YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2018, 0

Internasional

Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun

Thursday, 21 December 2017 | View : 111

siarjustisia.com-SEOUL.

Penyanyi, penari sekaligus penulis lagu asal Negeri Ginseng, Korea Selatan (Korsel), Kim Jong-hyun yang lebih dikenal sebagai Jonghyun mengendarai mobil keren, tinggal di rumah mewah, berkencan dengan aktris populer. Dilihat dari luar, penyanyi kelahiran Hyehwa, Seoul, Korea Selatan (Korsel) tersebut, Kim Jong-hyun lebih dikenal sebagai Jonghyun seakan punya segalanya. Namun penyanyi dari grup K-pop SHINee itu memutuskan bunuh diri pada usia 27 tahun setelah menderita depresi.

Berdasarkan pesan Jonghyun pada temannya Nine dari band rock Dear Cloud, pesan itu diungkapkan lewat media sosial setelah mendapat izin dari keluarga mendiang, Jonghyun kesulitan menjalani hidup sebagai selebritas.

"Aku hancur dari dalam. Depresi yang perlahan menggerogotiku, akhirnya benar-benar menelanku. Dan aku tidak bisa mengalahkannya," tulis Jonghyun.

"Ketenaran tidak pernah dimaksudkan untukku. Itu semua alasan mengapa ini menyakitkan. Mengapa aku memilih ini? Ini sangat lucu. Sungguh mengherankan aku bertahan begitu lama."

Tidak diketahui kapan Nine menerima pesan itu dari Jonghyun, tapi sang rocker langsung mengirimkannya ke keluarga Jonghyun setelah mendapatkannya. Nine dan Jonghyun menjadi teman dekat setelah mereka pertemu di acara radio Jonghyun "Blue Night, I am Jonghyun".

Vokalis utama dari grup idola SHINee itu, Jonghyun ditemukan tak bernyawa, Senin (18/12/2017).

Kakak perempuannya melapor pada polisi pukul 16.42 waktu setempat, mengatakan mungkin Jonghyun sedang berusaha melukai diri sendiri. Polisi menemukannya di dalam studio yang disewa selama dua hari di Cheongdam-dong, Seoul. 

Dia sempat mendapatkan pertolongan resusitasi jantung paru (CPR) dari tim medis, namun nyawanya tak tertolong.

Orang-orang yang dekat dengannya melihat ada tanda-tanda tak baik dari gerak-gerik Jonghyun, namun kematiannya mengejutkan para penggemar. Baru-baru ini Jonghyun manggung di konser solo pada 9-10 Desember dan mengikuti syuting untuk dua acara televisi.

Penyanyi yang lahir pada tanggal 8 April 1990 tersebut, Jonghyun menerima konseling untuk mengobati depresi.

Dia debut di bawah manajemen S.M. Entertainment, salah satu perusahaan hiburan terbesar di Korea Selatan. Agensi itu mengadopsi sistem efisien untuk mengatasi masalah kesehatan mental para penyanyi, seperti dilansir dari Korea Times.

Para konselor ditempatkan di agensi untuk mengatasi depresi yang diderita para penyanyi dan mereka juga bisa membawa para artis ke psikiatris bila dibutuhkan. Ada juga sistem mentoring di mana para junior bisa meminta saran dari para senior. Tapi tak ada yang berguna bagi Jonghyun.

"Kupikir jadi dokter itu gampang ketika dia terus menyalahkan kepribadianku dengan suaranya yang lembut," tulis Jonghyun dalam pesannya pada Nine.

"Kenapa kamu terus menyuruhku mencari alasan di balik kesulitan ini? Aku sudah bilang beberapa kali padamu. Apakah kamu butuh drama spesifik atau cerita yang lebih heboh sebagai bukti depresiku?"

Sulit untuk mencegah munculnya tekanan dan depresi pada selebritis.

Para selebritis selalu dibanding-bandingkan dan mereka mendapatkan tekanan besar untuk menjaga popularitas bahkan setelah mereka terkenal. Mereka tidak punya kehidupan pribadi dan mereka semakin stres saat popularitasnya berkurang. Jika mereka sama sekali tidak terkenal, mereka merasa nelangsa karena dunia tidak mengenali mereka.

Selebritas Korea Selatan, khususnya, berada di bawah tekanan yang lebih besar karena agensi menempatkan mereka di bawah mikromanajemen yang ketat. Sebelum dan sesudah debut, para idola K-pop dilaran menggunakan ponsel pribadi dan berkencan dengan penyanyi K-pop lain. Bintang K-pop ini punya aktivitas segudang saat album barunya diluncurkan. Grup yang populer rata-rata hanya punya waktu tidur kurang dari lima jam setiap malam.

Baru-baru ini, Kang Daniel dari Wanna One diopname setelah pingsan akibat kelelahan. Dia dikabarkan hanya tidur tiga jam per hari sejak debut pada Juni silam.

Di Korea Selatan, selebritas berada di bawah standar etik ketat, kadang lebih dari politikus atau pemimpin agama. Para penyanyi menderita dari kritik-kritik yang diunggah di dunia maya. (ant)

See Also

Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.305.803 Since: 07.04.14 | 0.6013 sec