YouTube Facebook Twitter RSS
19 Nov 2018, 0

Olahraga

Tokoh Taekwondo Indonesia Resmi Sandang Sabuk Tertinggi

Sunday, 24 December 2017 | View : 365

siarjustisia.com-JAKARTA.

Tokoh olahraga Taekwondo Indonesia yang juga pembina UTI Pro, Lioe Nam Khiong, resmi menyandang sabuk hitam DAN IX yang merupakan sabuk tertinggi pada cabang olahraga beladiri asal Korea Selatan (Korsel) itu setelah dinyatakan lolos serangkaian ujian.

Pembina Yayasan Universal Taekwondo Indonesia (YUTI) dan Universal Taekwondo Indonesia (UTI Pro), Grand Master Lioe Nam Khiong menjalani ujian kenaikan DAN IX, yang dilaksanakan di KUKKIWON (World Taekwondo Headquarter) di Seoul, Korea Selatan (Korsel) tanggal 10 November 2017 lalu.

"Ujian kenaikan tingkat dari DAN VIII ke DAN IX ini cukup berat dan tidak mudah karena melewati serangkaian test yang dilaksanakan para instruktur di KUKKIWON," ungkap Lioe Nam Khiong, Minggu (12/11/2017).

Dikatakannya, DAN IX merupakan tingkat tertinggi dalam ilmu beladiri Taekwondo.

"Bagi saya, bisa mengikuti ujian kenaikkan DAN ini adalah anugerah dalam kehidupan saya," jelas Lioe Nam Khiong yang sudah menekuni beladiri ini 44 tahun sejak tahun 1973 lalu saat Taekwondo pertama kali masuk ke Indonesia melalui kota Medan.

Menurut Lioe Nam Khiong, mengikuti ujian kenaikkan DAN dijadikan sebagai pemicu untuk terus mengembangkan olahraga Taekwondo di Indonesia.

"Saya tidak pernah berhenti untuk terus mengembangkan olahraga Taekwondo bersama UTI Pro," kata Lioe Nam Khiong.

Berdasarkan data yang diterima media dari Universal Taekwondo Indonesia (UTI) Pro di Jakarta, Sabtu (23/12/2017), penyerahan sabuk hitam DAN IX tersebut dilakukan secara langsung oleh Presiden Kukkiwon (World Taekwondo Headquaters) Oh Hyun Deuk di Seoul, Korea Selatan (Korsel), Kamis (21/12/2017).

"Terima kasih kepada Kukkiwon yang telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai pemegang sabuk hitam DAN IX. Dan tentunya saya akan menjaga amanah ini," kata Lioe Nam Khiong dalam keterangannya.

Untuk mendapatkan sabuk hitam DAN IX ini, Lioe Nam Khiong mengikuti serangkaian ujian sesuai dengan aturan yang ada. Selama di Korea Selatan (Korsel), mantan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) itu juga didukung penuh oleh pengurus teras UTI Pro.

Selain Grand Master Lioe Nam Khiong, enam Master dari UTI Pro juga mengikuti Ujian Kenaikan DAN tinggi di KUKKIWON. Pengurus yang juga menjalani tes kenaikan DAN tersebut diantaranya adalah Lam Ting, Suwandi Gunawan, Ganis Hartono, Billy Komara, Rizon Oktalybsa, dan Azhari. Keenam Master tersebut adalah Lam Ting, Ganis Hartono, Rizon Oktalybsa, Suwandi Gunawan, Billy Komara, dan Azhari Dari DAN VII ke DAN VIII. Mereka menjalani tes sejak 10 November lalu dan dinyatakan lulus dan berhak menyandang sabuk hitam DAN VIII.

Sesuai Regulasi di KUKKIWON untuk ujian kenaikkan DAN VII ke DAN VIII minimal harus aktif berkecimpung 8 tahun.

Apa yang diraih oleh tokoh Taekwondo Indonesia itu mendapatkan apresiasi penuh dari Ketua Umum UTI Pro, Andogo Wiradi. Pihaknya mengaku bangga dengan prestasi dan penganugerahan sabuk hitam DAN IX pada Pembina UTI Pro dan YUTI tersebut.

"Ini suatu kehormatan buat UTI Pro dan YUTI guna memacu kinerja organisasi dalam mengembangkan Taekwondo di Indonesia," kata Andogo Wiradi.

Senada dengan Andogo Wiradi, Ketua Yayasan Universal Taekwondo Indonesia Ngatino mengatakan, pencapaian prestasi sabuk hitam DAN IX oleh Lioe Nam Khiong berdampak terhadap kinerja organisasi.

"Apa yang diraih ini merupakan prestasi yang luar biasa karena selain ketekunan dan membutuhkan jangka waktu pengabdian selama 44 tahun untuk mencapai DAN IX tersebut, maka diharapkan dapat lebih mengangkat panji UTI pro dan prestasi Taekwondo di Indonesia," pungkas Ngatino. (tri/ant/jos)

See Also

Hempaskan UEA 1-0, Indonesia U-19 Melaju Ke Perempat Final
Presiden Joko Widodo Dan Petinggi Negara Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco
Dandim 0716/Demak Ajak Danramil Beserta Perwira Staf Untuk Bertanding Bola Voli
Kodim 0716/Demak Dan Polres Siap Amankan Pengambilan Api Abadi Di Mrapen
Menko PMK Bilang Manfaatkan Asian Games 2018 Untuk Tingkatkan UKM, Ekonomi, Dan Parawisata
Muhammad Zohri Juarai Lari 100 Meter Putra Kejuaraan Dunia Atletik U-20
Kalahkan Inggris 2-1, Kuda Hitam Kroasia Bikin Kejutan Maju Ke Final
Kalahkan Belgia Skor Tipis 1-0, Prancis Capai Final Piala Dunia 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Kapolres Buka Turnamen Usia Dini Se-Jateng Dan DIY
Kento Momota Rebut Gelar Indonesia Terbuka Untuk Kedua Kalinya
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Raih Gelar Indonesia Terbuka 2018
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Indonesia Terbuka 2018
Hempaskan Tuan Rumah 4-3 Lewat Adu Penalti, Kroasia Capai Semi Final
Tekuk Swedia 2-0, Inggris Melaju Ke Semi Final
Tenggelamkan Brazil 2-1, Belgia Maju Ke Semi Final
Prancis Maju Ke Semi Final Setelah Menang Telak 2-0 Atas Uruguay
Kemenpora Sosialisasikan ASIAN Games Di Kudus
TNI-Polri Bersinergi Dengan Bermain Bola Bersama Forkopimcam Dan Lurah Se-Kecamatan Demak
KONI Demak Akan Gelar Lomba Panahan Tingkat Provinsi
Singkirkan Argentina 4-3, Prancis Maju Ke Perempat Final
Belgia Menang Tipis 1-0 Atas Inggris
Tunisia Tundukkan Panama 2-1
Prajurit Kodim 0716/Demak Bina Kemampuan Dengan Lari Jalan
Senegal Takluk Dari Kolombia 0-1
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.974.321 Since: 07.04.14 | 0.6593 sec