YouTube Facebook Twitter RSS
16 Oct 2018, 0

Ekonomi

Bebas Bea Masuk Belanja Dari Luar Negeri Naik

Friday, 29 December 2017 | View : 1680

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengubah batas nilai barang bawaan penumpang yang masuk ke Indonesia yang dibebaskan bea masuk menjadi US$ 500 atau setara dengan Rp 6,75 juta memakai kurs Rp 13.500 per orang dari sebelumnya US$ 250 per orang. Kenaikan batas nilai ini diyakini tidak akan berdampak signifikan terhadap penerimaan negara dari bea masuk.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D. mengumumkan bahwa batas barang impor bawaan penumpang dari luar negeri dinaikkan menjadi US$ 500 per orang dari yang sebelumnya US$ 250 per orang.

Pengubahan batas pengenaan bea masuk terhadap impor barang bawaan ini nantinya akan tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang merupakan revisi dari PMK Nomor 188 Tahun 2010. "Kami mengubah PMK yang diatur sejak 2010 itu menjadi PMK baru di mana volume untuk jumlah FOB per orang yang tadinya US$ 250 per orang membawa barang dari luar negeri ke Indonesia, sekarang dinaikkan jadi US$ 500 per orang," papar mantan Menteri Keuangan masa jabatan 7 Desember 2005-20 Mei 2010 itu, Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D. di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jl. Dr. Wahidin Raya No.1, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2017).

Aturan yang baru ini, terang Sri Mulyani Indrawati, juga menghapus batasan nilai barang untuk keluarga. Di mana, pada PMK Nomor 188/2018 ditetapkan batasan untuk satu keluarga sebesar US$ 1.000.

"Dalam PMK yang baru ini, sekarang kami menghapus istilah keluarga. Dulunya kan satu keluarga US$ 1.000. Jadi sekarang setiap orang US$ 500. Namun jangan sampai nanti beli tas yang harganya US$ 2.000 dibagi empat," imbuh dia. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D. mengatakan, sebenarnya bea masuk barang impor tidak terlalu besar berkontribusi terhadap penerimaan negara. Sebab, rata-rata per tahun kontribusi bea masuk tersebut tidak sampai Rp 10 miliar.

"Pendapatannya sangat kecil. Enggak lebih dari Rp 10 miliar, bahkan Rp 5 miliar dalam satu tahun. jadi secara APBN sangat tidak signifikan. Tapi noise-nya sangat gede banget. Apalagi kalau sampai masuk media sosial," tutur mantan Direktur Eksekutif IMF yang mewakili 12 negara ASEAN periode 2002-2004 di Kantor Kemenkeu, Jl. Dr. Wahidin Raya No.1, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2017).

Mengenai tarifnya, sambung Sri Mulyani Indrawati, ditetapkan tarif flat sebesar 10% bagi setiap nilai barang yang melebihi dari batas yang sudah ditetapkan.

"Artinya kalau bawa barang dengan nilai US$ 700, maka US$ 500 bebas, yang US$ 200 kena 10%," jelas mantan Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian masa jabatan 13 Juni 2008-20 Oktober 2009 tersebut.

Selain itu, lanjut alumnus University Illinois at Urbana-Champaign, Sri Mulyani Indrawati, tujuan dari kebijakan bebas bea masuk tersebut yaitu untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dari Direktorat Jenderal Bea Cukai terhadap ‎para penumpang yang masuk ke Indonesia. Dengan adanya perubahan ini, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap Ditjen Bea dan Cukai memperbaiki pelayanan, meningkatkan integritas, dan profesionalisme.

"Untuk masalah ini yang dikedepankan pemerintah adalah pelayanan. Dari sisi Bea Cukai fungsinya ada tiga. Pertama, pelayanan kepada masyarakat. Kedua, sebagai penerimaan negara melalui bea, cukai, bea masuk dan bea keluar. Dan ketiga mendukung industri dalam negeri. Untuk isu ini yang kita kedepankan adalah pelayanan karena menyangkut jutaan masyarakat Indonesia yang travelling," jelas mantan Menteri Keuangan pada Kabinet Indonesia Bersatu periode 2005-2010 tersebut.

Menurut mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia ke-8 masa jabatan 21 Oktober 2004-7 Desember 2005, Sri Mulyani Indrawati, aturan bebas bea masuk ini berlaku bukan hanya bagi Warga Negara Indonesia (WNI), tetapi juga Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia dengan membawa barang-barang bawaan.‎

"Antar WNI dan WNA enggak dibedakan. Dan ini untuk pribadi. Tidak untuk dijual. Kalau dia bawa dengan batas, kita isi form clearance itu sama. Yang bedakan apakah barang dipakai untuk pribadi dan nonpribadi. Ini batas-batasan kepantasan lah, tidak semua diatur secara detail," tandas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia masa jabatan 1 Juni 2010-27 Juli 2016 tersebut.

Tidak hanya itu, pengubahan batas nilai barang impor penumpang juga sesuai dengan instruksi presiden mengenai penyederhanaan regulasi.

"Sesuai dengan instruksi Presiden untuk kami semua K/L yaitu menyederhanakan regulasi bagaimana memperbaiki layanan kepada publik, mengurangi regulasi, menyederhanakan, maka kami di Kemenkeu menerbitkan regulasi baru untuk impor barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut sebagai pengganti PMK Nomor 188/2010," tutup Menteri Keuangan Indonesia ke-26 yang mulai menjabat sejak 27 Juli 2016 itu. (lip/det/jos)

See Also

The Fed Naikkan Suku Bunga
Babinsa 12/Mranggen Bantu Petani Sukseskan Swasembada Pangan
Dandim 0716/Demak Bersama LBB Panen Raya Dan Masyarakat Desa Ruwit
Panen Padi L-58 Aromatik Kodim 0716/Demak Dan Lumbung Banyu Bumi
Dandim 0716/Demak Bersama Masyarakat Panen Raya Demlot
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Koperasi Dinilai Penting Untuk Menunjang Pengembangan Usaha Batik Bakaran
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Kembangkan Jenis Usaha Yang Unik Dan Berbeda
Harga Pertalite Naik Rp 200 Per Liter
Usaha Sergab Kodim 0716/Demak Di Kala HPP Lebih Rendah Dari Pasar
Bertebaran Padi Di Halaman Kodim 0716/Demak
Bank Sampah Jadi Berkah Bagi Anggota Kodim 0716/Demak
Kodim 0716/Demak Terapkan Teknologi Baru Di Bidang Pertanian
Tim Sergab Kodim 0716/Demak Terus Genjot Serap Beras Ke Bulog
Cegah Penyelewengan, Babinsa Dampingi Pembagian Beras Rastra Yang Layak Konsumsi
Dokter Terkaya Amerika Serikat Beli Surat Kabar LA Times Rp 6,8 Triliun
Dandim 0716/Demak Panen Raya Di Ds. Mijen
Danramil 09/Karangtengah Berharap Pendistribusian Pupuk Tepat Sasaran
Danramil 03/Wonosalam Bersama Forkopimcam Panen Raya Padi
Presiden Joko Widodo Tinjau Proyek Padat Karya Di Dharmasraya
Pasar Saham Australia Dibuka Turun Tajam
5 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia
Penjualan Mobil Terbanyak Tahun 2017
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.767.030 Since: 07.04.14 | 0.5871 sec