YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Nusantara

7 Parpol Tak Lanjut Verifikasi

Tuesday, 26 December 2017 | View : 317
Tags : Parpol, Pemilu

siarjustisia.com-JAKARTA.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan 7 partai politik (parpol) tidak dapat mengikuti tahap verifikasi faktual sebagai calon peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifudin mengatakan saat ini belum ada parpol yang datang untuk melakukan konsultasi sengketa.

"Belum, sejauh ini belum (ada yang konsultasi), karena kan kemarin disampaikannya weekend akhir, mungkin besok karena hari kerja," ujar Afif di D Hotel, Jl. Sultan Agung No.9, RT01/RW01, Guntur, Jakarta Selatan, Selasa (26/12/2017).

Afif mengatakan parpol diberi waktu tiga hari setelah keputusan KPU untuk mengajukan gugatan sengketa. Ia mengatakan, bila syarat pengajuan sengketa belum terpenuhi, parpol akan diberi waktu untuk memperbaiki.

"Tiga hari (pengajuan sengketa) hari kerja, nanti kalau di beberapa aduan belum lengkap ya kita minta lengkapi," terang Afif.

Afif mengatakan Bawaslu akan memfasilitasi parpol dan KPU untuk terlebih dahulu melakukan mediasi. Bila ditemukan penyelesaian masalah yang disepakati, sengketa selesai pada tahap mediasi.

"Tahap mediasi harus ada pengakuan dari kedua belah pihak. Kita hanya memfasilitasi sama-sama ada pengakuan kesilap-silapan, misalnya, terus ditemukan titik temunya ya selesai dimediasi. Kalau nggak selesai, baru ajudikasi," papar Afif.

Ia mengatakan mediasi merupakan bagian dari tahapan yang dilakukan sebelum masuk persidangan. Bila ada kesepakatan dalam mediasi, parpol akan diberi kesempatan mengikuti tahapan berikutnya.

"Upaya ini bagian dari jalur sebelum masuk ke persidangan, para pihak masih bisa ketemu kesepakatan dengan poin-poinnya karena memang jalur yang boleh ditempuh UU itu mediasi. Kalau itu (mediasi) bisa disepakati, ya tentu diberi kesempatan lagi," jelas Afif.

Ketujuh parpol yang dinyatakan tidak lolos adalah Partai Idaman, Partai Suara Rakyat Indonesia, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Indonesia Kerja, Partai Republik, Partai Bhinneka Indonesia, dan Partai Rakyat.

KPU sebelumnya sudah mengumumkan 14 parpol yang lolos ke tahap proses verifikasi faktual. Ke-14 parpol itu adalah Partai Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat (PD), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dua partai lain yang menyusul ialah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Seperti diberitakan sebelumnya, KPU menindaklanjuti putusan Bawaslu terkait 9 partai politik (parpol). KPU menyebut dari 9 parpol itu, hanya 2 parpol yang bisa lanjut ke verifikasi faktual.

"Hasil penelitian yang sudah dilakukan KPU atas tindak lanjut putusan Bawaslu terhadap 9 partai politik. Dari 9 partai politik, 2 partai politik dinyatakan dapat melakukan verifikasi faktual, 7 (parpol lainnya) tidak dapat verifikasi faktual," ungkap Ketua KPU Arief Budiman di kantornya, KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol No.32, RT02/RW05, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/12/2017).

Di tempat yang sama, komisioner KPU Hasyim Asy'ari mengatakan 2 parpol yang lanjut ke verifikasi faktual yaitu PBB dan PKPI. Menurutnya, ada 2 hal yang membuat parpol lainnya tidak bisa lanjut yaitu terkait dokumen yang diserahkan ke KPU Pusat dan hasil penelitian daftar anggota di tingkat Kabupaten/Kota.

"Dua parpol yang lanjut itu PBB dan PKPI, yang 7 (parpol) tidak dapat lanjut," beber Hasyim Asy'ari.

"Ada 2 kemungkinan (ketidaklengkapan parpol), pertama yaitu dokumen yang diserahkan ke KPU Pusat, yang kedua yaitu hasil penelitian daftar nama anggota di Kabupaten/Kota," imbuh Hasyim Asy'ari.

Namun, Hasyim Asy'ari mengaku tidak tahu apakah 7 parpol yang tidak dapat lanjut verifikasi faktual tersebut akan mengajukan gugatan kembali ke Bawaslu atau tidak.

Sebelumnya KPU segera mengumumkan hasil penelitian perbaikan administrasi 9 partai politik. Pengumuman akan dilakukan hari Minggu (24/12/2017).

"Pengumuman (9 parpol) hari Minggu tanggal 24 Desember," ucap Ketua KPU Arief Budiman di Hotel & Resort Acacia, Jl. Kramat Raya No.73-81, RT01/RW07, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017).

Hasil penelitian perbaikan ini akan menentukan lanjut tidaknya 9 parpol ke tahap verifikasi faktual. Hasil penelitian akan disampaikan ke masing-masing parpol.

"Sembilan ini nanti akan setelah disampaikan hasilnya maka akan diketahui apakah bisa lanjut ke tahap verifikasi atau tidak," tambah Arief Budiman.

Meskipun jadwal verifikasi 9 parpol berbeda dengan partai sebelumnya, hasil verifikasi faktual dan pengumuman peserta pemilu tetap pada tanggal 17 Februari 2018.

"Pada 17 Februari 2018 nanti akan kami umumkan siapa saja yang pasti akan jadi peserta pemilu 2019," ujar Arief Budiman.

Sembilan parpol yang akan menerima hasil penelitian perbaikan administrasi yaitu Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Bhinneka Indonesia, Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo), Partai Republik, Partai Idaman, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Rakyat.

See Also

Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
Danramil 09/Karangtengah Sebagai Pembina Upacara Pembukaan Jambore
Danramil 11/Sayung Berikan Materi Wasbang Dan Bela Negara Kepada Anggota Banser
Lombok Diguncang Gempa Lagi 6,2 Skala Richter
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.613.176 Since: 07.04.14 | 0.6538 sec