sudah jelas perintah dari Pak Kepala BNN lakukan pengejaran dan penangkapan sampai dapat dan jika ada perlawanan lakukan tindakan dengan keras kalau perlu dilakukan penembakan. Dan saya kira hal ini juga berlaku kepada Saudara Rudi yang saat ini belum kita temukan," tegas mantan Kanit Asset dan Kejahatan Terorganisir Dit IV/Narkoba Bareskrim Polri itu.
Tersangka Rudy, yang merupakan penanggung jawab diskotek, masih dalam pencarian. Rudy juga telah dimasukkan ke Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Rudy belum (tertangkap)," ucap mantan KaDensus 88/AntiTeror Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) tersebut, Irjen Pol. Drs. Arman Depari.

See Also

Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.305.792 Since: 07.04.14 | 0.5795 sec