YouTube Facebook Twitter RSS
23 Jun 2018, 0

Nusantara

7 Parpol Tak Lanjut Verifikasi

Tuesday, 26 December 2017 | View : 278
Tags : Parpol, Pemilu

siarjustisia.com-JAKARTA.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan 7 partai politik (parpol) tidak dapat mengikuti tahap verifikasi faktual sebagai calon peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifudin mengatakan saat ini belum ada parpol yang datang untuk melakukan konsultasi sengketa.

"Belum, sejauh ini belum (ada yang konsultasi), karena kan kemarin disampaikannya weekend akhir, mungkin besok karena hari kerja," ujar Afif di D Hotel, Jl. Sultan Agung No.9, RT01/RW01, Guntur, Jakarta Selatan, Selasa (26/12/2017).

Afif mengatakan parpol diberi waktu tiga hari setelah keputusan KPU untuk mengajukan gugatan sengketa. Ia mengatakan, bila syarat pengajuan sengketa belum terpenuhi, parpol akan diberi waktu untuk memperbaiki.

"Tiga hari (pengajuan sengketa) hari kerja, nanti kalau di beberapa aduan belum lengkap ya kita minta lengkapi," terang Afif.

Afif mengatakan Bawaslu akan memfasilitasi parpol dan KPU untuk terlebih dahulu melakukan mediasi. Bila ditemukan penyelesaian masalah yang disepakati, sengketa selesai pada tahap mediasi.

"Tahap mediasi harus ada pengakuan dari kedua belah pihak. Kita hanya memfasilitasi sama-sama ada pengakuan kesilap-silapan, misalnya, terus ditemukan titik temunya ya selesai dimediasi. Kalau nggak selesai, baru ajudikasi," papar Afif.

Ia mengatakan mediasi merupakan bagian dari tahapan yang dilakukan sebelum masuk persidangan. Bila ada kesepakatan dalam mediasi, parpol akan diberi kesempatan mengikuti tahapan berikutnya.

"Upaya ini bagian dari jalur sebelum masuk ke persidangan, para pihak masih bisa ketemu kesepakatan dengan poin-poinnya karena memang jalur yang boleh ditempuh UU itu mediasi. Kalau itu (mediasi) bisa disepakati, ya tentu diberi kesempatan lagi," jelas Afif.

Ketujuh parpol yang dinyatakan tidak lolos adalah Partai Idaman, Partai Suara Rakyat Indonesia, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Indonesia Kerja, Partai Republik, Partai Bhinneka Indonesia, dan Partai Rakyat.

KPU sebelumnya sudah mengumumkan 14 parpol yang lolos ke tahap proses verifikasi faktual. Ke-14 parpol itu adalah Partai Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat (PD), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dua partai lain yang menyusul ialah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Seperti diberitakan sebelumnya, KPU menindaklanjuti putusan Bawaslu terkait 9 partai politik (parpol). KPU menyebut dari 9 parpol itu, hanya 2 parpol yang bisa lanjut ke verifikasi faktual.

"Hasil penelitian yang sudah dilakukan KPU atas tindak lanjut putusan Bawaslu terhadap 9 partai politik. Dari 9 partai politik, 2 partai politik dinyatakan dapat melakukan verifikasi faktual, 7 (parpol lainnya) tidak dapat verifikasi faktual," ungkap Ketua KPU Arief Budiman di kantornya, KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol No.32, RT02/RW05, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/12/2017).

Di tempat yang sama, komisioner KPU Hasyim Asy'ari mengatakan 2 parpol yang lanjut ke verifikasi faktual yaitu PBB dan PKPI. Menurutnya, ada 2 hal yang membuat parpol lainnya tidak bisa lanjut yaitu terkait dokumen yang diserahkan ke KPU Pusat dan hasil penelitian daftar anggota di tingkat Kabupaten/Kota.

"Dua parpol yang lanjut itu PBB dan PKPI, yang 7 (parpol) tidak dapat lanjut," beber Hasyim Asy'ari.

"Ada 2 kemungkinan (ketidaklengkapan parpol), pertama yaitu dokumen yang diserahkan ke KPU Pusat, yang kedua yaitu hasil penelitian daftar nama anggota di Kabupaten/Kota," imbuh Hasyim Asy'ari.

Namun, Hasyim Asy'ari mengaku tidak tahu apakah 7 parpol yang tidak dapat lanjut verifikasi faktual tersebut akan mengajukan gugatan kembali ke Bawaslu atau tidak.

Sebelumnya KPU segera mengumumkan hasil penelitian perbaikan administrasi 9 partai politik. Pengumuman akan dilakukan hari Minggu (24/12/2017).

"Pengumuman (9 parpol) hari Minggu tanggal 24 Desember," ucap Ketua KPU Arief Budiman di Hotel & Resort Acacia, Jl. Kramat Raya No.73-81, RT01/RW07, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017).

Hasil penelitian perbaikan ini akan menentukan lanjut tidaknya 9 parpol ke tahap verifikasi faktual. Hasil penelitian akan disampaikan ke masing-masing parpol.

"Sembilan ini nanti akan setelah disampaikan hasilnya maka akan diketahui apakah bisa lanjut ke tahap verifikasi atau tidak," tambah Arief Budiman.

Meskipun jadwal verifikasi 9 parpol berbeda dengan partai sebelumnya, hasil verifikasi faktual dan pengumuman peserta pemilu tetap pada tanggal 17 Februari 2018.

"Pada 17 Februari 2018 nanti akan kami umumkan siapa saja yang pasti akan jadi peserta pemilu 2019," ujar Arief Budiman.

Sembilan parpol yang akan menerima hasil penelitian perbaikan administrasi yaitu Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Bhinneka Indonesia, Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo), Partai Republik, Partai Idaman, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Rakyat.

See Also

Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara
Nahkoda KM Sinar Bangun Diamankan
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas Dalam Apel Pengecekan Personel Jelang Pilkada
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Kedalaman Danau Toba
Kodim 0716/Demak Gelar Apel Pengecekan Usai Cuti Lebaran
Arus Balik Di Jalan Arteri Karawang Padat Merayap
Daftar Korban Hilang KM Sinar Bangun
Mendagri Lantik Plt Gubernur Jawa Barat
Jasad Seorang Wanita Ditemukan Dalam Perut Ular Sanca
Perempuan Ditelan Ular Sanca
Kronologi Perempuan Tewas Dimakan Ular
Truk Sampah Dinas LH DKI Hampir Jatuh Dari Jalan Tol Layang
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, Koramil 01/Demak Buat Jamban Sehat
Babinsa Koramil 02/Bonang Bantu Bagikan Sembako Saat Jelang Lebaran
Koramil 02/Bonang Bersama FKU Dan Umaroh Bersinergi Ciptakan Kebaikan Dan Kedamaian
Prajurit Kodim 0716/Demak Tes Urine Secara Acak
Babinsa Terus Dampingi Petani Saat Pengubinan
Tausiyah Gus Ghofur Dalam Peringatan Nuzulul Quran Di UMK
Danramil 05/Mijen Tekankan Pentingnya Membaca Dan Mengamalkan Al-Quran Dalam Kehidupan Sehari-hari
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Anjangsana Tidak Mengenal Usia, Koramil 09/Karang Tengah Datangi Nenek Yatmi
Menristekdikti Sempatkan Kunjungi Museum Jenang Di Kudus
Naik Tajam, Pendampingan PKM Akan Kian Ditingkatkan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.165.860 Since: 07.04.14 | 0.7807 sec