YouTube Facebook Twitter RSS
25 Mar 2019, 0

Internasional

Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir

Monday, 25 December 2017 | View : 271

siarjustisia.com-TEL AVIV.

Sebagai negara yang dikenal memiliki banyak musuh terutama dengan negara-negara Arab, Israel pun terus memperkuat militerya terutama angkatan udaranya, Israel Air Force (IAF).

Selama bertempur baik dengan negara-negara Arab maupun melawan para kelompok pejuang kemerdekaan Palestina keunggulan Israel memang terletak pada superioritas kekuatan udaranya.

Oleh karena itu, setiap ada produk baru jet-jet tempur, khususnya produksi AS seperti F-35 Lightning II, pesawat tempur supersonik yang merupakan hasil pengembangan dari pesawat X-35 dalam program Joint Strike Fighter diproduksi oleh industri kedirgantaraan dengan dipimpin oleh Lockheed Martin Aeronautics serta dua rekan utamanya BAE Systems dan Northrop Grumman, Israel akan membelinya dalam jumlah besar.

Israel sendiri telah memesan sebanyak 100 unit F-35 yang merupakan jet tempur berteknologi siluman (stealth) dan bisa dioperasikan di segala cuaca itu.

Selain F-35, Israel juga membeli jet tempur F-15 sebanyak 24 unit untuk memenuhi kekuatan satu skadron, membeli puluhan heli angkut jenis CH-53 dan CH-47 Chinook.

Khusus untuk F-15, AU Israel memang sudah lama ingin mengganti jajaran F-15 versi lama dengan varian baru terutama F-15 Adir yang telah di-upgrade.

Salah satu keunggulan F-15 Adir ini adalah pada pemasangan sistem radar canggih pencari sasaran, Advanced Active Electronically Scanned Array (AESA).

Kelebihan radar AESA terbaru adalah kemampuan mendeteksi sasaran pada jarak yang lebih jauh di atas 100 km.

Pasalnya pada jarak itu, F-15 Adir kemudian bisa merontokkan pesawat tempur lawan menggunakan rudal udara ke udara.

F-15 dikenal sebagai jet tempur yang sangat mematikan karena bisa mendeteksi sekitar 10 pesawat lawan sekaligus, mengucinya dengan radar pencari sasaran, lalu meluncurkan rudal sebanyak 10 rudal sekaligus untuk menghancurkannya.

Jadi satu F-15 tidak perlu kerepotan menghadapi puluhan pesawat lawan dalam duel udara (dogfight) mengingat kemampuannya menghancurkan puluhan jet tempur lawan berkat radar AESA canggihnya.

Kendati F-15 yang di-upgrade tidak memiliki teknologi stealth, tapi mampu membawa lebih banyak persenjataan, memiliki daya gempur yang lebih mematikan, dioperasikan oleh dua awak, dan bisa melaksanakan misi tempur lebih komplek.

Selain itu dengan dua mesin yang dimiliki, jika salah satu mesinnya mati, terbang tempur menggunakan satu mesin sama sekali tidak masalah bagi F-15 upgrade.

Harga satu unit F-15 baru yang sudah di-upgrade sekitar 100 juta dollar AS.

Dari sisi teknologi dan kemampuan tempur, F-15 varian upgrade ini lebih maju dibandingkan F-15 SA yang sudah dipesan oleh Arab Saudi dan Qatar.

Israel sebenarnya mengecam AS karena bersedia menjual sebanyak 72 unit F-15 SA kepada Qatar.

Tapi setelah AS beralasan bahwa Qatar perlu F-15 SA untuk menghadapi ancaman dari Iran, Israel pilih diam.

Namun langkah Israel untuk segera memiliki F-15 varian terbaru yang sudah di-upgrade jelas menunjukkan bahwa kekuatan AU Israel tetap harus terunggul di kawasan udara Timur-Tengah.

Apalagi pembelian F-15 upgrade oleh Israel tidak menggunakan dana sendiri.

Melainkan dana bantuan dari AS yang nilainya mencapai 3 milliar dollar AS lebih. (tri)

See Also

Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.569.810 Since: 07.04.14 | 0.6182 sec