YouTube Facebook Twitter RSS
21 Feb 2018, 0

Hukum

Polresta Surakarta Sita Barang Bukti Kasus Hannien Tour

Tuesday, 16 January 2018 | View : 22

siarjustisia.com-SURAKARTA.

Polresta Surakarta menyita sejumlah barang bukti dalam kasus penipuan dan penggelapan biro umrah dan haji PT. Ustamaniyah Hannien Tour. Sebuah mobil Daihatsu Xenia F 1521 NP dan sepeda motor Honda Beat Pop F 3110 FAN dibawa ke MaPolresta Surakarta, Jalan Adi Sucipto No.2, Banjarsari, Manahan, Surakarta, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Kedua barang bukti yang disita dari kantor cabang Tasikmalaya dan Jakarta tersebut selama ini digunakan sebagai kendaraan operasional Hannien Tour. Sedangkan barang bukti lainnya disita dari ruko yang digunakan untuk kantor Hannien Tour di Cibinong, Kabupaten Bogor yaitu 2 truk kontainer yang berisi dokumen, perabotan kantor, lemari, meja, baju ihram, perlengkapan umrah dan lainnya dibawa ke Solo, Kamis (11/1/2018) lalu.

"Barang bukti telah tiba di Solo, Kamis (11/1/2018) pagi. Sementara kita titipkan di gudang perusahaan jasa pengriman barang di Solo," ujar Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Senin (15/1/2018).

Untuk melacak aset lainnya, Kompol Agus Puryadi berjanji untuk terus melakukan pemeriksaan terhadap 4 tersangka yang saat ini mendekam di sel tahanan MaPolresta Surakarta.

Polisi meyakini sejumlah aset Hannien Tour masih disembunyikan dan tersebar di berbagai daerah.

Lebih lanjut, Kompol Agus Puryadi menyampaikan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus tersebut. Saat ini baru empat orang pengurus biro umrah dan haji PT. Ustmaniyah Hannien Tour yang ditetapkan tersangka.

"Kemungkinan masih ada, kita akan melakukan pemeriksaan tersangka dan penelusuran aset," terang Kompol Agus Puryadi.

Sebelumnya sebanyak 4 tersangka diamankan dalam kasus penipuan dan penggelapan biro umrah dan haji PT. Ustamaniyah Hannien Tour. Mereka adalah Direktur Utama (Dirut), Farid Rosyidin (45 tahun); Bendahara Keuangan, Avianto Boedhy Satya (50 tahun); Direktur Operasional, Arif (50 tahun), dan Direktur Teknik, Ilham (32 tahun). (mer)

See Also

Menghindari Proses E-Katalog LKPP, Pembelian Komputer Sekolah Berpotensi Terjadi Korupsi
Kodim 0716/Demak Dukung Pemerintah Perangi Narkoba
KPK OTT Di Subang
Gunakan Narkoba, Fachri Albar Dicokok Polres Metro Jakarta Selatan
Penyuluhan Hukum Dari Kumdam IV/Diponegoro
Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Suap
KPK Tahan Pengusaha Pemberi Suap Bupati Ngada
Sopir Bus Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Di Tanjakan Emen
KPK Tahan Bupati Halmahera Timur
KPK Tetapkan Bupati Halmahera Timur Sebagai Tersangka Suap
Dokter Bimanesh Sutarjo Diperiksa KPK
Polri Sebut Penyelidikan Ambruknya Selasar Tower II BEI Selesai
Polri Optimistis Pilkada Serentak 2018 Aman
39 Calon Kepala Daerah Tak Laporkan Hartanya Ke KPK
Satgas Nusantara Polri Dinginkan Pilkada Serentak 2018
Polisi Dalami Kasus Ambruknya Selasar BEI
Kapolres Karawang Instruksikan Tembak Mati Penjahat Jalanan
Kronologi Ambruknya Balkon Gedung Bursa Efek Indonesia Versi Polisi
Polres Metro Jakarta Barat Bentuk Satgasus Usut Kasus Mandek Di Tahun 2017
Polda Metro Jaya Buru Pemasok Narkoba Untuk Tio Pakusadewo
Ayah Korban Paedofil Jadi Tersangka Pengeroyok
Andi Narogong Divonis 8 Tahun Penjara
Koordinator Laboratorium Sabu Likuid Diskotek MG Club International Menyerahkan Diri
Pelaku Percobaan Penculikan Bocah Di ITC Kuningan Menyerahkan Diri
Siswa Korban Pengeroyokan Teman Sekelas Alami Trauma
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.397.343 Since: 07.04.14 | 0.6786 sec